Salah satu cara meningkatkan daya metafisik ialah dengan
dzikir. Lebih baik lagi jika diikuti dengan tahan nafas. Membaca Al Qur’an
dapat menjadi dzikir kita. Surat tertentu atau ayat tertentu dapat menjadi
dzikir kita. Asmaul husna dapat menjadi dzikir kita. Mungkin hasilnya akan
lebih baik, jika disertai puasa. Yang penting juga, ialah lakukan dengan ikhlas
dan penuh konsentrasi dan dalam keadaan suci atau habis shalat.
Bacaan basmallah, shahadat, puji syukur kepada Allah,
shalawat nabi dan doa perlu mengawali
proses dzikir. Dan akhiri dengan puji syukur kepada Allah, shalawat dan doa.
Pusat generator selain jumjumah adalah maqam yang terletak
di tengah-tengah antara pusar dan kemaluan. Dan disinilah jalannya memasukkan
atau menyerap tenaga ghaib itu. Tenaga ghaib itu disimpan di maqam bathan,
tanapus kanan, tanapus kiri dan jumjumah. Jika sudah berhasil disimpan, maka
tenaga itu akan dapat digunakan sewaktu-waktu. Yang melihat menilai mengobati
dengan tenaga ghaib itu ringat. Sekali tiup langsung sembuh . Mereka tidak tahu
proses menjadikan memerlukan waktu dan tenaga banyak. Dzikirnya bisa puluhan ribu kali dalam sekali
duduk, yang makan waktu berjam-jam. Ini sifatnya baik atau putih.
Sedangkan yang bersifat hitam nampak dari cara
mendapatkannya atau bahan yang dipakai. Jika bahannya kain kafan, lidah orang
mati di hari Jumat Kliwon atau wakgtu tertentu lainnya, genting rumah di
kuburan, atau dilakukan saat shalat Jum’at, itu pertanda sifatnya hitam.
Apalagi dengan cara membunuh 7 gadis.
Ketenangan pikiran dan jiwa, mengistirahatkan otak dan
mengatur napas secara khusus sehingga oksigen yang masuk ke dalam tubuh dapat
didistribusikan kepada pos-pos yang tepat akan membantu kelancaran peredaran
darah, memperkuat otot dan syaraf sehingga dapat meningkatkan dan memperbaiki
kesehatan dan meningkatkan system kekebalan tubuh (imunisasi), memperkuat fikiran
dan Tenaga Dalam.
Ayat-ayat Al Qur’an atau surat Al Qur’an mempunya manfaat
tersendiri. Ada yang mempunyai kekuatan memunahkan racun, memnundukkan orang,
menghilangkan stress, membuat bintang buas menjadi jinak. JIka dipindahkan di
tangan bisa menjadi senjata keris atau pedang mustika. Ada pula yang bermanfaat
sebagai dinding atau benteng diri, rumah atau harta benda kita. Inilah yang
membuat saya yakin, bahwa Al Qur’an adal firman Allah dan bukan karangan nabi
Muhammad saw.
Sebenarnyalah ruhani kita, fikiran kita dan perasaan kita
mempunyai kekuatan luar biasa, jika sudah kekuatan ghaib. Orang yang sudah
berhasil menolah jiwanya bertenaga ghaib, akan mempunyai kekuatan mistis.
Kelebihan Al Qur’an sebagai bahan peningkatan daya
metafisika tidak memerlukan puasa atau bertapa. Kekuatan ayat Al Qur’an dapat
juga untu merombak raga kita. Yang tubuhnya pendek dapat menjadi tinggi, mata
rusak dapat diganti baru dan lainnya. Daya ini sulit diperoleh dan harus
disertai puasa.
Fikiran
positif juga mempunyai kekuatan luar biasa. Usahakan fikiran itu selalu tenang
dan berfikiran positif. Hilangkan sedih, takut dan khawatir. Yakinlah Allah
akan selalu bersama kita. Yakinlah kita pasti bisa sukses dengan mudah dan
selamat. Hilangkan ketakutan, kegelisahan, kekhawatiran dan putus asa.
Semua fikiran dan perasaan kita, akan memancar ke luar tubuh kita. Memancar
ke seluruh penjuru dunia. Ia akan menciotakan suasana dan keadaan, sehingga apa
yang kita fikirkan rasakan akan terwujud.
Dan semua itu,
atas izin Allah juga. Semoga Allah yang kita prasangkai baik, hanya akan
memilihkan, menetapkan, dan memutuskan, yang baik-baik.
Kita terus
berikhtiar, dan berdoa, sambil terus menenangkan hati, menghilangkan betul
ketakutan, kekhawatiran, kegelisahan, hingga tidak ada sama sekali kecuali
keyakinan bahwa Allah bersama kita; mengampuni, menolong, dan merahmati
kita. Gantilah rasa khawatir dengan doa.
Harus sama
sekali tidak ada kekhawatiran. Harus yakin akan Allah bersama kita. Jadi ga ada
kalimat; Yang saya khawatikan cuma satu. Bila ada, maka yang satu itu akan
tetap menghalangi terwujudnya harapan kita.
Saya senang
bermain kata-kata. Termasuk kata-kata yang melintas di hati dan pikiran. Sebab
salah-salah milih kata-kata, emang dampaknya gede banget. Jangan mengatakan
kalimat negative. Jangan mengatakan “mudah-mudahan anak saya tidak sakit,
tetapi katakana mudah-mudahan anak saya sehat.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar