Kiriman: Hartoyo
Peliharalah lidahmu, hai manusia ...
Jangan kau digigit olehnya
Ia ular berbisa
B di dalam kubur orang terbunuh karena lidahnya
Dulu orang berani pun takut bertemu dengannya.
Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, hendaknya berkata yang baik atau diam saja ( H.R. Muslim dan Bukhari ). Tidak ada suatu katapun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat yang selalu hadir ( Qaf 18 ). Sesungguhnya Allah benar-benar mengawasimu ( al Fajr 14 ). Barang siapa yang dapat memelihara sesuatu yang ada antara dua tulang rahangnya ( yakni mulut ) dan sesuatu yang ada antara dua kakinya ( yakni kehormatannya ), karena syariat yang kubawa, maka baginya kujamin masuk surga ( HR Bukhari ). Sesungguhnya seorang hamba ( Allah ) yang asal bicara tanpa difikirkan baik buruknya, dapat tergelincir ke jurang neraka yang dalamnya lebih dari jarak antara masyrik dan magrib ( HR Bukhari dan Muslim ). Sesungguhnya seorang hamba yang berbicara dengan kalimat yang mendapat ridho d Allah, ( walaupun ) tidak dianggapnya berarti apa yang diutarakan itu, Allah akan mengangkatnya beberapa derajat sebab ucapannya itu. Sesungguhnya seorang hamba yang berbicara dengan kalimat yang dimurkai Allah ta'ala ( walaupun tidak diutarakannya dengan suatu maksud yang berarti, Allah akan menurunkannya dengan sebab ucapannya itu ( HR Bukhari ). Jangan banyak berbicara selain mengingat ( dzikir ) kepada Allah sebab banyak bicara selain menyebut nama Allah ( dzikrullah ) akan mengeraskan hati. Sesungguhnya yang jauh dari Allah ta'ala ialah ( orang yang berhati keras ) ( HR Tirmidzi ).
Sabtu, 27 Juni 2015
MANFAAT WIRID
Kiriman:Walisongo.
AMALAN WIRID INFRADI DA’I
(DARI MAULANA H. ABDUL WAHAB BHAI – RAIWIND PAKISTAN)
1. LAA ILAAHA ILLA ANTA SUBHANAKA INNII KUNTU MINADZ DZALIMIN
(Dibaca 300 x sehari atau 1000 x serhari).
Fadhilat : Dipermudahkan untuk tasykil, dipermudahkan untuk gerakkan umat dalam kerja dakwah, & Allah akan selesaikan masalah infradi & ijtima’i
2. HASBUNALLAHI WA NI’MAL WAKIL (313 X SEHARI)
Fadhilat : Allah akan rubah asbab musibah jadi rahmat dan asbab kebinasaan jadi kemuliaan
3. SUBHANALLAHI WABIHAMDIHI SUBHANALLAHIL ‘ADZIM ASTAGHFIRULLAH
(Dibaca 100 x di antara waktu adzan dan iqamat sholat shubuh)
Fadhilat : Dunia akan datang kepada pembacanya dalam keadaan menunduk.
4. Masuk rumah ucapkan SHALAWAT 3 X & Surah AL IKHLAS 3 X
Fadhilat : Dipermudahkan untuk bayar hutang, asbab ketenteraman diri & keluarga, dan rezeki akan dipermudahkan.
5. Sesudah sholat Jumaat baca Surah AL FATIHAH 7 X, AL IKHLAS 7 X, AL FALAQ 7 X, ANNAS 7 X.
Fadhilat : Keburukan kita akan ditutupi oleh Allah, sehingga yang nampak hanya kebaikan.
6. Baca TA’AWUDZ 10 X setiap pagi dan ptg
Fadhilat : Akan dilindungi dari godaan syaitan sepanjang hari itu.
7. Baca AYAT KURSI setiap selesai sholat fardhu.
Fadhilat : Dipermudahkan ketika sakaratul maut, mati tanpa perantaraan.
8. Baca Surah AL IKHLAS 3 X, AL FALAQ 3 X, & ANNAS 3X setiap pagi dan ptg.
Fadhilat : Dijauhkan dari bencana dan kesusahan.
9. Baca SURAH YASIN setiap pagi/ptg
Fadhilat : Dicukupi keperluan dunia & akhirat, serta ditunaikan seluruh hajatnya.
10. Baca SURAH AL IKHLAS 200 X setiap hari.
Fadhilat : Allah tutupi 300 pintu musibah & Allah akan buka 300 pintu rahmat dan rezeki, rezeki yang penuh kemuliaan & datang tidak disangka2. Diberi ilmu & kesabaran langsung dari Allah. Diampuni dosa2nya , dapat pahala 2000 rakaat shalat sunnat & pahala seperti khatam Al Quran 66 X. Dibangunkan 20 istana di syurga, 1 Istana ada 70 bidadari & 80 ribu pelayan & ratunya adalah isteri kita. Ketika mati, kita akan disholati oleh 110 ribu para malaikat…..
Niat amal dan sampai, InsyaAllah....
AMALAN WIRID INFRADI DA’I
(DARI MAULANA H. ABDUL WAHAB BHAI – RAIWIND PAKISTAN)
1. LAA ILAAHA ILLA ANTA SUBHANAKA INNII KUNTU MINADZ DZALIMIN
(Dibaca 300 x sehari atau 1000 x serhari).
Fadhilat : Dipermudahkan untuk tasykil, dipermudahkan untuk gerakkan umat dalam kerja dakwah, & Allah akan selesaikan masalah infradi & ijtima’i
2. HASBUNALLAHI WA NI’MAL WAKIL (313 X SEHARI)
Fadhilat : Allah akan rubah asbab musibah jadi rahmat dan asbab kebinasaan jadi kemuliaan
3. SUBHANALLAHI WABIHAMDIHI SUBHANALLAHIL ‘ADZIM ASTAGHFIRULLAH
(Dibaca 100 x di antara waktu adzan dan iqamat sholat shubuh)
Fadhilat : Dunia akan datang kepada pembacanya dalam keadaan menunduk.
4. Masuk rumah ucapkan SHALAWAT 3 X & Surah AL IKHLAS 3 X
Fadhilat : Dipermudahkan untuk bayar hutang, asbab ketenteraman diri & keluarga, dan rezeki akan dipermudahkan.
5. Sesudah sholat Jumaat baca Surah AL FATIHAH 7 X, AL IKHLAS 7 X, AL FALAQ 7 X, ANNAS 7 X.
Fadhilat : Keburukan kita akan ditutupi oleh Allah, sehingga yang nampak hanya kebaikan.
6. Baca TA’AWUDZ 10 X setiap pagi dan ptg
Fadhilat : Akan dilindungi dari godaan syaitan sepanjang hari itu.
7. Baca AYAT KURSI setiap selesai sholat fardhu.
Fadhilat : Dipermudahkan ketika sakaratul maut, mati tanpa perantaraan.
8. Baca Surah AL IKHLAS 3 X, AL FALAQ 3 X, & ANNAS 3X setiap pagi dan ptg.
Fadhilat : Dijauhkan dari bencana dan kesusahan.
9. Baca SURAH YASIN setiap pagi/ptg
Fadhilat : Dicukupi keperluan dunia & akhirat, serta ditunaikan seluruh hajatnya.
10. Baca SURAH AL IKHLAS 200 X setiap hari.
Fadhilat : Allah tutupi 300 pintu musibah & Allah akan buka 300 pintu rahmat dan rezeki, rezeki yang penuh kemuliaan & datang tidak disangka2. Diberi ilmu & kesabaran langsung dari Allah. Diampuni dosa2nya , dapat pahala 2000 rakaat shalat sunnat & pahala seperti khatam Al Quran 66 X. Dibangunkan 20 istana di syurga, 1 Istana ada 70 bidadari & 80 ribu pelayan & ratunya adalah isteri kita. Ketika mati, kita akan disholati oleh 110 ribu para malaikat…..
Niat amal dan sampai, InsyaAllah....
AKIBAT TIDAK BERSYUKUR
Kiriman: Lukman hakim.
KETIDAKPUASAN AKAN REZEKI TIDAK TERDUGA
Seorang pelayan kerajaan memiliki kehidupan yg bahagia. Ia puas dg segala kesederhanaan yg dimilikinya, shg ia selalu tersenyum dan bernyanyi bahagia. Raja menjadi penasaran mengapa orang sesederhana itu bisa bahagia. Lalu ia mengujinya dg memberikan kpd-nya 99 koin emas dikantongnya scr diam2, saat pelayan tsb pulang kerumah. Alangkah kaget dan senangnya hati pelayan itu mdpt 99 koin emas dikantongnya. Hanya saja masih ada ganjalan, bukankah seharusnya genap 100 koin emas? Dimana koin yg 1 itu?
Pelayan tsb berniat mencarinya disepanjang jalan dan tdk pernah berhenti memikirkan 1 koin itu. Ia pun lupa utk tersenyum dan menyanyi bahagia, bahkan makin hari ia jadi tambah murung krn memikirkan 1 koin emas yg tak kunjung ketemu. Raja bijak mengetahui hal itu hanya menghela nafaa, sambil menyesalkan sikap pelayannya yg tdk bersyukur dg 99 koin yg telah diterimanya dan terus saja mengeluhkan 1 koin yg tdk di-dptk.
Tahukah kita bahwa ALLAH sering menguji sikap hati kita melalui rizki-NYA yg dilimpahkan kpd kita? Sayangnya, kita kerap bersikap spt pelayan kerajaan itu. Tdk mensyukuri rizkiNYA yg begitu besar sdh kita terima(rizki harta..kesehatan, kehadiran anak-pasangan ,rasa bahagia dll..krn kita sering hanya menganggap bhw rizki itu hanya uang saja)tapi ketidaksempurnaan rizki yg sdikit itu justru menjadi fokus rasa tdk puas kita(kurang sdikit uang utk beli barang mahal,kekurangan hal tertentu pasangan/ anak kita dll) Kita lupa bersyukur utk segala sesuatu yg kita terima, krn kita terlalu sibuk mengeluhkan segala sesuatu yg tdk kita miliki.
Kisah klasik sederhana tsb mengajarkan kita bahwa kebahagiaan tdk datang dari banyaknya materi yg kita miliki, tapi dari sikap hati yg mensyukuri berkat2 Ilahi yg kita terima. Hitunglah berkat ALLAH yg kita terima, maka kita sungguh akan terkejut, krn apa yg DIA berikan jauh melebihi hal2 yg kita keluhkan.
ALLAH sdh memberikan 99 rizki kpd kita, maka sungguh aneh, jika kita masih terus saja mengeluh dan memusingkan 1 rizki yg belum kita terima bukan? Krn itu syukurilah hal apa yg telah kita miliki, bukan apa yg belum kita punyai. Itulah kunci hidup yg benar.
Wallahu Ta' ala a' lam bish-shawab ☺๐
KETIDAKPUASAN AKAN REZEKI TIDAK TERDUGA
Seorang pelayan kerajaan memiliki kehidupan yg bahagia. Ia puas dg segala kesederhanaan yg dimilikinya, shg ia selalu tersenyum dan bernyanyi bahagia. Raja menjadi penasaran mengapa orang sesederhana itu bisa bahagia. Lalu ia mengujinya dg memberikan kpd-nya 99 koin emas dikantongnya scr diam2, saat pelayan tsb pulang kerumah. Alangkah kaget dan senangnya hati pelayan itu mdpt 99 koin emas dikantongnya. Hanya saja masih ada ganjalan, bukankah seharusnya genap 100 koin emas? Dimana koin yg 1 itu?
Pelayan tsb berniat mencarinya disepanjang jalan dan tdk pernah berhenti memikirkan 1 koin itu. Ia pun lupa utk tersenyum dan menyanyi bahagia, bahkan makin hari ia jadi tambah murung krn memikirkan 1 koin emas yg tak kunjung ketemu. Raja bijak mengetahui hal itu hanya menghela nafaa, sambil menyesalkan sikap pelayannya yg tdk bersyukur dg 99 koin yg telah diterimanya dan terus saja mengeluhkan 1 koin yg tdk di-dptk.
Tahukah kita bahwa ALLAH sering menguji sikap hati kita melalui rizki-NYA yg dilimpahkan kpd kita? Sayangnya, kita kerap bersikap spt pelayan kerajaan itu. Tdk mensyukuri rizkiNYA yg begitu besar sdh kita terima(rizki harta..kesehatan, kehadiran anak-pasangan ,rasa bahagia dll..krn kita sering hanya menganggap bhw rizki itu hanya uang saja)tapi ketidaksempurnaan rizki yg sdikit itu justru menjadi fokus rasa tdk puas kita(kurang sdikit uang utk beli barang mahal,kekurangan hal tertentu pasangan/ anak kita dll) Kita lupa bersyukur utk segala sesuatu yg kita terima, krn kita terlalu sibuk mengeluhkan segala sesuatu yg tdk kita miliki.
Kisah klasik sederhana tsb mengajarkan kita bahwa kebahagiaan tdk datang dari banyaknya materi yg kita miliki, tapi dari sikap hati yg mensyukuri berkat2 Ilahi yg kita terima. Hitunglah berkat ALLAH yg kita terima, maka kita sungguh akan terkejut, krn apa yg DIA berikan jauh melebihi hal2 yg kita keluhkan.
ALLAH sdh memberikan 99 rizki kpd kita, maka sungguh aneh, jika kita masih terus saja mengeluh dan memusingkan 1 rizki yg belum kita terima bukan? Krn itu syukurilah hal apa yg telah kita miliki, bukan apa yg belum kita punyai. Itulah kunci hidup yg benar.
Wallahu Ta' ala a' lam bish-shawab ☺๐
JIMAT JENDRAL SUDIRMAN
Kiriman: Lukman hakim.
INI CERITA JENDRAL YANG BEKAS PANDU HW.
TERNYATA JENDERAL SUDIRMAN PAKAI JIMAT !!
(Jenderal Sudirman Belum Pernah Ditangkap Penjajah Belanda & PKI Karena Pakai “Jimat”)
Pemerhati Komunisme, KH Muh Jazir mengungkapkan bahwa diantara para pejuang dan pahlawan nasional yang belum pernah ditangkap oleh penjajah Belanda, Inggris dan juga PKI atau kelompok Komunis pada zaman revolusioner adalah Panglima Besar Jenderal Sudirman.
Bahkan beberapa kali para petinggi penjajah Belanda, Inggris dan juga PKI mengeluarkan keputusan dan mengerahkan pasukan untuk menangkap Jenderal Sudirman hingga terkepung, mereka tidak juga bisa menangkap Jenderal Sudirman.
Hal ini dikatakan KH Jazir saat menjadi pemateri dalam tabligh akbar “Mencerdaskan Umat dari Bahaya Komunis” di Masjid Jami’ Wedi Klaten pada Ahad (31/5/2015) malam.
Dengan fenomena tersebut, orang-orang yang memanggul Jenderal Sudirman, seperti Suparjo Rustam, Tjokro Pranolo sampai kaget dan terheran-heran. Sebab, pada saat itu Jenderal Sudirman sedang dalam kondisi sakit.
“Bahkan pada waktu Jenderal Sudirman dikepung oleh tentara Inggris di sekitar Jambu (Temanggung –red) dan Ambarawa (Magelang –red), disitu kan ada sebuah pegunungan dan Jenderal Sudirman beserta pasukannya ada ditengah-tengah, tapi nyatanya Jenderal Sudirman bisa lolos dari pengepungan,” ungkap KH Jazir.
Aktivis senior di Kota Yogyakarta (Jogja) ini menambahkan, hingga pada suatu saat, para pejuang yang setia mendampingi Jenderal Sudirman dan yang memanggung pria yang disebut oleh pasukannya dengan nama “Mas Kyai” itu bertanya, “jimat” apa yang dipakai oleh Jenderal Sudirman.
“Bahkan sampai herannya, Suparjo Roestam dan yang lainnya yang memanggul Jenderal Sudirman ini bertanya. Sebenarnya jimat apa yang dipakai Mas Kyai ini sehingga selalu lolos dan tidak bisa ditangkap oleh Belanda dan PKI.
Lalu dengan senyum kecil, Jenderal Sudirman menjawab, iya, saya memang pakai jimat,” ujarnya.
“Dan jimat saya adalah, saya berperang selalu dalam keadaan wudhu".
Jadi yang pertama Jenderal Sudirman itu selalu bersuci sebelum memulai peperangan. Makanya, kalau kita menyusuri jejak perjuangan dan pemberhentian pasukan Jenderal Sudirman, disitu kita akan mendapati adanya sebuah
padasan (semacam gentong atau tempat air yang terbuat dari tanah liat –red), dan padasan itu fungsinya adalah untuk berwudhu Jenderal Sudirman,” jelas KH Jazir.
“Kemudian yang kedua, jimat Jenderal Sudirman adalah sholat di awal waktu.
Jadi dalam kondisi apapun, meskipun sedang pecah perang, Jenderal Sudirman tidak pernah meninggalkan sholat wajib diawal waktu,” imbuhnya.
Dan yang ketiga, Jenderal Sudirman berkata bahwa "aku mencintai rakyatku sepenuh hati".
Bahkan jika Jenderal Sudirman membawa perbekalan makanan disaat perang, lalu singgah disuatu tempat, maka para pasukannya itu disuruh memberikan makanan itu kepada warga terlebih dahulu,” ucapnya.
✅ Selalu dalam keadaan berwudhu, shalat di awal waktu dan mencintai rakyat tanpa pamrih sepenuh hati.
MasyaAllah...
INI CERITA JENDRAL YANG BEKAS PANDU HW.
TERNYATA JENDERAL SUDIRMAN PAKAI JIMAT !!
(Jenderal Sudirman Belum Pernah Ditangkap Penjajah Belanda & PKI Karena Pakai “Jimat”)
Pemerhati Komunisme, KH Muh Jazir mengungkapkan bahwa diantara para pejuang dan pahlawan nasional yang belum pernah ditangkap oleh penjajah Belanda, Inggris dan juga PKI atau kelompok Komunis pada zaman revolusioner adalah Panglima Besar Jenderal Sudirman.
Bahkan beberapa kali para petinggi penjajah Belanda, Inggris dan juga PKI mengeluarkan keputusan dan mengerahkan pasukan untuk menangkap Jenderal Sudirman hingga terkepung, mereka tidak juga bisa menangkap Jenderal Sudirman.
Hal ini dikatakan KH Jazir saat menjadi pemateri dalam tabligh akbar “Mencerdaskan Umat dari Bahaya Komunis” di Masjid Jami’ Wedi Klaten pada Ahad (31/5/2015) malam.
Dengan fenomena tersebut, orang-orang yang memanggul Jenderal Sudirman, seperti Suparjo Rustam, Tjokro Pranolo sampai kaget dan terheran-heran. Sebab, pada saat itu Jenderal Sudirman sedang dalam kondisi sakit.
“Bahkan pada waktu Jenderal Sudirman dikepung oleh tentara Inggris di sekitar Jambu (Temanggung –red) dan Ambarawa (Magelang –red), disitu kan ada sebuah pegunungan dan Jenderal Sudirman beserta pasukannya ada ditengah-tengah, tapi nyatanya Jenderal Sudirman bisa lolos dari pengepungan,” ungkap KH Jazir.
Aktivis senior di Kota Yogyakarta (Jogja) ini menambahkan, hingga pada suatu saat, para pejuang yang setia mendampingi Jenderal Sudirman dan yang memanggung pria yang disebut oleh pasukannya dengan nama “Mas Kyai” itu bertanya, “jimat” apa yang dipakai oleh Jenderal Sudirman.
“Bahkan sampai herannya, Suparjo Roestam dan yang lainnya yang memanggul Jenderal Sudirman ini bertanya. Sebenarnya jimat apa yang dipakai Mas Kyai ini sehingga selalu lolos dan tidak bisa ditangkap oleh Belanda dan PKI.
Lalu dengan senyum kecil, Jenderal Sudirman menjawab, iya, saya memang pakai jimat,” ujarnya.
“Dan jimat saya adalah, saya berperang selalu dalam keadaan wudhu".
Jadi yang pertama Jenderal Sudirman itu selalu bersuci sebelum memulai peperangan. Makanya, kalau kita menyusuri jejak perjuangan dan pemberhentian pasukan Jenderal Sudirman, disitu kita akan mendapati adanya sebuah
padasan (semacam gentong atau tempat air yang terbuat dari tanah liat –red), dan padasan itu fungsinya adalah untuk berwudhu Jenderal Sudirman,” jelas KH Jazir.
“Kemudian yang kedua, jimat Jenderal Sudirman adalah sholat di awal waktu.
Jadi dalam kondisi apapun, meskipun sedang pecah perang, Jenderal Sudirman tidak pernah meninggalkan sholat wajib diawal waktu,” imbuhnya.
Dan yang ketiga, Jenderal Sudirman berkata bahwa "aku mencintai rakyatku sepenuh hati".
Bahkan jika Jenderal Sudirman membawa perbekalan makanan disaat perang, lalu singgah disuatu tempat, maka para pasukannya itu disuruh memberikan makanan itu kepada warga terlebih dahulu,” ucapnya.
✅ Selalu dalam keadaan berwudhu, shalat di awal waktu dan mencintai rakyat tanpa pamrih sepenuh hati.
MasyaAllah...
Jumat, 26 Juni 2015
WAKTU MUSTAJAB
Kiriman: Walisongo.
DAHSYAT NYA DOA SEBELUM BERBUKA PUASA�
Ada waktu yg mustajab utk berdoa, dimana doa tsb tdk akan ditolak oleh Allah SWT, yaitu
1. berdoa saat menjelang berbuka puasa.
2.menjelang makan sahur.
Tetapi sayangnya banyak kaum muslimin tidak mengetahuinya.
Di Mekkah & Madinah, satu jam sblm adzan maghrib org2 sdh menengadahkan tangan ke langit berdoa utk kemudahan dari segala hajat, baik hajat dunia maupun akhirat, mereka berdoa dg syahdu sepenuh keyakinan, sampai2 air mata mrk mengalir deras..
Ya, berdoa meminta kpd Allah yg Maha Kaya...
Kesalahan yg dilakukan kaum muslimin kita disini yaitu menyia2kan wktu yg sangat mustajab ini dg cara sibuk menyiapkan hidangan berbuka menjelang adzan maghrib..!!!
kemudian berkumpul menghadapi hidangan berbuka, & mrk sdh merasa cukup dengan hanya membaca "Allahuma lakasumtu....atau dzahaba zhoma'u....", padahal hanya mencakup maknanya berupa laporan & ucapan syukur..
Setelah kita memahaminya, hendaknya min 10 ~ 15 menit seblm adzan maghrib (sudah dalam keadaan berwudhu) kemudian berdoa meminta apa saja (adabnya dengan didahului puji2an kpd Allah & bershalawat atas Nabi),
Krn Allah memberikan garanti bhwa doa2 tersebut akan dikabulkan.."Allah sesuai prasangka hamba kepada Nya"
Manfaatkanlah wktmu sahabat, bukan hanya demi santapan atau berburu makanan saat jelang buka.
Berdo'alah untuk diri kita, keluarga kita, orangtua kita, sahabat kita, negara kita....
Musuh2 Islam tahu betapa hebat ummat Muhammad SAW bila mrk berdo'a kpd Rabb nya disaat menjelang berbuka. Krn itu, mrk buat tipu daya untuk melalaikannya dgn program2 tv & media lainnya di waktu yang mustajab yaitu: menjelang berbuka & menjelang sahur (2/3 malam).
sehingga ummat ini, mrk makan-minum, berpuasa, namun tak sempat utk berdoa.
semoga nasehat yg singkat ini bermanfaat bagi umat yg belum mengetahui nya..ุฃู ููููููู َูุง ุฑَุจَّ ุงْูุนَุงَูู َِْูู....
DAHSYAT NYA DOA SEBELUM BERBUKA PUASA�
Ada waktu yg mustajab utk berdoa, dimana doa tsb tdk akan ditolak oleh Allah SWT, yaitu
1. berdoa saat menjelang berbuka puasa.
2.menjelang makan sahur.
Tetapi sayangnya banyak kaum muslimin tidak mengetahuinya.
Di Mekkah & Madinah, satu jam sblm adzan maghrib org2 sdh menengadahkan tangan ke langit berdoa utk kemudahan dari segala hajat, baik hajat dunia maupun akhirat, mereka berdoa dg syahdu sepenuh keyakinan, sampai2 air mata mrk mengalir deras..
Ya, berdoa meminta kpd Allah yg Maha Kaya...
Kesalahan yg dilakukan kaum muslimin kita disini yaitu menyia2kan wktu yg sangat mustajab ini dg cara sibuk menyiapkan hidangan berbuka menjelang adzan maghrib..!!!
kemudian berkumpul menghadapi hidangan berbuka, & mrk sdh merasa cukup dengan hanya membaca "Allahuma lakasumtu....atau dzahaba zhoma'u....", padahal hanya mencakup maknanya berupa laporan & ucapan syukur..
Setelah kita memahaminya, hendaknya min 10 ~ 15 menit seblm adzan maghrib (sudah dalam keadaan berwudhu) kemudian berdoa meminta apa saja (adabnya dengan didahului puji2an kpd Allah & bershalawat atas Nabi),
Krn Allah memberikan garanti bhwa doa2 tersebut akan dikabulkan.."Allah sesuai prasangka hamba kepada Nya"
Manfaatkanlah wktmu sahabat, bukan hanya demi santapan atau berburu makanan saat jelang buka.
Berdo'alah untuk diri kita, keluarga kita, orangtua kita, sahabat kita, negara kita....
Musuh2 Islam tahu betapa hebat ummat Muhammad SAW bila mrk berdo'a kpd Rabb nya disaat menjelang berbuka. Krn itu, mrk buat tipu daya untuk melalaikannya dgn program2 tv & media lainnya di waktu yang mustajab yaitu: menjelang berbuka & menjelang sahur (2/3 malam).
sehingga ummat ini, mrk makan-minum, berpuasa, namun tak sempat utk berdoa.
semoga nasehat yg singkat ini bermanfaat bagi umat yg belum mengetahui nya..ุฃู ููููููู َูุง ุฑَุจَّ ุงْูุนَุงَูู َِْูู....
Kamis, 25 Juni 2015
SIKAP ISTERI YANG BAIK
Kiriman: Walisongo.
SIKAP ISTERI YANG MENENTERAMKAN HATI SUAMI.
1. Berhias secantik mungkin serta banyak tersenyum ketika suami berada di rumah.
2. Menampakkan wajah yang selalu ceria dan berseri ketika ada di depan suami.
3. Suka memberi perhatian kepada suami dengan perhatian tersebut maka akan membuat seorang suami merasa nyaman.
4. Menerima sekecil apapun pemberian (materi) suami dan tidak sekali-kali mengeluhkan atau menyepelekannya.
5. Tidak banyak menuntut kepada suami dengan hal-hal yang masih belum bisa ia penuhi.
6. Tidak suka membantah apa yang suami
ucapkan dan bersuara rendah ketika berbicara kepada suami.
7. Selalu mentaati segala perintah dan larangan suami sepanjang bukan menyuruh pada hal-hal kemaksiatan.
8. Suka menemani suami di saat makan dengan ditemani maka seorang suami akan merasakan kenikmatan dalam kebersamaan.
9. Tidak suka melakukan sesuatu ataupun kegiatan yang tidak disukai suami.
10. Tidak suka keluar rumah jika tak ada keperluan penting karena rata-rata seorang suami tidak menyukainya.
11. Suka menghibur hati suami ketika ia dalam suasana bersedih.
12. Dan selalu turuti permintaan suami jika hendak mengajak tidur bersama sepanjang tidak ada hal-hal yang menghalangi untuk
melakukannya.
Jika hal tersebut diatas bisa dilakukan seorang isteri.. Maka seorang suami akan makin sayang kepada isterinya dan menjadi suami yang setia.
SISUAMI KENALAH AMBIL HATI ISTERI JIKA NAK ISTERI SOLEHAH.
Suami bukan BOSS suka mengarah..memerintah..
marah-marah.
Semuga yang membaca dan Share segera dipertemukan JODOH yang Sholeh/Sholehah..Aamiin.
SIKAP ISTERI YANG MENENTERAMKAN HATI SUAMI.
1. Berhias secantik mungkin serta banyak tersenyum ketika suami berada di rumah.
2. Menampakkan wajah yang selalu ceria dan berseri ketika ada di depan suami.
3. Suka memberi perhatian kepada suami dengan perhatian tersebut maka akan membuat seorang suami merasa nyaman.
4. Menerima sekecil apapun pemberian (materi) suami dan tidak sekali-kali mengeluhkan atau menyepelekannya.
5. Tidak banyak menuntut kepada suami dengan hal-hal yang masih belum bisa ia penuhi.
6. Tidak suka membantah apa yang suami
ucapkan dan bersuara rendah ketika berbicara kepada suami.
7. Selalu mentaati segala perintah dan larangan suami sepanjang bukan menyuruh pada hal-hal kemaksiatan.
8. Suka menemani suami di saat makan dengan ditemani maka seorang suami akan merasakan kenikmatan dalam kebersamaan.
9. Tidak suka melakukan sesuatu ataupun kegiatan yang tidak disukai suami.
10. Tidak suka keluar rumah jika tak ada keperluan penting karena rata-rata seorang suami tidak menyukainya.
11. Suka menghibur hati suami ketika ia dalam suasana bersedih.
12. Dan selalu turuti permintaan suami jika hendak mengajak tidur bersama sepanjang tidak ada hal-hal yang menghalangi untuk
melakukannya.
Jika hal tersebut diatas bisa dilakukan seorang isteri.. Maka seorang suami akan makin sayang kepada isterinya dan menjadi suami yang setia.
SISUAMI KENALAH AMBIL HATI ISTERI JIKA NAK ISTERI SOLEHAH.
Suami bukan BOSS suka mengarah..memerintah..
marah-marah.
Semuga yang membaca dan Share segera dipertemukan JODOH yang Sholeh/Sholehah..Aamiin.
UMUR 40
Kiriman: Saidul Idrus.
Copas dari sebelah :PESAN KHUSUS UTK KITA YG SUDAH BERUMUR 40 TH KE ATAS...
Bagi kita ummat Muslim, umur 40 adalah waktunya untuk memperbanyak amal kebaikan, karena waktu pertemuan kita dengan Allah (kematian) semakin dekat.
Artinya seandainya yang tertulis di Lauh Mahfudz jatah usia kita 50 tahun maka, hidup kita tinggal 10 tahun, atau jika jatah usia kita 60 tahun maka, kita tinggal menghitung sendiri, berapa lama kita hidup lagi. Dan seterusnya..
Tentang usia 40 tahun, Ibnu Atthaillah seorang Ulama Besar memberi nasihat bijak :
"Jika usiamu telah menginjak 40 tahun, maka segeralah untuk memperbanyak amal saleh siang dan malam. Sebab, waktu pertemuanmu dengan Allah semakin dekat. Ibadah yg kamu kerjakan saat ini tidak akan mampu menyamai ibadah seorang pemuda yg tidak menyia-nyiakan masa mudanya. Andai saat ini kamu ingin beramal sekuat-kuatnya, tenagamu sudah tidak mendukung lagi. Oleh karena itu beramallah sesuai kekuatanmu. Maka, perbaikilah masa lalumu dgn banyak berdzikir, sebab tidak ada amal yg lebih mudah dari dzikir. Dzikir dapat kamu lakukan ketika berdiri, duduk, berbaring maupun sakit. Dzikir adalah ibadah yg paling mudah..."
Sedangkan menurut Imam Al- Ghazali :
“Usia 40 tahun adalah sebuah pertanda, sebuah isyarat. Seperti sebuah ikhtisar (ringkasan) masa depan. Jika di usia itu kebaikan lebih mendominasi, maka itu sebuah pertanda baik untuk kehidupannya nanti..”
Tentang tafsiran dari perkataan Imam Ghazali ini, dimaknai bahwa apa yang sudah menjadi kebiasaan pada usia 40 ini, AKAN SULIT DIRUBAH pada usia-usia sesudahnya.
Misalnya, kebiasaan shalat lima waktu. Jika sampai usai 40 tahun untuk sholat wajib saja masih bolong-bolong atau bahkan tidak pernah, sangat besar hal itu akan menjadi kebiasan yang menetap hingga akhir hayatnya. Atau sebaliknya. Jika pada usia 40 tahun masih gemar melakukan kemaksiatan, mungkin berjudi, mencuri, berzina, maka akan sulit baginya untuk berhenti dari kebiasaan tersebut. Na’udzbillahi min dzaalika...
Semoga kita khusnul khotimah
Copas dari sebelah :PESAN KHUSUS UTK KITA YG SUDAH BERUMUR 40 TH KE ATAS...
Bagi kita ummat Muslim, umur 40 adalah waktunya untuk memperbanyak amal kebaikan, karena waktu pertemuan kita dengan Allah (kematian) semakin dekat.
Artinya seandainya yang tertulis di Lauh Mahfudz jatah usia kita 50 tahun maka, hidup kita tinggal 10 tahun, atau jika jatah usia kita 60 tahun maka, kita tinggal menghitung sendiri, berapa lama kita hidup lagi. Dan seterusnya..
Tentang usia 40 tahun, Ibnu Atthaillah seorang Ulama Besar memberi nasihat bijak :
"Jika usiamu telah menginjak 40 tahun, maka segeralah untuk memperbanyak amal saleh siang dan malam. Sebab, waktu pertemuanmu dengan Allah semakin dekat. Ibadah yg kamu kerjakan saat ini tidak akan mampu menyamai ibadah seorang pemuda yg tidak menyia-nyiakan masa mudanya. Andai saat ini kamu ingin beramal sekuat-kuatnya, tenagamu sudah tidak mendukung lagi. Oleh karena itu beramallah sesuai kekuatanmu. Maka, perbaikilah masa lalumu dgn banyak berdzikir, sebab tidak ada amal yg lebih mudah dari dzikir. Dzikir dapat kamu lakukan ketika berdiri, duduk, berbaring maupun sakit. Dzikir adalah ibadah yg paling mudah..."
Sedangkan menurut Imam Al- Ghazali :
“Usia 40 tahun adalah sebuah pertanda, sebuah isyarat. Seperti sebuah ikhtisar (ringkasan) masa depan. Jika di usia itu kebaikan lebih mendominasi, maka itu sebuah pertanda baik untuk kehidupannya nanti..”
Tentang tafsiran dari perkataan Imam Ghazali ini, dimaknai bahwa apa yang sudah menjadi kebiasaan pada usia 40 ini, AKAN SULIT DIRUBAH pada usia-usia sesudahnya.
Misalnya, kebiasaan shalat lima waktu. Jika sampai usai 40 tahun untuk sholat wajib saja masih bolong-bolong atau bahkan tidak pernah, sangat besar hal itu akan menjadi kebiasan yang menetap hingga akhir hayatnya. Atau sebaliknya. Jika pada usia 40 tahun masih gemar melakukan kemaksiatan, mungkin berjudi, mencuri, berzina, maka akan sulit baginya untuk berhenti dari kebiasaan tersebut. Na’udzbillahi min dzaalika...
Semoga kita khusnul khotimah
PERAN ISTERI
Kiriman: Walisongo.
Usaha Masturat = usaha atas golongan wanita
َูุงْูู ُุคْู َُِููู َูุงْูู ُุคْู َِูุงุชُ ุจَุนْุถُُูู ْ ุฃََِْูููุงุก ุจَุนْุถٍ َูุฃْู ُุฑَُูู ุจِุงْูู َุนْุฑُِูู ََََْْูููููู ุนَِู ุงْูู َُููุฑِ َُِููููู َُูู ุงูุตَّูุงَุฉَ َُููุคْุชَُูู ุงูุฒََّูุงุฉَ َُููุทِูุนَُูู ุงَّููู َูุฑَุณَُُููู ุฃَُْูููุฆَِู ุณََูุฑْุญَู ُُูู ُ ุงُّููู ุฅَِّู ุงَّููู ุนَุฒِูุฒٌ ุญَِููู ٌ
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, setengahnya menjadi penolong bagi setengahnya yang lain; mereka menyuruh berbuat kebaikan, dan melarang daripada berbuat kejahatan; dan mereka mendirikan sembahyang dan memberi zakat, serta taat kepada Allah dan RasulNya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.
(At Taubah 71)
Wanita (isteri) bagaikan pintu bagi sebuah rumah. Melalui pintu sesuatu boleh masuk ke dalam rumah, melalui pintu jualah sesuatu boleh terhalang masuk ke dalam rumah. Apabila seseorang wanita itu membawa agama dalam kehidupannya, maka agama akan mudah masuk ke dalam rumahnya. Sebaliknya jika seseorang wanita (isteri) itu tidak bawa agama dalam kehidupannya, maka agama akan terhalang masuk ke dalam rumahnya.
Kerana itulah usaha atas golongan wanita (usaha masturat) adalah satu usaha yang amat penting. Sikap dan cara berfikir seorang wanita (ibu) memberi kesan yang mendalam terhadap anak-anak mereka. Apabila seorang ibu senantiasa fikir dan risau atas agama, kesannya mereka akan didik anak-anak dengan didikan beragama. Anak-anak juga akan membesar dengan fikir yang sama, yakni fikir bagaimana agama akan berkembang. Kebesaran Allah swt akan sentiasa berada dalam diri anak-anak. Sebaliknya, jika seorang ibu tidak (atau kurang) fikir tentang agama, sebaliknya hanya banyak fikir dan risau atas keperluan-keperluan dunia, kesannya anak-anak juga akan fikir yang sama. Anak-anak akan mudah dipengaruhi dengan kebesaran dan kehebatan dunia.
Antara maksud utama jemaah masturat dibentuk adalah untuk mengembalikan semula kemuliaan seorang wanita ditempat yang sebenar dan selayaknya. Apabila wanita kembali kepada tempat kemuliaanya yang sebenar, kesannya hidayat akan tersebar dengan cepat dan agama akan berkembang dengan begitu pesat.
Kerana itulah, 'wanita hari ini' harus faham apakah maksud mereka dihantar ke muka bumi ini. Tugas seorang wanita bukanlah sebagai mesin mengeluarkan anak. Kerja sebenar seorang wanita bukan sekadar membasuh baju, memasak, mengemas rumah, mencuci pinggan mangkuk dan sebagainya. Bukan ini maksud sebenar seorang wanita dihantar.
Wanita juga dihantar sama seperti lelaki, dihantar ke bumi bumi atas maksud agama. Wanita juga perlu sadar bahwa mereka juga dihantar sebagai umat Nabi saw. Di bahu umat Nabi saw terletak satu tanggungjawab yang besar terhadap agama. Hari ini, umat ini (baik lelaki juga wanita) telah jauh tersasar dari tugas dan tanggungjawab mereka sebagai umat nabi saw.
Apabila seorang wanita mempunyai fikir dan risau atas agama, maka akan wujudlah rumah-rumah seperti sebuah madrasah, tempat mengeluarkan para alim-alimah, hafiz-hafizah dan dari rumah akan lahirnya pejuang-pejuang agama Allah. Apabila seorang wanita melibatkan diri dalam usaha agama, maka suasana rumah akan bertukar menjadi seperti suasana masjid di mana amal-amal agama dihidupkan, ada orang belajar dan mengajar agama, adanya tilawatul Quran di dalam rumah, adanya dakwah iman yakin, adanya muzakarah adab dan sunnah, adanya juga perbicaraan mengenai kisah-kisah nabi dan para sahabat.
Untuk memastikan kaum wanita hari ini kembali kepada tempat dan kemuliaannya, ada ENAM PESANAN yang telah digariskan oleh masyaih (ulama2 dalam usaha ini) untuk para wanita.
PESANAN PERTAMA : Solat Di Awal Waktu
-wanita perlu usaha untuk solat di awal waktu di rumah dan menggalakkan mahram (lelaki) solat awal waktu di masjid/surau di tempat azan diazankan. Usahalah agar segala kerja rumah dapat dibereskan sebelum masuk waktu solat, apabila masuk waktu solat, solatlah di awal waktu dan seelok-eloknya di tempat yang dikhaskan di dalam rumah.
-Sekiranya seorang wanita melengah-lengahkan solat, tiba-tiba dia uzur tanpa sempat menunaikan solat tersebut, maka dia akan dianggap sebagai seorang yang telah melengah-lengahkan solat.
-Disamping itu, seorang wanita/isteri hendaklah galakkan suami serta mahram agar bersolat di masjid di tempat azan diazankan. Sekiranya suami solat fardhu berjemaah di masjid/surau wanita di rumah juga akan mendapat pahala solat berjemaah 27 kali ganda.
-Rasulullah saw bersabda 'jika tidak kerana kaum wanita dan kanak-kanak dalam rumah itu nescaya aku bakar rumah-rumah di mana penghuni lelakinya tidak solat berjemaah di masjid'.
Ganjaran solat di awal waktu :
1) jika berwuduk dan tunggu azan untuk solat maka di akhirat nanti Allah swt akan bangkitkan kita dengan muka bercahaya seperti matahari.
2) jika berwuduk ketika azan sedang diazankan maka di akhirat nanti Allah swt akan bangkitkan kita dengan muka bercahaya seperti bulan purnama.
3) jika berwuduk selepas azan diazankan maka di akhirat Allah swt akan bangkitkan kita dengan muka yang bercahaya seperti bintang.
PESANAN KEDUA : Istiqamah membaca Al-Quran dan Berzikir
-sedaya upaya cuba istiqomah membaca Al-Quran setiap hari jika tidak uzur.
-Hak Al-Quran hendaklah khatam sekurang-kurangnya 2 kali setahun.
-Usahalah agar anak-anak juga dibiasakan dengan membaca Al-Quran setiap hari dan usahalah agar jadikan salah seorang anak-anak kita dikalangan Hafiz Al-Quran.
-usahalah agar istiqomah membaca surah-surah di mana Nabi saw tidak lupa membacanya setiap hari iaitu:
surah yasin (seperti khatam 10 kali Al Quran)
Surah Al-Waqiah (dijauhkan dari kepapaan)
Surah Al-Mulk dan As-Sajadah (dijauhkan dari siksa kubur)
Surah Khafi (setiap hari jumaat - Nur akan bersamanya hingga jumaat akan datang)
PESANAN KETIGA : Istiqamah Menghidupkan Majlis Taqlim Di Rumah
-hidupkanlah majlis taklim (majlis bacaan kitab fadail amal dan Muntakhab hadis) di rumah sekurang-kurangnya 30 menit serta adakan juga muzakarah 6 sifat sahabat.
-Majlis ini hendaklah diadakan secara istiqamah setiap hari pada masa dan tempat yang tetap serta melibatkan semua ahli di dalam rumah.
-Kesan dari majlis pembacaan hadis ini akan melembutkan hati kita dan hati anak-anak.
Kesan dari majlis bacaan hadis juga akan menyebabkan rumah-rumah bercahaya seperti bintang-bintang, syaitan akan keluar dari rumah dan para malaikat akan berada di dalam rumah.
rumah juga akan menjadi sumber hidayat untuk jiran-jira. Allah swt akan turunkan rahmat, keberkatan dan ketenangan jiwa dan ketenteraman dalam rumahtangga.
PESANAN KEEMPAT : Mendidik Anak Dengan Didikan Agama dan Sunnah
-wujudkan suasana madrasah didalam rumahtangga kita dengan suasana iman dan amal maka dengan sendirinya anak-anak akan dapat didikan agama yang lebih sempurna.
-dekatkan anak-anak dengan kisah Rasulullah saw dan para sahabat supaya kisah-kisah ini dapat membentuk akhlak dan peribadi anak-anak.
-Awasi pergaulan mereka, akhlak mereka, pakaian mereka dan makan-minum mereka. Ajarkan supaya mereka yakin kepada Allah.
-Ajarkan mereka doa-doa harian dan sunnah-sunnah nabi saw dalam setiap perbuatan harian mereka.
-ajar anak solat apabila telah berumur 7 tahun dan rotani mereka jika tidak bersolat apabila telah berusia 10 tahun.
-ajar anak-anak membaca Al-Quran.
PESANAN KELIMA : Hidup Secara Sederhana
-hidup sederhana mengikut keperluan, bukan mengikut nafsu.
-Elakkan pembaziran dengan membeli perkara-perkara bermanafaat sahaja.
-jika kita dapat mengamalkan sunnah nabi saw dalam kehidupan harian, insyaAllah dengan sendirinya kita akan amalkan hidup sederhana.
-jadikan kehidupan nabi dan para sahabat sebagai ikhtibar. Hidup sederhana menyelamatkan kita dari kesusahan dan kerisauan.
PESANAN KEENAM : Galakkan suami/mahram keluar di jalan Allah (khuruj fisabilillah)
-galakkan suami/mahram agar keluar untuk menegakkan agama Allah supaya suami/mahram dapat bawa balik agama dalam rumahtangga supaya suasana iman dan amak dapat diwujudkan di dalam rumah.
-Apabila tiap-tiap rumah dapat keluarkan orang-prang lelaki dalan usaha ini maka akan wujudlah suasana agama, ketenteraman, ketenangan dan kesefahaman dan wujudlah fikir yang sama dalam rumah.
-kelebihan seorang isteri yang ridho suami keluar di jalan Allah akan dimasukkan di dalam syurga 500 tahun lebih awal dari suami dan akan menjadi ketua bidadari yang menunggu suami di pintu syurga....
Usaha Masturat = usaha atas golongan wanita
َูุงْูู ُุคْู َُِููู َูุงْูู ُุคْู َِูุงุชُ ุจَุนْุถُُูู ْ ุฃََِْูููุงุก ุจَุนْุถٍ َูุฃْู ُุฑَُูู ุจِุงْูู َุนْุฑُِูู ََََْْูููููู ุนَِู ุงْูู َُููุฑِ َُِููููู َُูู ุงูุตَّูุงَุฉَ َُููุคْุชَُูู ุงูุฒََّูุงุฉَ َُููุทِูุนَُูู ุงَّููู َูุฑَุณَُُููู ุฃَُْูููุฆَِู ุณََูุฑْุญَู ُُูู ُ ุงُّููู ุฅَِّู ุงَّููู ุนَุฒِูุฒٌ ุญَِููู ٌ
Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, setengahnya menjadi penolong bagi setengahnya yang lain; mereka menyuruh berbuat kebaikan, dan melarang daripada berbuat kejahatan; dan mereka mendirikan sembahyang dan memberi zakat, serta taat kepada Allah dan RasulNya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.
(At Taubah 71)
Wanita (isteri) bagaikan pintu bagi sebuah rumah. Melalui pintu sesuatu boleh masuk ke dalam rumah, melalui pintu jualah sesuatu boleh terhalang masuk ke dalam rumah. Apabila seseorang wanita itu membawa agama dalam kehidupannya, maka agama akan mudah masuk ke dalam rumahnya. Sebaliknya jika seseorang wanita (isteri) itu tidak bawa agama dalam kehidupannya, maka agama akan terhalang masuk ke dalam rumahnya.
Kerana itulah usaha atas golongan wanita (usaha masturat) adalah satu usaha yang amat penting. Sikap dan cara berfikir seorang wanita (ibu) memberi kesan yang mendalam terhadap anak-anak mereka. Apabila seorang ibu senantiasa fikir dan risau atas agama, kesannya mereka akan didik anak-anak dengan didikan beragama. Anak-anak juga akan membesar dengan fikir yang sama, yakni fikir bagaimana agama akan berkembang. Kebesaran Allah swt akan sentiasa berada dalam diri anak-anak. Sebaliknya, jika seorang ibu tidak (atau kurang) fikir tentang agama, sebaliknya hanya banyak fikir dan risau atas keperluan-keperluan dunia, kesannya anak-anak juga akan fikir yang sama. Anak-anak akan mudah dipengaruhi dengan kebesaran dan kehebatan dunia.
Antara maksud utama jemaah masturat dibentuk adalah untuk mengembalikan semula kemuliaan seorang wanita ditempat yang sebenar dan selayaknya. Apabila wanita kembali kepada tempat kemuliaanya yang sebenar, kesannya hidayat akan tersebar dengan cepat dan agama akan berkembang dengan begitu pesat.
Kerana itulah, 'wanita hari ini' harus faham apakah maksud mereka dihantar ke muka bumi ini. Tugas seorang wanita bukanlah sebagai mesin mengeluarkan anak. Kerja sebenar seorang wanita bukan sekadar membasuh baju, memasak, mengemas rumah, mencuci pinggan mangkuk dan sebagainya. Bukan ini maksud sebenar seorang wanita dihantar.
Wanita juga dihantar sama seperti lelaki, dihantar ke bumi bumi atas maksud agama. Wanita juga perlu sadar bahwa mereka juga dihantar sebagai umat Nabi saw. Di bahu umat Nabi saw terletak satu tanggungjawab yang besar terhadap agama. Hari ini, umat ini (baik lelaki juga wanita) telah jauh tersasar dari tugas dan tanggungjawab mereka sebagai umat nabi saw.
Apabila seorang wanita mempunyai fikir dan risau atas agama, maka akan wujudlah rumah-rumah seperti sebuah madrasah, tempat mengeluarkan para alim-alimah, hafiz-hafizah dan dari rumah akan lahirnya pejuang-pejuang agama Allah. Apabila seorang wanita melibatkan diri dalam usaha agama, maka suasana rumah akan bertukar menjadi seperti suasana masjid di mana amal-amal agama dihidupkan, ada orang belajar dan mengajar agama, adanya tilawatul Quran di dalam rumah, adanya dakwah iman yakin, adanya muzakarah adab dan sunnah, adanya juga perbicaraan mengenai kisah-kisah nabi dan para sahabat.
Untuk memastikan kaum wanita hari ini kembali kepada tempat dan kemuliaannya, ada ENAM PESANAN yang telah digariskan oleh masyaih (ulama2 dalam usaha ini) untuk para wanita.
PESANAN PERTAMA : Solat Di Awal Waktu
-wanita perlu usaha untuk solat di awal waktu di rumah dan menggalakkan mahram (lelaki) solat awal waktu di masjid/surau di tempat azan diazankan. Usahalah agar segala kerja rumah dapat dibereskan sebelum masuk waktu solat, apabila masuk waktu solat, solatlah di awal waktu dan seelok-eloknya di tempat yang dikhaskan di dalam rumah.
-Sekiranya seorang wanita melengah-lengahkan solat, tiba-tiba dia uzur tanpa sempat menunaikan solat tersebut, maka dia akan dianggap sebagai seorang yang telah melengah-lengahkan solat.
-Disamping itu, seorang wanita/isteri hendaklah galakkan suami serta mahram agar bersolat di masjid di tempat azan diazankan. Sekiranya suami solat fardhu berjemaah di masjid/surau wanita di rumah juga akan mendapat pahala solat berjemaah 27 kali ganda.
-Rasulullah saw bersabda 'jika tidak kerana kaum wanita dan kanak-kanak dalam rumah itu nescaya aku bakar rumah-rumah di mana penghuni lelakinya tidak solat berjemaah di masjid'.
Ganjaran solat di awal waktu :
1) jika berwuduk dan tunggu azan untuk solat maka di akhirat nanti Allah swt akan bangkitkan kita dengan muka bercahaya seperti matahari.
2) jika berwuduk ketika azan sedang diazankan maka di akhirat nanti Allah swt akan bangkitkan kita dengan muka bercahaya seperti bulan purnama.
3) jika berwuduk selepas azan diazankan maka di akhirat Allah swt akan bangkitkan kita dengan muka yang bercahaya seperti bintang.
PESANAN KEDUA : Istiqamah membaca Al-Quran dan Berzikir
-sedaya upaya cuba istiqomah membaca Al-Quran setiap hari jika tidak uzur.
-Hak Al-Quran hendaklah khatam sekurang-kurangnya 2 kali setahun.
-Usahalah agar anak-anak juga dibiasakan dengan membaca Al-Quran setiap hari dan usahalah agar jadikan salah seorang anak-anak kita dikalangan Hafiz Al-Quran.
-usahalah agar istiqomah membaca surah-surah di mana Nabi saw tidak lupa membacanya setiap hari iaitu:
surah yasin (seperti khatam 10 kali Al Quran)
Surah Al-Waqiah (dijauhkan dari kepapaan)
Surah Al-Mulk dan As-Sajadah (dijauhkan dari siksa kubur)
Surah Khafi (setiap hari jumaat - Nur akan bersamanya hingga jumaat akan datang)
PESANAN KETIGA : Istiqamah Menghidupkan Majlis Taqlim Di Rumah
-hidupkanlah majlis taklim (majlis bacaan kitab fadail amal dan Muntakhab hadis) di rumah sekurang-kurangnya 30 menit serta adakan juga muzakarah 6 sifat sahabat.
-Majlis ini hendaklah diadakan secara istiqamah setiap hari pada masa dan tempat yang tetap serta melibatkan semua ahli di dalam rumah.
-Kesan dari majlis pembacaan hadis ini akan melembutkan hati kita dan hati anak-anak.
Kesan dari majlis bacaan hadis juga akan menyebabkan rumah-rumah bercahaya seperti bintang-bintang, syaitan akan keluar dari rumah dan para malaikat akan berada di dalam rumah.
rumah juga akan menjadi sumber hidayat untuk jiran-jira. Allah swt akan turunkan rahmat, keberkatan dan ketenangan jiwa dan ketenteraman dalam rumahtangga.
PESANAN KEEMPAT : Mendidik Anak Dengan Didikan Agama dan Sunnah
-wujudkan suasana madrasah didalam rumahtangga kita dengan suasana iman dan amal maka dengan sendirinya anak-anak akan dapat didikan agama yang lebih sempurna.
-dekatkan anak-anak dengan kisah Rasulullah saw dan para sahabat supaya kisah-kisah ini dapat membentuk akhlak dan peribadi anak-anak.
-Awasi pergaulan mereka, akhlak mereka, pakaian mereka dan makan-minum mereka. Ajarkan supaya mereka yakin kepada Allah.
-Ajarkan mereka doa-doa harian dan sunnah-sunnah nabi saw dalam setiap perbuatan harian mereka.
-ajar anak solat apabila telah berumur 7 tahun dan rotani mereka jika tidak bersolat apabila telah berusia 10 tahun.
-ajar anak-anak membaca Al-Quran.
PESANAN KELIMA : Hidup Secara Sederhana
-hidup sederhana mengikut keperluan, bukan mengikut nafsu.
-Elakkan pembaziran dengan membeli perkara-perkara bermanafaat sahaja.
-jika kita dapat mengamalkan sunnah nabi saw dalam kehidupan harian, insyaAllah dengan sendirinya kita akan amalkan hidup sederhana.
-jadikan kehidupan nabi dan para sahabat sebagai ikhtibar. Hidup sederhana menyelamatkan kita dari kesusahan dan kerisauan.
PESANAN KEENAM : Galakkan suami/mahram keluar di jalan Allah (khuruj fisabilillah)
-galakkan suami/mahram agar keluar untuk menegakkan agama Allah supaya suami/mahram dapat bawa balik agama dalam rumahtangga supaya suasana iman dan amak dapat diwujudkan di dalam rumah.
-Apabila tiap-tiap rumah dapat keluarkan orang-prang lelaki dalan usaha ini maka akan wujudlah suasana agama, ketenteraman, ketenangan dan kesefahaman dan wujudlah fikir yang sama dalam rumah.
-kelebihan seorang isteri yang ridho suami keluar di jalan Allah akan dimasukkan di dalam syurga 500 tahun lebih awal dari suami dan akan menjadi ketua bidadari yang menunggu suami di pintu syurga....
RINTANGAN DALAM BERDAKWAH
Kiriman: Saidul Idrus.
‘Jangan Ngurus Orang Lain, Diri Sendiri Belum Tentu Benar!’
Ketika memberi nasihat, Anda pasti sering mendengar seseorang mengatakan, “Udahlaaaah…. Jangan ngurus orang lain, diri sendiri aja belum tentu benar! Allah saja yang tahu siapa benar siapa salah.”
Kalau dulu semua da’i berpikir seperti ini, maka sampai detik ini ajaran Islam tidak akan pernah sampai ke Indonesia. Sebab, shahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sekelas Abu Bakr Ash Shiddiq dan Umar bin Al Khathab radhiyallahu anhumma tidak pernah luput dari kesalahan, tidak pernah luput dari kekurangan. Kalau harus nunggu sempurna dulu, maka dakwah inipun sdh lama mati dan hilang.
Allah tahu keterbatasan hamba-Nya yang akan berbuat lalai, khilaf dan silap, namun Allah tetap saja menyuruh hamba-Nya untuk berdakwah, dan mengurus ummat yang menyelisihi petunjuk-Nya, dan tidak pernah menyuruh sempurna dulu baru berdakwah.
Kita hanya bertanggungjawab atas apa yang kita tahu (zhahir), yang kita tidak tahu (ghaib) maka di luar tanggung jawab kita. Judi haram, riba haram, Syiah sesat… dan seterusnya, hanya itu yang jadi tanggung jawab kita untuk disampaikan kepada ummat yang belum tahu.
Kalau logika ini yang dimainkan, maka siap-siaplah, murka Allah yang akan segera turun, sebab hancurnya kaum terdahulu, karena nahi munkar tidak ditegakkan.
Ya, yang benar dan yang salah hanya Allah yang tahu, tetapi bukankah Allah sudah menuurunkan panduan syariah, yang membedakan antara yang haq dan batil, sesuatu yang sudah Allah tetapkan haq adalah haq, dan yang batil adalah batil, jangan coba-coba dibikin remang-remang, seakan-akan yang batil itu dianggap sebuah kebenaran juga.
Wallahu a’lam..
JUM'AT yg penuh berkah ..
‘Jangan Ngurus Orang Lain, Diri Sendiri Belum Tentu Benar!’
Ketika memberi nasihat, Anda pasti sering mendengar seseorang mengatakan, “Udahlaaaah…. Jangan ngurus orang lain, diri sendiri aja belum tentu benar! Allah saja yang tahu siapa benar siapa salah.”
Kalau dulu semua da’i berpikir seperti ini, maka sampai detik ini ajaran Islam tidak akan pernah sampai ke Indonesia. Sebab, shahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sekelas Abu Bakr Ash Shiddiq dan Umar bin Al Khathab radhiyallahu anhumma tidak pernah luput dari kesalahan, tidak pernah luput dari kekurangan. Kalau harus nunggu sempurna dulu, maka dakwah inipun sdh lama mati dan hilang.
Allah tahu keterbatasan hamba-Nya yang akan berbuat lalai, khilaf dan silap, namun Allah tetap saja menyuruh hamba-Nya untuk berdakwah, dan mengurus ummat yang menyelisihi petunjuk-Nya, dan tidak pernah menyuruh sempurna dulu baru berdakwah.
Kita hanya bertanggungjawab atas apa yang kita tahu (zhahir), yang kita tidak tahu (ghaib) maka di luar tanggung jawab kita. Judi haram, riba haram, Syiah sesat… dan seterusnya, hanya itu yang jadi tanggung jawab kita untuk disampaikan kepada ummat yang belum tahu.
Kalau logika ini yang dimainkan, maka siap-siaplah, murka Allah yang akan segera turun, sebab hancurnya kaum terdahulu, karena nahi munkar tidak ditegakkan.
Ya, yang benar dan yang salah hanya Allah yang tahu, tetapi bukankah Allah sudah menuurunkan panduan syariah, yang membedakan antara yang haq dan batil, sesuatu yang sudah Allah tetapkan haq adalah haq, dan yang batil adalah batil, jangan coba-coba dibikin remang-remang, seakan-akan yang batil itu dianggap sebuah kebenaran juga.
Wallahu a’lam..
JUM'AT yg penuh berkah ..
ORANG SIBUK
Kiriman: Lukman hakim.
Sejenak Pagi:
APAKAH ANDA ORANG SIBUK ???
Ada seorang ulama berguru kepada seorang ulama
Selang beberapa lama, saat dia ingin melanjutkan belajar ke guru lain, gurunya berpesan :
"Jangan tinggalkan membaca Al Qur’an , Semakin banyak baca Al Qur’an urusanmu semakin mudah"
Dan muridnya pun melakukan. Dia membaca Al Qur’an 3 juz per hari.
Dia menambahkan hingga 10 juz per hari.
Dan urusannya semakin mudah.
Allah yang mengurus semua urusannya.
Waktu pun semakin berkah.
Apa yang dimaksud dengan berkahnya waktu?
Bisa melakukan banyak hal dalam waktu sedikit. Itulah berkah Al Qur’an .
Al Qur’an membuat kita mudah mengefektifkan manajemen waktu.
Bukan kita yang atur waktu kita, tapi Allah
Padahal teorinya orang yang membaca AlQur’an menghabiskan banyak waktu, mengurangi jatah kegiatan lain, tapi Allah yang membuat waktunya itu jadi berkah.
Hingga menjadi begitu efektif.
Hidup pun efektif.
Dan Allah akan mencurahkan banyak berkah dan kebaikan pada kita karena Al Qur’an .
Salah satu berkahnya adalah membuka pintu kebaikan, membuka kesempatan untuk amal shalih berikutnya.
Dan Salah satu balasan bagi amal shalih yang kita lakukan adalah kesempatan untuk amal baik berikutnya. Jagalah Allah maka Allah akan menjagamu.
Dan sebaliknya waktu yg selalu sibuk shg hanya habis untuk urusan dunia yg terserak, bisa jadi itu adalah tandanya ada yg salah dlm hidup kita,
Barangsiapa yg bangun di pagi hari dan hanya dunia yg di pikirkannya, sehingga seolah-olah ia tdk melihat HAK ALLAH dlm dirinya, mk ALLAH akan menanamkan 4 macam penyakit padanya :
1. Kebingungan yg tiada putus-putusnya.
2. Kesibukan yg tdk pernah jelas akhirnya.
3. Kebutuhan yg tdk pernah merasa terpenuhi.
4. Khayalan yg tdk berujung wujudnya.
[HR.Muslim]
Note :
"Keberkahan waktu yaitu bisa melakukan banyak amal kebaikan dlm waktu sedikit"
Selamat beribadah,
Selamat beraktifitas,
Salam sukses selalu,
Bersama Allah Bisa & ada solusi.
Baarokallahu fiikum, aamiin
Semoga Bermanfaat.
๐❤๐
Sejenak Pagi:
APAKAH ANDA ORANG SIBUK ???
Ada seorang ulama berguru kepada seorang ulama
Selang beberapa lama, saat dia ingin melanjutkan belajar ke guru lain, gurunya berpesan :
"Jangan tinggalkan membaca Al Qur’an , Semakin banyak baca Al Qur’an urusanmu semakin mudah"
Dan muridnya pun melakukan. Dia membaca Al Qur’an 3 juz per hari.
Dia menambahkan hingga 10 juz per hari.
Dan urusannya semakin mudah.
Allah yang mengurus semua urusannya.
Waktu pun semakin berkah.
Apa yang dimaksud dengan berkahnya waktu?
Bisa melakukan banyak hal dalam waktu sedikit. Itulah berkah Al Qur’an .
Al Qur’an membuat kita mudah mengefektifkan manajemen waktu.
Bukan kita yang atur waktu kita, tapi Allah
Padahal teorinya orang yang membaca AlQur’an menghabiskan banyak waktu, mengurangi jatah kegiatan lain, tapi Allah yang membuat waktunya itu jadi berkah.
Hingga menjadi begitu efektif.
Hidup pun efektif.
Dan Allah akan mencurahkan banyak berkah dan kebaikan pada kita karena Al Qur’an .
Salah satu berkahnya adalah membuka pintu kebaikan, membuka kesempatan untuk amal shalih berikutnya.
Dan Salah satu balasan bagi amal shalih yang kita lakukan adalah kesempatan untuk amal baik berikutnya. Jagalah Allah maka Allah akan menjagamu.
Dan sebaliknya waktu yg selalu sibuk shg hanya habis untuk urusan dunia yg terserak, bisa jadi itu adalah tandanya ada yg salah dlm hidup kita,
Barangsiapa yg bangun di pagi hari dan hanya dunia yg di pikirkannya, sehingga seolah-olah ia tdk melihat HAK ALLAH dlm dirinya, mk ALLAH akan menanamkan 4 macam penyakit padanya :
1. Kebingungan yg tiada putus-putusnya.
2. Kesibukan yg tdk pernah jelas akhirnya.
3. Kebutuhan yg tdk pernah merasa terpenuhi.
4. Khayalan yg tdk berujung wujudnya.
[HR.Muslim]
Note :
"Keberkahan waktu yaitu bisa melakukan banyak amal kebaikan dlm waktu sedikit"
Selamat beribadah,
Selamat beraktifitas,
Salam sukses selalu,
Bersama Allah Bisa & ada solusi.
Baarokallahu fiikum, aamiin
Semoga Bermanfaat.
๐❤๐
MENGHARGAI PENGURANGAN ISTERI..!
Kiriman: Abu Hanifah.
I S T E R I K U L A H
P E N D I D I K T E R B A I K
B A G I A N A K - A N A K K U
Di dewan, seorang penceramah mengadakan permainan kecil kepada tetamu yang sudah berkeluarga dan meminta seorang datang ke depan.
PENCERAMAH: ”Tulis 10 nama orang yang paling rapat dengan anda.”
Lalu lelaki tersebut menuliskan 10 nama. Ada nama jiran, orang tua, teman kerja, sahabat, anak dan juga isterinya serta seterusnya.
PENCERAMAH: "Sekarang sila pilih 7 di antaranya yang anda ingin hidup terus bersamanya."
Lelaki itu memadam 3 nama yang ditulisnya tadi.
PENCERAMAH: "Sekarang keluarkan 2 nama lagi, sehingga tinggal 5 nama sahaja di papan tersebut..!"
PENCERAMAH : “Keluarkan 2 nama lagi..!”
Maka tinggal 3 nama, iaitu nama orang tuanya, nama anaknya dan nama isterinya.
Suasana dewan menjadi hening. Mereka berfikir semua sudah selesai dan tak ada lagi yang harus dipilih.
Tiba-tiba PENCERAMAH berkata: “Silakan padam 1 nama lagi..!”
Lelaki itu dengan perlahan-lahan mengambil keputusan yang sulit dan memadamkan nama orang tuanya.
PENCERAMAH : "Sila padamkan 1 nama lagi!"
Lelaki tersebut menjadi bingung. Kemudian mengangkat tangannya dan dengan berat hati mulai memadamkan nama anaknya dan lelaki itu pun menangis.
Setelah suasana tenang, penceramah bertanya kepada lelaki itu,
"Kenapa tuan tidak memilih orang tuamu yang telah melahirkan dan membesarkan kamu?
Tidak juga memilih anak dari darah daging anda sendiri? Sedangkan isteri itu dapat kau cari lagi?"
Semua orang di dalam dewan tersebut terpaku menunggu jawapan dari lelaki tersebut.
Lalu lelaki itu menjawab:
”Seiring waktu berlalu, orang tua saya akan pergi meninggalkan saya. Manakala anak jika sudah dewasa akan berkahwin, dan juga pasti akan meninggalkan saya.
Sedangkan yang benar-benar boleh menemani saya dalam hidup ini hanyalah ISTERI saya.
Orang tua dan anak bukan saya yang memilih. Akan tetapi Allah yang menganugerahkannya.
Sedangkan ISTERI, sayalah yang memilih dari sekian banyak wanita yang ada di dunia ini.”
Semoga kita semua boleh mengambil hikmah dari cerita di atas. Sayangilah isteri anda..! Sayangilah dia serta kasihanilah dia..!
Bantu dia membena kehidupannya di Akhirat. Mudahkan kerjanya! Ringankan tanggungjawabnya!
Hidupkan suasana yang memudahkan dia beramal di dalam rumahnya sendiri. Jauhi kelalaian dan kesia-siaan yang merugikan masa dia dan anak-anak.
Pastikan isteri kita dididik menjaga solatnya Awal Waktu. Quran dibaca hari-hari. Taklim Rumah dibuat. Tahajud zikir doa dijaga.
Anak-anak dididik dengan sunnah. Hidup sederhana dan sentiasa menjadi penggalak ahli keluarga berkurban untuk Agama.
S E D I A K A N W A N I T A
U N T U K M E N D I A M I
S Y U R G A F I R D A U S
D I A K H I R A T K E L A K
I S T E R I K U L A H
P E N D I D I K T E R B A I K
B A G I A N A K - A N A K K U
Di dewan, seorang penceramah mengadakan permainan kecil kepada tetamu yang sudah berkeluarga dan meminta seorang datang ke depan.
PENCERAMAH: ”Tulis 10 nama orang yang paling rapat dengan anda.”
Lalu lelaki tersebut menuliskan 10 nama. Ada nama jiran, orang tua, teman kerja, sahabat, anak dan juga isterinya serta seterusnya.
PENCERAMAH: "Sekarang sila pilih 7 di antaranya yang anda ingin hidup terus bersamanya."
Lelaki itu memadam 3 nama yang ditulisnya tadi.
PENCERAMAH: "Sekarang keluarkan 2 nama lagi, sehingga tinggal 5 nama sahaja di papan tersebut..!"
PENCERAMAH : “Keluarkan 2 nama lagi..!”
Maka tinggal 3 nama, iaitu nama orang tuanya, nama anaknya dan nama isterinya.
Suasana dewan menjadi hening. Mereka berfikir semua sudah selesai dan tak ada lagi yang harus dipilih.
Tiba-tiba PENCERAMAH berkata: “Silakan padam 1 nama lagi..!”
Lelaki itu dengan perlahan-lahan mengambil keputusan yang sulit dan memadamkan nama orang tuanya.
PENCERAMAH : "Sila padamkan 1 nama lagi!"
Lelaki tersebut menjadi bingung. Kemudian mengangkat tangannya dan dengan berat hati mulai memadamkan nama anaknya dan lelaki itu pun menangis.
Setelah suasana tenang, penceramah bertanya kepada lelaki itu,
"Kenapa tuan tidak memilih orang tuamu yang telah melahirkan dan membesarkan kamu?
Tidak juga memilih anak dari darah daging anda sendiri? Sedangkan isteri itu dapat kau cari lagi?"
Semua orang di dalam dewan tersebut terpaku menunggu jawapan dari lelaki tersebut.
Lalu lelaki itu menjawab:
”Seiring waktu berlalu, orang tua saya akan pergi meninggalkan saya. Manakala anak jika sudah dewasa akan berkahwin, dan juga pasti akan meninggalkan saya.
Sedangkan yang benar-benar boleh menemani saya dalam hidup ini hanyalah ISTERI saya.
Orang tua dan anak bukan saya yang memilih. Akan tetapi Allah yang menganugerahkannya.
Sedangkan ISTERI, sayalah yang memilih dari sekian banyak wanita yang ada di dunia ini.”
Semoga kita semua boleh mengambil hikmah dari cerita di atas. Sayangilah isteri anda..! Sayangilah dia serta kasihanilah dia..!
Bantu dia membena kehidupannya di Akhirat. Mudahkan kerjanya! Ringankan tanggungjawabnya!
Hidupkan suasana yang memudahkan dia beramal di dalam rumahnya sendiri. Jauhi kelalaian dan kesia-siaan yang merugikan masa dia dan anak-anak.
Pastikan isteri kita dididik menjaga solatnya Awal Waktu. Quran dibaca hari-hari. Taklim Rumah dibuat. Tahajud zikir doa dijaga.
Anak-anak dididik dengan sunnah. Hidup sederhana dan sentiasa menjadi penggalak ahli keluarga berkurban untuk Agama.
S E D I A K A N W A N I T A
U N T U K M E N D I A M I
S Y U R G A F I R D A U S
D I A K H I R A T K E L A K
KENAPA KITA BERTEMU
Kiriman: H. Muhammad
Sahabat/Teman2........ Pernahkah berfikir kenapa kita dipertemukan?
Allah mempertemukan kita untuk satu alasan. Entah untuk memberi atau menerima. Entah untuk belajar atau mengajarkan. Entah untuk bercerita atau mendengarkan. Entah untuk sesaat atau selamanya. Entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya sekedarnya. Semua tidak ada yang sia-sia, karena Allah yang mempertemukan.
Hidup kita saling bertaut, bersinggungan. Bisa jadi kehadiran kita adalah jawaban atas do'a-do'a sahabat kita, sebagaimana mereka pun adalah jawaban atas do'a-do'a kita. Jika sudah menjadi takdir Allah, meski dengan jarak beribu-ribu kilometer kita tetap akan dipertemukan, dalam satu ikatan bernama "Ukhuwah".
Disini, selalu membuatku ingin tetap tinggal, didalam hati dan do'a-do'a sahabat. Sampai detik ini kita hebat. Detik berikutnya terserah, semoga makin hebat :)
Sahabat.. Jika diakhirat nanti tidak kalian temukan aku di dalam syurga bersama kalian, maka bertanyalah kepada Allah dimana aku, dan mohonlah kepada-Nya agar aku dimasukkan kedalam Syurga bersama kalian.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :
Apabila penghuni syurga telah masuk ke dalam syurga, lalu mereka tidak menemui sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu sewaktu di dunia. Mereka pun bertanya kepada Allah tentang sahabat mereka, "Ya Rabb, kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di dunia shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami." Lalu Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman : "Pergilah kamu ke neraka, lalu keluarkanlah sahabat-sahabatmu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar zarah." (HR. Ibnul Mubarok)
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :
Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah terdapat orang-orang yang bukan Nabi, dan bukan pula Syuhada. Tetapi para nabi dan syuhada cemburu pada mereka di hari kiamat nanti, disebabkan kedudukan yang diberikan Allah kepada mereka. "Ya Rasulullah, beritahukanlah kepada kami, siapa mereka?" Ujar sahabat, "Agar kami bisa turut mencintai mereka." Lalu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam menjawab : “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah tanpa ada hubungan keluarga dan nasab di antara mereka. Demi Allah, wajah-wajah mereka pada hari itu bersinar bagaikan cahaya di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Mereka tidak takut di saat manusia takut, dan mereka tidak sedih di saat manusia sedih.” (HR. Abu Dawud)
Kemudian Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam membacakan ayat Al-Qur'an : "Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati". (QS. Yunus : 62)
Dalam Hadits lain disebutkan :
Di sekitar Arsy Allah ada menara-menara dari cahaya, didalamnya terdapat orang-orang yang pakaiannya dari cahaya, wajah-wajah mereka bercahaya, mereka bukan Nabi atau pun Syuhada. Para Nabi dan syuhada iri kepada mereka. Ketika ditanya para sahabat, “Siapakah mereka itu ya Rasulullah?” Lalu Rasulullah menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, dan saling berkunjung karena Allah.”
(HR. Tirmidzi)
[11:14 p/s 26/06/2015] +62 821-1290-7731: Tiba-tiba Abu bakar berdiri menghalangi Akasyah sambil
berkata: "Wahai Akasyah kalau kamu hendak mukul, pukullah aku. Aku orang yang pertama beriman dengan apa yang Rasulullah SAW sampaikan. Akulah temannya di kala suka dan duka. Kalau engkau hendak mukul, maka pukullah aku".
Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW: "Duduklah wahai Abu Bakar. Ini antara aku dengan Akasyah".
Akasyah menuju kehadapan Rasulullah. Kemudian Umar berdiri menghalangi Akasyah sambil berkata:
"Akasyah, kalau engkau mau mukul, pukullah aku. Dulu memang aku tidak suka mendengar nama Muhammad, bahkan aku pernah berniat untuk menyakitinya, itu dulu. Sekarang tidak boleh ada seorangpun yang berani menyakiti Muhammad. Kalau engkau mau menyakiti Rasulullah, maka
sakitilah aku dulu."
Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Umar. Ini urusan antara aku dengan Akasyah".
Akasyah menuju kehadapan Rasulullah, tiba-tiba berdiri Ali bin Abu Talib sepupu dan menantu Rasulullah SAW.
Dia menghalangi Akasyah sambil berkata: "Akasyah, pukullah aku wahai Akasyah. Darah yang sama mengalir pada tubuhku ini wahai Akasyah".
Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Ali, ini urusan antara aku dengan Akasyah" .
Akasyah menuju kehadapan Rasulullah. Tiba-tiba tanpa disangka, bangunlah kedua cucu kesayangan Rasulullah SAW yaitu Hasan dan Husen. Mereka berdua merayu dan meronta. "Wahai Paman, pukullah kami Paman. Kakek kami sedang sakit, pukullah kami wahai Paman. Sesungguhnya kami ini adalah cucu kesayangan Rasulullah, pukullah kami wahai Paman."
Lalu Rasulullah SAW berkata: "Wahai cucu-cucu kesayanganku,
duduklah kalian. Ini urusan Kakek dengan Paman Akasyah".
Begitu sampai di tangga mimbar, dengan tegasnya Akasyah berkata:
"Bagaimana aku mau memukul engkau ya Rasulullah. Engkau duduk di atas dan aku di bawah. Kalau engkau mau aku pukul, maka turunlah ke bawa sini."
Rasulullah SAW memang manusia terbaik. Rasullah meminta beberapa sahabat memapahnya ke bawah. Rasulullah didudukkan pada sebuah kursi, lalu dengan suara tegas Akasyah berkata lagi:
"Dulu waktu engkau memukul aku, aku tidak memakai baju Ya Rasulullah"
Tanpa berlama-lama dalam keadaan lemah, Rasulullah membuka bajunya. Kemudian terlihatlah tubuh Rasulullah yang sangat indah, sedang beberapa buah batu terikat di perut Rasulullah pertanda Rasulullah sedang menahan lapar.
Kemudian Rasulullah SAW berkata:
"Wahai Akasyah, bersegeralah dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Nanti Allah akan murka padamu."
Akasyah terus menghampiri Rasulullah SAW, tangan yang memegang cemeti untuk dipukulkan ke tubuh Rasulullah SAW, rupanya dilempar cemeti itu sambil terus memeluk tubuh Rasulullah SAW seerat-eratnya. Sambil berteriak menangis, Akasyah berkata:
"Ya Rasulullah, ampunkanlah aku, maafkanlah aku, mana ada manusia yang sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah. Sengaja aku melakukannya agar aku dapat merapatkan tubuhku dengan tubuhmu. Karena sesungguhnya aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka. Dan sesungguhnya aku takut dengan api neraka. Maafkanlah aku ya Rasulullah."
Rasulullah SAW dalam keadaan sakit berkata:
"Wahai sahabat-sahabatku semua, kalau kalian ingin melihat ahli Syurga, maka lihatlah Akasyah"
Semua sahabat meneteskan air mata. Kemudian para sahabat
bergantian memeluk Rasulullah SAW.
Meski sudah sering membaca dan mendengar kisah ini berulang-ulang, tetap saja menangis. Semoga tetesan air mata kita dapat membuktikan kecintaan kita kepada kekasih Allah Nabi Muhammad SAW dan kita dapat mencontoh perilaku Rasulullah SAW
Maaf Yok keputus ada gangguan...๐
Sahabat/Teman2........ Pernahkah berfikir kenapa kita dipertemukan?
Allah mempertemukan kita untuk satu alasan. Entah untuk memberi atau menerima. Entah untuk belajar atau mengajarkan. Entah untuk bercerita atau mendengarkan. Entah untuk sesaat atau selamanya. Entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya sekedarnya. Semua tidak ada yang sia-sia, karena Allah yang mempertemukan.
Hidup kita saling bertaut, bersinggungan. Bisa jadi kehadiran kita adalah jawaban atas do'a-do'a sahabat kita, sebagaimana mereka pun adalah jawaban atas do'a-do'a kita. Jika sudah menjadi takdir Allah, meski dengan jarak beribu-ribu kilometer kita tetap akan dipertemukan, dalam satu ikatan bernama "Ukhuwah".
Disini, selalu membuatku ingin tetap tinggal, didalam hati dan do'a-do'a sahabat. Sampai detik ini kita hebat. Detik berikutnya terserah, semoga makin hebat :)
Sahabat.. Jika diakhirat nanti tidak kalian temukan aku di dalam syurga bersama kalian, maka bertanyalah kepada Allah dimana aku, dan mohonlah kepada-Nya agar aku dimasukkan kedalam Syurga bersama kalian.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :
Apabila penghuni syurga telah masuk ke dalam syurga, lalu mereka tidak menemui sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu sewaktu di dunia. Mereka pun bertanya kepada Allah tentang sahabat mereka, "Ya Rabb, kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di dunia shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami." Lalu Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman : "Pergilah kamu ke neraka, lalu keluarkanlah sahabat-sahabatmu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar zarah." (HR. Ibnul Mubarok)
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :
Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah terdapat orang-orang yang bukan Nabi, dan bukan pula Syuhada. Tetapi para nabi dan syuhada cemburu pada mereka di hari kiamat nanti, disebabkan kedudukan yang diberikan Allah kepada mereka. "Ya Rasulullah, beritahukanlah kepada kami, siapa mereka?" Ujar sahabat, "Agar kami bisa turut mencintai mereka." Lalu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam menjawab : “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah tanpa ada hubungan keluarga dan nasab di antara mereka. Demi Allah, wajah-wajah mereka pada hari itu bersinar bagaikan cahaya di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Mereka tidak takut di saat manusia takut, dan mereka tidak sedih di saat manusia sedih.” (HR. Abu Dawud)
Kemudian Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam membacakan ayat Al-Qur'an : "Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati". (QS. Yunus : 62)
Dalam Hadits lain disebutkan :
Di sekitar Arsy Allah ada menara-menara dari cahaya, didalamnya terdapat orang-orang yang pakaiannya dari cahaya, wajah-wajah mereka bercahaya, mereka bukan Nabi atau pun Syuhada. Para Nabi dan syuhada iri kepada mereka. Ketika ditanya para sahabat, “Siapakah mereka itu ya Rasulullah?” Lalu Rasulullah menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, dan saling berkunjung karena Allah.”
(HR. Tirmidzi)
[11:14 p/s 26/06/2015] +62 821-1290-7731: Tiba-tiba Abu bakar berdiri menghalangi Akasyah sambil
berkata: "Wahai Akasyah kalau kamu hendak mukul, pukullah aku. Aku orang yang pertama beriman dengan apa yang Rasulullah SAW sampaikan. Akulah temannya di kala suka dan duka. Kalau engkau hendak mukul, maka pukullah aku".
Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW: "Duduklah wahai Abu Bakar. Ini antara aku dengan Akasyah".
Akasyah menuju kehadapan Rasulullah. Kemudian Umar berdiri menghalangi Akasyah sambil berkata:
"Akasyah, kalau engkau mau mukul, pukullah aku. Dulu memang aku tidak suka mendengar nama Muhammad, bahkan aku pernah berniat untuk menyakitinya, itu dulu. Sekarang tidak boleh ada seorangpun yang berani menyakiti Muhammad. Kalau engkau mau menyakiti Rasulullah, maka
sakitilah aku dulu."
Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Umar. Ini urusan antara aku dengan Akasyah".
Akasyah menuju kehadapan Rasulullah, tiba-tiba berdiri Ali bin Abu Talib sepupu dan menantu Rasulullah SAW.
Dia menghalangi Akasyah sambil berkata: "Akasyah, pukullah aku wahai Akasyah. Darah yang sama mengalir pada tubuhku ini wahai Akasyah".
Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Ali, ini urusan antara aku dengan Akasyah" .
Akasyah menuju kehadapan Rasulullah. Tiba-tiba tanpa disangka, bangunlah kedua cucu kesayangan Rasulullah SAW yaitu Hasan dan Husen. Mereka berdua merayu dan meronta. "Wahai Paman, pukullah kami Paman. Kakek kami sedang sakit, pukullah kami wahai Paman. Sesungguhnya kami ini adalah cucu kesayangan Rasulullah, pukullah kami wahai Paman."
Lalu Rasulullah SAW berkata: "Wahai cucu-cucu kesayanganku,
duduklah kalian. Ini urusan Kakek dengan Paman Akasyah".
Begitu sampai di tangga mimbar, dengan tegasnya Akasyah berkata:
"Bagaimana aku mau memukul engkau ya Rasulullah. Engkau duduk di atas dan aku di bawah. Kalau engkau mau aku pukul, maka turunlah ke bawa sini."
Rasulullah SAW memang manusia terbaik. Rasullah meminta beberapa sahabat memapahnya ke bawah. Rasulullah didudukkan pada sebuah kursi, lalu dengan suara tegas Akasyah berkata lagi:
"Dulu waktu engkau memukul aku, aku tidak memakai baju Ya Rasulullah"
Tanpa berlama-lama dalam keadaan lemah, Rasulullah membuka bajunya. Kemudian terlihatlah tubuh Rasulullah yang sangat indah, sedang beberapa buah batu terikat di perut Rasulullah pertanda Rasulullah sedang menahan lapar.
Kemudian Rasulullah SAW berkata:
"Wahai Akasyah, bersegeralah dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Nanti Allah akan murka padamu."
Akasyah terus menghampiri Rasulullah SAW, tangan yang memegang cemeti untuk dipukulkan ke tubuh Rasulullah SAW, rupanya dilempar cemeti itu sambil terus memeluk tubuh Rasulullah SAW seerat-eratnya. Sambil berteriak menangis, Akasyah berkata:
"Ya Rasulullah, ampunkanlah aku, maafkanlah aku, mana ada manusia yang sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah. Sengaja aku melakukannya agar aku dapat merapatkan tubuhku dengan tubuhmu. Karena sesungguhnya aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka. Dan sesungguhnya aku takut dengan api neraka. Maafkanlah aku ya Rasulullah."
Rasulullah SAW dalam keadaan sakit berkata:
"Wahai sahabat-sahabatku semua, kalau kalian ingin melihat ahli Syurga, maka lihatlah Akasyah"
Semua sahabat meneteskan air mata. Kemudian para sahabat
bergantian memeluk Rasulullah SAW.
Meski sudah sering membaca dan mendengar kisah ini berulang-ulang, tetap saja menangis. Semoga tetesan air mata kita dapat membuktikan kecintaan kita kepada kekasih Allah Nabi Muhammad SAW dan kita dapat mencontoh perilaku Rasulullah SAW
Maaf Yok keputus ada gangguan...๐
Sekilas Tentang Syech Siti Jenar
Kiriman: H. Muhammad.
1. Menganggap bahwa Syaikh Siti Jenar berasal dari cacing. Sejarah ini bertentangan dgn akal sehat manusia dan Syari’at Islam. Tidak ada bukti referensi yg kuat bahwa Syaikh Siti Jenar berasal dari cacing. Ini adalah sejarah bohong. Dalam sebuah naskah klasik, Serat Candhakipun Riwayat jati ; Alih aksara; Perpustakaan Daerah Propinsi Jawa Tengah, 2002, hlm.1, cerita yg masih sangat populer tersebut dibantah secara tegas, “Wondene kacariyos yen Lemahbang punika asal saking cacing, punika ded, sajatosipun inggih pancen manungsa darah alit kemawon, griya ing dhusun Lemahbang.” Adapun diceritakan kalau. Lemah Abang (Syekh Siti Jenar) itu berasal dari cacing itu salah. Sebenarnya ia memang manusia yg akrab dgn rakyat jelata, bertempat tinggal di desa Lemah Abang
2. Ajaran “Manunggaling Kawulo Gusti” yg di identikkan kpd Syaikh Siti Jenar oleh beberapa penulis sejarah Syaikh Siti Jenar adalah bohong, tidak berdasar alias ngawur. Istilah itu berasal dari Kitab-kitab Primbon Jawa. Padahal dalam Suluk Syaikh Siti Jenar, beliau menggunakan kalimat
“Fana’ wal Baqa’”. Fana’ Wal Baqa’ sangat berbeda penafsirannya dgn
Manunggaling Kawulo Gusti. Istilah Fana Wal Baqa’ merupakan ajaran tauhid yg merujuk pada Firman Allah: ”Kullu syai’in
Haalikun Illa Wajhahu”, artinya “Segala sesuatu itu akan rusak dan binasa kecuali Dzat Allah”.
Syaikh Siti Jenar adalah penganut ajaran Tauhid Sejati, Tauhid Fana’
wal Baqa’, Tauhid Qur’ani dan Tauhid Syar’iy.
3. Dalam beberapa buku diceritakan bahwa Syaikh Siti Jenar meninggalkan Sholat, Puasa Ramadhan, Sholat Jum’at, Haji dsb.
Syaikh Burhanpuri dalam Risalah
Burhanpuri halaman 19 membantahnya, ia berkata, “Saya berguru kepada Syaikh Siti
Jenar selama 9 tahun, saya melihat dgn mata kepala saya sendiri, bahwa dia adalah pengamal Syari’at Islam Sejati, bahkan sholat sunnah yg dilakukan Syaikh Siti Jenar adalah lebih banyak dari pada manusia biasa. Tidak pernah bibirnya berhenti berdzikir “Allah..Allah..Allah” dan
membaca Shalawat nabi, tidak pernah ia putus puasa Daud, Senin-Kamis, puasa Yaumul Bidh, dan tidak pernah saya melihat dia meninggalkan sholat Jum’at”.
4. Beberapa penulis telah menulis bahwa kematian Syaikh Siti Jenar, dibunuh oleh Wali Songo, dan mayatnya berubah menjadi anjing. Bantahan saya: “Ini suatu penghinaan kpd seorang Waliyullah, seorang cucu Rasulullah. Sungguh amat keji dan biadab seseorang yg menyebut Syaikh Siti Jenar lahir dari cacing dan meninggal jadi anjing. Jika ada penulis menuliskan seperti itu berarti dia tidak bisa berfikir jernih. Dalam teori Antropologi atau Biologi Quantum sekalipun. Manusia lahir dari manusia dan akan wafat sbg manusia.
Maka saya meluruskan riwayat ini berdasarkan riwayat para ulama, kyai atau ajengan yg terpercaya kewara’annya. Mereka berkata bahwa Syaikh Siti Jenar meninggal dalam kondisi sedang bersujud di Pengimaman Masjid Agung Cirebon. Setelah sholat Tahajjud. Dan para santri baru mengetahuinya saat akan melaksanakan sholat shubuh.
5. Cerita bahwa Syaikh Siti Jenar dibunuh oleh Sembilan Wali adalah bohong. Tidak memiliki literatur primer. Cerita itu hanyalah cerita fiktif yang ditambah-tambahi, agar kelihatan dahsyat, dan laku bila dijadikan film atau sinetron. Bantahan saya: Wali Songo adalah penegak Syari’at Islam di tanah Jawa. Padahal dlm Maqaashidus syarii’ah diajarkan bahwa Islam itu memelihara kehidupan [Hifzhun Nasal wal Hayaah]. Tidak boleh membunuh seorang jiwa yg mukmin yg di dalam hatinya ada Iman kpd Allah. Tidaklah mungkin 9 waliyullah yg suci dari keturunan Nabi Muhammad akan membunuh waliyullah dari keturunan yg sama. Tidak bisa diterima akal sehat.
Penghancuran sejarah ini, menurut ahli Sejarah Islam Indonesia (Azyumardi Azra) adalah ulah Penjajah Belanda, untuk memecah belah umat Islam agar selalu bertikai antara Sunni dgn Syi’ah, antara Ulama’ Syari’at dgn Ulama’ Hakikat.
1. Menganggap bahwa Syaikh Siti Jenar berasal dari cacing. Sejarah ini bertentangan dgn akal sehat manusia dan Syari’at Islam. Tidak ada bukti referensi yg kuat bahwa Syaikh Siti Jenar berasal dari cacing. Ini adalah sejarah bohong. Dalam sebuah naskah klasik, Serat Candhakipun Riwayat jati ; Alih aksara; Perpustakaan Daerah Propinsi Jawa Tengah, 2002, hlm.1, cerita yg masih sangat populer tersebut dibantah secara tegas, “Wondene kacariyos yen Lemahbang punika asal saking cacing, punika ded, sajatosipun inggih pancen manungsa darah alit kemawon, griya ing dhusun Lemahbang.” Adapun diceritakan kalau. Lemah Abang (Syekh Siti Jenar) itu berasal dari cacing itu salah. Sebenarnya ia memang manusia yg akrab dgn rakyat jelata, bertempat tinggal di desa Lemah Abang
2. Ajaran “Manunggaling Kawulo Gusti” yg di identikkan kpd Syaikh Siti Jenar oleh beberapa penulis sejarah Syaikh Siti Jenar adalah bohong, tidak berdasar alias ngawur. Istilah itu berasal dari Kitab-kitab Primbon Jawa. Padahal dalam Suluk Syaikh Siti Jenar, beliau menggunakan kalimat
“Fana’ wal Baqa’”. Fana’ Wal Baqa’ sangat berbeda penafsirannya dgn
Manunggaling Kawulo Gusti. Istilah Fana Wal Baqa’ merupakan ajaran tauhid yg merujuk pada Firman Allah: ”Kullu syai’in
Haalikun Illa Wajhahu”, artinya “Segala sesuatu itu akan rusak dan binasa kecuali Dzat Allah”.
Syaikh Siti Jenar adalah penganut ajaran Tauhid Sejati, Tauhid Fana’
wal Baqa’, Tauhid Qur’ani dan Tauhid Syar’iy.
3. Dalam beberapa buku diceritakan bahwa Syaikh Siti Jenar meninggalkan Sholat, Puasa Ramadhan, Sholat Jum’at, Haji dsb.
Syaikh Burhanpuri dalam Risalah
Burhanpuri halaman 19 membantahnya, ia berkata, “Saya berguru kepada Syaikh Siti
Jenar selama 9 tahun, saya melihat dgn mata kepala saya sendiri, bahwa dia adalah pengamal Syari’at Islam Sejati, bahkan sholat sunnah yg dilakukan Syaikh Siti Jenar adalah lebih banyak dari pada manusia biasa. Tidak pernah bibirnya berhenti berdzikir “Allah..Allah..Allah” dan
membaca Shalawat nabi, tidak pernah ia putus puasa Daud, Senin-Kamis, puasa Yaumul Bidh, dan tidak pernah saya melihat dia meninggalkan sholat Jum’at”.
4. Beberapa penulis telah menulis bahwa kematian Syaikh Siti Jenar, dibunuh oleh Wali Songo, dan mayatnya berubah menjadi anjing. Bantahan saya: “Ini suatu penghinaan kpd seorang Waliyullah, seorang cucu Rasulullah. Sungguh amat keji dan biadab seseorang yg menyebut Syaikh Siti Jenar lahir dari cacing dan meninggal jadi anjing. Jika ada penulis menuliskan seperti itu berarti dia tidak bisa berfikir jernih. Dalam teori Antropologi atau Biologi Quantum sekalipun. Manusia lahir dari manusia dan akan wafat sbg manusia.
Maka saya meluruskan riwayat ini berdasarkan riwayat para ulama, kyai atau ajengan yg terpercaya kewara’annya. Mereka berkata bahwa Syaikh Siti Jenar meninggal dalam kondisi sedang bersujud di Pengimaman Masjid Agung Cirebon. Setelah sholat Tahajjud. Dan para santri baru mengetahuinya saat akan melaksanakan sholat shubuh.
5. Cerita bahwa Syaikh Siti Jenar dibunuh oleh Sembilan Wali adalah bohong. Tidak memiliki literatur primer. Cerita itu hanyalah cerita fiktif yang ditambah-tambahi, agar kelihatan dahsyat, dan laku bila dijadikan film atau sinetron. Bantahan saya: Wali Songo adalah penegak Syari’at Islam di tanah Jawa. Padahal dlm Maqaashidus syarii’ah diajarkan bahwa Islam itu memelihara kehidupan [Hifzhun Nasal wal Hayaah]. Tidak boleh membunuh seorang jiwa yg mukmin yg di dalam hatinya ada Iman kpd Allah. Tidaklah mungkin 9 waliyullah yg suci dari keturunan Nabi Muhammad akan membunuh waliyullah dari keturunan yg sama. Tidak bisa diterima akal sehat.
Penghancuran sejarah ini, menurut ahli Sejarah Islam Indonesia (Azyumardi Azra) adalah ulah Penjajah Belanda, untuk memecah belah umat Islam agar selalu bertikai antara Sunni dgn Syi’ah, antara Ulama’ Syari’at dgn Ulama’ Hakikat.
Bila Wanita Tarawih
Kiriman: Mukhlas.
Bila Wanita Tarawih Di Masjid.
Wanita lebih utama shalat di rumah..
Tarawih juga..
Namun bila ia hendak ke masjid, maka tidak mengapa..
Dengan menjaga beberapa perkara, di antaranya:
A. Hijab Sempurna.
ุงُّููู ุณُุจุญَููุงَُูู َูุชَุนَุงَูู
berfirman,
ُูุฏَِْْููู ุนَََِّْูููู ู ِْู ุฌَูุงَุจِْูุจَِِّูู
“Hendaknya mereka mengulurkan jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka” (QS al-Ahzaab: 59)
Sebagaimana saat shalat, hendaklah demikian pula pakaian yang dikenakan saat menuju masjid tempat shalat.
B. Tanpa Wewangian.
ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
bersabda,
ูุงَ ุชَู َْูุนُูุง ุฅِู َุงุกَ ุงَِّููู ู َุณَุงุฌِุฏَ ุงَِّููู ََِْูููู َِููุฎْุฑُุฌَْู ََُّููู ุชَِููุงَุชٌ
“Janganlah kalian melarang hamba-hamba perempuan ุงَُّููู (kaum wanita) untuk menuju masjid-masjid ุงَُّููู ..
Namun hendaknya mereka keluar tanpa memakai wewangian..” (Shahih, HR. Abu Daud, al-Irwa' 515 al-Albani)
C. Shalatnya Tidak Diterima.
ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
bersabda,
ู َุง ู ِِู ุงู ْุฑَุฃَุฉٍ ุชَุฎْุฑُุฌُ ุฅَِูู ุงْูู َุณْุฌِุฏِ ุชَุนْุตُِู ุฑِูุญَُูุง ََْูููุจَُู ุงَُّููู ู َِْููุง ุตَูุงَุชََูุง ุญَุชَّู ุชَุฑْุฌِุนَ ุฅَِูู ุจَْูุชَِูุง َูุชَุบْุชَุณَِู
“Seorang wanita yang keluar rumah menuju masjid dan menyebar aroma wewangiannya..
tidaklah akan diterima ุงَُّููู atas shalatnya hingga ia kembali ke rumah lalu mandi..” (Shahih, HR. al-Baihaqi)
Wanita.. Shalatnya lebih utama di rumah..
Bila pun berkeinginan shalat di masjid..
Jaga hijab dan tanpa wewangian..
Tujuan kita beribadah agar mendapat ridha ุงُّููู ุณُุจุญَููุงَُูู َูุชَุนَุงَูู
Jangan sampai malah menuai murkaNya.
َูุงُّููู ุฃุนَูู ุจِุงูุตََّูุงุจ
ูุตูู ุงููู ูุณูู ูุจุงุฑู ุนูู ูุจููุง ู ุญู ุฏ ูุขูู ูุตุญุจู ุฃุฌู ุนูู، ูุขุฎุฑ ุฏุนูุงูุง ุฃู ุงูุญู ุฏ ููู ุฑุจ ุงูุนุงูู ูู
ู ุฎูุงุต ุงْูุฃู ุฉ ุงูู ูุฏูุฑุฉ
Bila Wanita Tarawih Di Masjid.
Wanita lebih utama shalat di rumah..
Tarawih juga..
Namun bila ia hendak ke masjid, maka tidak mengapa..
Dengan menjaga beberapa perkara, di antaranya:
A. Hijab Sempurna.
ุงُّููู ุณُุจุญَููุงَُูู َูุชَุนَุงَูู
berfirman,
ُูุฏَِْْููู ุนَََِّْูููู ู ِْู ุฌَูุงَุจِْูุจَِِّูู
“Hendaknya mereka mengulurkan jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka” (QS al-Ahzaab: 59)
Sebagaimana saat shalat, hendaklah demikian pula pakaian yang dikenakan saat menuju masjid tempat shalat.
B. Tanpa Wewangian.
ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
bersabda,
ูุงَ ุชَู َْูุนُูุง ุฅِู َุงุกَ ุงَِّููู ู َุณَุงุฌِุฏَ ุงَِّููู ََِْูููู َِููุฎْุฑُุฌَْู ََُّููู ุชَِููุงَุชٌ
“Janganlah kalian melarang hamba-hamba perempuan ุงَُّููู (kaum wanita) untuk menuju masjid-masjid ุงَُّููู ..
Namun hendaknya mereka keluar tanpa memakai wewangian..” (Shahih, HR. Abu Daud, al-Irwa' 515 al-Albani)
C. Shalatnya Tidak Diterima.
ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
bersabda,
ู َุง ู ِِู ุงู ْุฑَุฃَุฉٍ ุชَุฎْุฑُุฌُ ุฅَِูู ุงْูู َุณْุฌِุฏِ ุชَุนْุตُِู ุฑِูุญَُูุง ََْูููุจَُู ุงَُّููู ู َِْููุง ุตَูุงَุชََูุง ุญَุชَّู ุชَุฑْุฌِุนَ ุฅَِูู ุจَْูุชَِูุง َูุชَุบْุชَุณَِู
“Seorang wanita yang keluar rumah menuju masjid dan menyebar aroma wewangiannya..
tidaklah akan diterima ุงَُّููู atas shalatnya hingga ia kembali ke rumah lalu mandi..” (Shahih, HR. al-Baihaqi)
Wanita.. Shalatnya lebih utama di rumah..
Bila pun berkeinginan shalat di masjid..
Jaga hijab dan tanpa wewangian..
Tujuan kita beribadah agar mendapat ridha ุงُّููู ุณُุจุญَููุงَُูู َูุชَุนَุงَูู
Jangan sampai malah menuai murkaNya.
َูุงُّููู ุฃุนَูู ุจِุงูุตََّูุงุจ
ูุตูู ุงููู ูุณูู ูุจุงุฑู ุนูู ูุจููุง ู ุญู ุฏ ูุขูู ูุตุญุจู ุฃุฌู ุนูู، ูุขุฎุฑ ุฏุนูุงูุง ุฃู ุงูุญู ุฏ ููู ุฑุจ ุงูุนุงูู ูู
ู ุฎูุงุต ุงْูุฃู ุฉ ุงูู ูุฏูุฑุฉ
WASPADA JIN
Kiriman: H. Muhammad.
WASPADA JIN (Jamaah Islam Nusantara)
Sebuah kelompok Islam liberal yg di bentuk dan mendapat respon persetujuan dari menteri agama dan presiden agar mengembangkan doktrin sesat mereka di khalayak muslimin indonesia, di antara doktrin mreka adalah :
- tidak perlu ada ucapan Assalamu'alaikum dan hrus di ganti dgn "salam sejahtera" agar lebih umum dan menusantara
- Baca Qur'an itu tak boleh dgn bahasa arab cukup bahasa terjemah aja krn Islam bukan milik arab saja jadi Islam harus mengikuti bahasa masyarakat pribumi di mana ia berada
- Melarang wanita muslimah berjilbab dan bercadar, krn jilbab dr arab dan itu tdk menusantara kan Indonesia yg wanita nya dulu kala tak pernah berjilbab.
- Tilawah al Quran dilarang dgn menggunakan bahasa arab dan lagu al Quran yg tlah di sepakati ulama qiraat dan harus di baca dgn sesuai bahasa daerah masing2 beserta lagu nya di ganti dgn langgam yg ada di nusantara
- Tidak boleh memakai jubah dan sorban krn itu adat arab dan bertentangan dgn budaya nusantara
- Dilarang adzan menggunakan speaker krn sangat mengganggu umat agama lain di sekitar nya dan tidak menunjukkan sikap tololransi antar umat beragama
Dan masih bqnyak lagi doktrin nyeleneh JIN ini dan lucunya ketua PBNU, Said Aqil Siradj dan menteri agama menyetujuinya dan jokowi selaku pimpinan negara sangat mendukung tersebarnya paham JIN ini
Dan inilah negara indonesia yg sedikit demi sedikit pemudanya akan di murtadkan massal tanpa sadar
Rasulullah bersabda : Akan datang masa-masa di mana Islam dan al Quran tinggal nama (muttafaq alaih).
WASPADA JIN (Jamaah Islam Nusantara)
Sebuah kelompok Islam liberal yg di bentuk dan mendapat respon persetujuan dari menteri agama dan presiden agar mengembangkan doktrin sesat mereka di khalayak muslimin indonesia, di antara doktrin mreka adalah :
- tidak perlu ada ucapan Assalamu'alaikum dan hrus di ganti dgn "salam sejahtera" agar lebih umum dan menusantara
- Baca Qur'an itu tak boleh dgn bahasa arab cukup bahasa terjemah aja krn Islam bukan milik arab saja jadi Islam harus mengikuti bahasa masyarakat pribumi di mana ia berada
- Melarang wanita muslimah berjilbab dan bercadar, krn jilbab dr arab dan itu tdk menusantara kan Indonesia yg wanita nya dulu kala tak pernah berjilbab.
- Tilawah al Quran dilarang dgn menggunakan bahasa arab dan lagu al Quran yg tlah di sepakati ulama qiraat dan harus di baca dgn sesuai bahasa daerah masing2 beserta lagu nya di ganti dgn langgam yg ada di nusantara
- Tidak boleh memakai jubah dan sorban krn itu adat arab dan bertentangan dgn budaya nusantara
- Dilarang adzan menggunakan speaker krn sangat mengganggu umat agama lain di sekitar nya dan tidak menunjukkan sikap tololransi antar umat beragama
Dan masih bqnyak lagi doktrin nyeleneh JIN ini dan lucunya ketua PBNU, Said Aqil Siradj dan menteri agama menyetujuinya dan jokowi selaku pimpinan negara sangat mendukung tersebarnya paham JIN ini
Dan inilah negara indonesia yg sedikit demi sedikit pemudanya akan di murtadkan massal tanpa sadar
Rasulullah bersabda : Akan datang masa-masa di mana Islam dan al Quran tinggal nama (muttafaq alaih).
Selasa, 23 Juni 2015
ADAB TIDUR
Kiriman: Budi Arsa.
Duhai suami fahamilah isteri
Duhai isteri fahamilah suami
EMPAT PERKARA SEBELUM TIDUR WALAU SESIBUK MANAPUN DENGAN TUGAS HARIAN
Rasulullah berpesan kepada siti Aisyah ra.
“ Ya, Aisyah! Jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu :
1. Sebelum khatam al-Quran.
2. Sebelum menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat.
3. Sebelum para muslimin meredhai engkau.
4. Sebelum engkau melaksanakan haji dan umrah".
Bertanya Siti Aisyah :
“Ya Rasulullah ! bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika? “
Rasulullah tersenyum dan bersabda :
1. “Jika engkau akan tidur,bacalah surah al –Ikhlas tiga kali
Seakan-akan engkau telah meng-khatamkan Al-Quran
” Bismillaahirrahmaa nirrahiim,
‘Qul huallaahu ahad’ Allaah hussamad’
lam yalid walam yuulad’
walam yakul lahuu kufuwan ahad’ ( 3x ) “
2. "Bacalah shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku" maka kami semua akan memberimu syafaat di hari kiamat
“ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim, Allaahumma shallii ‘alaa saiyyidina Muhammad wa’alaa aalii saiyyidina Muhammad ( 3x ) “
3. “Beristighfarlah” untuk para mukminin maka mereka akan meredhai engkau
“ Astaghfirullaah hal 'adziim al ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaih ( 3x )
4. Dan perbanyaklah “bertasbih, bertahmid , bertahlil dan bertakbir” maka seakan-akan engkau telah melaksanakan ibadah haji dan umrah
“ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim
Subhanallaah Walhamdulillaah Walaa ilaaha illallaah hu wallah hu akbar "
( 3x )
Sampaikanlah kepada orang lain,
maka ini akan menjadi sedaqah jariah pada setiap orang yang anda kirimkan pesan ini, dan apabila kemudian dia mengamalkannya, maka kamu juga akan ikut mendapat pahalanya sampai hari kiamat... Aamiin
Duhai suami fahamilah isteri
Duhai isteri fahamilah suami
EMPAT PERKARA SEBELUM TIDUR WALAU SESIBUK MANAPUN DENGAN TUGAS HARIAN
Rasulullah berpesan kepada siti Aisyah ra.
“ Ya, Aisyah! Jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu :
1. Sebelum khatam al-Quran.
2. Sebelum menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat.
3. Sebelum para muslimin meredhai engkau.
4. Sebelum engkau melaksanakan haji dan umrah".
Bertanya Siti Aisyah :
“Ya Rasulullah ! bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika? “
Rasulullah tersenyum dan bersabda :
1. “Jika engkau akan tidur,bacalah surah al –Ikhlas tiga kali
Seakan-akan engkau telah meng-khatamkan Al-Quran
” Bismillaahirrahmaa nirrahiim,
‘Qul huallaahu ahad’ Allaah hussamad’
lam yalid walam yuulad’
walam yakul lahuu kufuwan ahad’ ( 3x ) “
2. "Bacalah shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku" maka kami semua akan memberimu syafaat di hari kiamat
“ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim, Allaahumma shallii ‘alaa saiyyidina Muhammad wa’alaa aalii saiyyidina Muhammad ( 3x ) “
3. “Beristighfarlah” untuk para mukminin maka mereka akan meredhai engkau
“ Astaghfirullaah hal 'adziim al ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaih ( 3x )
4. Dan perbanyaklah “bertasbih, bertahmid , bertahlil dan bertakbir” maka seakan-akan engkau telah melaksanakan ibadah haji dan umrah
“ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim
Subhanallaah Walhamdulillaah Walaa ilaaha illallaah hu wallah hu akbar "
( 3x )
Sampaikanlah kepada orang lain,
maka ini akan menjadi sedaqah jariah pada setiap orang yang anda kirimkan pesan ini, dan apabila kemudian dia mengamalkannya, maka kamu juga akan ikut mendapat pahalanya sampai hari kiamat... Aamiin
Senin, 22 Juni 2015
HORMATI ORANG PUASA
Dikirim: Lukman hakim.
Oleh: Tere Liye, diambil dari fanpage yang bersangkutan
12 TAHUN silam, saat saya baru lulus kuliah, saya sudah menemukan konsep baru yang sangat membingungkan ini: Orang-orang berpuasa diminta menghormati orang-orang yang tidak berpuasa. Maka, saat Ramadhan datang, apa salahnya jika tempat-tempat hiburan tetap buka, rumah makan tetap beroperasi penuh, dan sebagainya. Apa salahnya jika klub malam tetap beroperasi. Toh, mereka juga mencari makan, nafkah dari bisnis mereka.
Saya membaca tulisan itu di milist (zaman itu belum ada media sosial). Saya masih muda, masih tidak berpengalaman. Saat membaca tulisan tersebut, aduhai, isinya masuk akal sekali. Benar loh, kan kita berpuasa itu disuruh menahan diri, agar jadi lebih baik, masa’ kita akan tergoda saat melihat warung buka, masa’ kita akan tergoda saat melihat tempat hiburan ada di mana-mana? Full beroperasi. Kalau masih, berarti puasa kita nggak oke. Itu logika yang masuk akal sekali. Tapi saya bersyukur, saya tidak pernah membiarkan “logika” sendirian saat menentukan prinsip-prinsip yang akan saya gigit. Saya selalu memberikan kesempatan mendengarkan pendapat lain.
Baik. Itu mungkin masuk akal, orang-orang berpuasa disuruh menghormati orang-orang tidak berpuasa, tapi di mana poinnya? Apakah orang-orang yang berpuasa mengganggu kemaslahatan hidup orang-orang tidak berpuasa? Apakah orang-orang berpuasa ini punya potensi merusak? Sehingga harus ada tulisan, himbauan, pernyataan: kalian yang puasa, hormatilah orang yang tidak berpuasa. No way, man, itu logika yang bablas sekali. Saya tahu, ada banyak razia penuh kekerasan dilakukan kelompok tertentu atas tempat-tempat hiburan, warung-warung, dan lain-lain. Tapi itu bukan cerminan kelompok besar Muslim di negeri ini. Kelompok besarnya, bahkan tidak suka dengan cara-cara penuh kekerasan ini, pun tidak suka dengan kelompok ini.
Lantas siapa yang seharusnya menghormati?
Default dalam situasi ini adalah: ingatlah baik-baik, Ramadhan itu sudah ribuan tahun usianya, 1.434 tahun tepatnya. Bahkan perintah shaum, itu hampir seusia manusia di bumi ini, agama-agama terdahulu juga memilikinya. Kalau itu sebuah tradisi, maka dia lebih tua dibanding tradisi apapun yang kalian kenal, silahkan sebut tradisinya, puasa lebih tua. Maka, tidak pantas, manusia yang usianya paling rata-rata hanya 60 tahun, tiba-tiba mengkritisi puasa, memandangnya sebagai sesuatu yang artifisial, tidak penting, dan sebagainya. Ramadhan adalah bulan paling penting dalam agama Islam, jelas sekali posisinya.
Sama dengan sebuah komplek, itu komplek sudah 1.434 tahun punya tradisi tidak boleh memelihara hewan peliharaan. Kemudian datanglah keluarga baru, membawa hewan yang berisik sekali setiap malam. Siapa yang disuruh menghormati? Wow, warga satu komplek yang disuruh menghormati keluarga dengan hewan berisik? Demi alasan egaliter, HAM, kesetaraan, kebebasan, dan omong-kosong lainnya. Kalian tahu, ketika orang-orang tidak punya argumen substantif dalam hidup ini, maka senjata mereka memang hanya itu: kebebasan. Amunisi paling mudah saat melawan agama adalah: kebebasan. Hingga lupa, siapa sih yang over sekali menyikapi situasi ini?
Karena sejatinya, tidak ada pula yang menyuruh warung-warung full tutup, warung-warung makan cukup diberikan tirai saat bulan Ramadhan, semua baik2 saja. Itu lebih dari cukup. Lantas soal klub malam? Diskotik? Tempat2 menjual minuman keras? Kalian punya 11 bulan untuk melakukannya, diminta libur sebulan, apa susahnya? 11 bulan orang lain menghormati kalian melakukannya, maka tiba giliran 1 bulan, apa susahnya mengalah? Tidak perlu sampai ribut, sampai berantem, sampai dirazia, cukup kesadaran diri saja. Tidak ada yang meminta kalian tutup 12 bulan.
Kusutnya masalah ini, kadang yang mengotot sekali justeru sebenarnya beragam Islam. Orang-orang yang beragama lain, sudah otomatis menyesuaikan diri. Saya punya banyak teman2 non Islam, saat mereka makan siang, mereka dengan sangat respek minta izin, bisa menempatkan diri dengan baik. Hampir semua agama itu punya ibadah yang harus dihormati. Di Bali misalnya, saat Nyepi, mau agama apapun, semua orang diminta menghormati Nyepi. Tidak ada alasan: kebebasan, boleh dong saya hura-hura saat Nyepi.
Saya tahu, silahkan saja jika kalian tetap punya tapi, tapi dan tapi. Saya hanya mengingatkan: sekali orang-orang mulai terbiasa membalik-balik logika, dalam urusan ini, hanya soal waktu, besok lusa akan ada yang bilang: adzan di masjid itu mengganggu. Kemudian orang-orang akan mengangguk, mengamini, benar juga ya, kenapa harus teriak-teriak sih adzannya? Kenapa harus pakai speaker? Kan bisa pakai SMS, miskol, dan lainnya. Itu pemeluk agama Islam kok bego banget, tidak tahu teknologi.
Saat itu terjadi, maka silahkan tanggung dosanya, wahai kalian, orang-orang yang bangga sekali dengan logika hidupnya. Bangga sekali dengan kepintarannya berdebat, kalian—mungkin tanpa menyadarinya—telah memulai menggelindingkan bola salju agar orang2 lain mulai meninggalkan agamanya.
Terakhir, ada jutaan anak-anak kami yang baru belajar puasa Ramadhan ini, saat mereka pulang sekolah TK, SD, saat mereka habis-habisan menahan haus dan lapar, maka jika kalian yang keblinger sekali pintarnya tidak bisa melihat mozaik besar Ramadhan, maka lihatlah anak-anak ini, mereka sedang berusaha taat melaksanakan perintah agama—bahkan saat mereka belum tahu-menahu. Hormatilah anak-anak kami ini. Jangan suruh mereka menghormati orang-orang yang tidak berpuasa.
Oleh: Tere Liye, diambil dari fanpage yang bersangkutan
12 TAHUN silam, saat saya baru lulus kuliah, saya sudah menemukan konsep baru yang sangat membingungkan ini: Orang-orang berpuasa diminta menghormati orang-orang yang tidak berpuasa. Maka, saat Ramadhan datang, apa salahnya jika tempat-tempat hiburan tetap buka, rumah makan tetap beroperasi penuh, dan sebagainya. Apa salahnya jika klub malam tetap beroperasi. Toh, mereka juga mencari makan, nafkah dari bisnis mereka.
Saya membaca tulisan itu di milist (zaman itu belum ada media sosial). Saya masih muda, masih tidak berpengalaman. Saat membaca tulisan tersebut, aduhai, isinya masuk akal sekali. Benar loh, kan kita berpuasa itu disuruh menahan diri, agar jadi lebih baik, masa’ kita akan tergoda saat melihat warung buka, masa’ kita akan tergoda saat melihat tempat hiburan ada di mana-mana? Full beroperasi. Kalau masih, berarti puasa kita nggak oke. Itu logika yang masuk akal sekali. Tapi saya bersyukur, saya tidak pernah membiarkan “logika” sendirian saat menentukan prinsip-prinsip yang akan saya gigit. Saya selalu memberikan kesempatan mendengarkan pendapat lain.
Baik. Itu mungkin masuk akal, orang-orang berpuasa disuruh menghormati orang-orang tidak berpuasa, tapi di mana poinnya? Apakah orang-orang yang berpuasa mengganggu kemaslahatan hidup orang-orang tidak berpuasa? Apakah orang-orang berpuasa ini punya potensi merusak? Sehingga harus ada tulisan, himbauan, pernyataan: kalian yang puasa, hormatilah orang yang tidak berpuasa. No way, man, itu logika yang bablas sekali. Saya tahu, ada banyak razia penuh kekerasan dilakukan kelompok tertentu atas tempat-tempat hiburan, warung-warung, dan lain-lain. Tapi itu bukan cerminan kelompok besar Muslim di negeri ini. Kelompok besarnya, bahkan tidak suka dengan cara-cara penuh kekerasan ini, pun tidak suka dengan kelompok ini.
Lantas siapa yang seharusnya menghormati?
Default dalam situasi ini adalah: ingatlah baik-baik, Ramadhan itu sudah ribuan tahun usianya, 1.434 tahun tepatnya. Bahkan perintah shaum, itu hampir seusia manusia di bumi ini, agama-agama terdahulu juga memilikinya. Kalau itu sebuah tradisi, maka dia lebih tua dibanding tradisi apapun yang kalian kenal, silahkan sebut tradisinya, puasa lebih tua. Maka, tidak pantas, manusia yang usianya paling rata-rata hanya 60 tahun, tiba-tiba mengkritisi puasa, memandangnya sebagai sesuatu yang artifisial, tidak penting, dan sebagainya. Ramadhan adalah bulan paling penting dalam agama Islam, jelas sekali posisinya.
Sama dengan sebuah komplek, itu komplek sudah 1.434 tahun punya tradisi tidak boleh memelihara hewan peliharaan. Kemudian datanglah keluarga baru, membawa hewan yang berisik sekali setiap malam. Siapa yang disuruh menghormati? Wow, warga satu komplek yang disuruh menghormati keluarga dengan hewan berisik? Demi alasan egaliter, HAM, kesetaraan, kebebasan, dan omong-kosong lainnya. Kalian tahu, ketika orang-orang tidak punya argumen substantif dalam hidup ini, maka senjata mereka memang hanya itu: kebebasan. Amunisi paling mudah saat melawan agama adalah: kebebasan. Hingga lupa, siapa sih yang over sekali menyikapi situasi ini?
Karena sejatinya, tidak ada pula yang menyuruh warung-warung full tutup, warung-warung makan cukup diberikan tirai saat bulan Ramadhan, semua baik2 saja. Itu lebih dari cukup. Lantas soal klub malam? Diskotik? Tempat2 menjual minuman keras? Kalian punya 11 bulan untuk melakukannya, diminta libur sebulan, apa susahnya? 11 bulan orang lain menghormati kalian melakukannya, maka tiba giliran 1 bulan, apa susahnya mengalah? Tidak perlu sampai ribut, sampai berantem, sampai dirazia, cukup kesadaran diri saja. Tidak ada yang meminta kalian tutup 12 bulan.
Kusutnya masalah ini, kadang yang mengotot sekali justeru sebenarnya beragam Islam. Orang-orang yang beragama lain, sudah otomatis menyesuaikan diri. Saya punya banyak teman2 non Islam, saat mereka makan siang, mereka dengan sangat respek minta izin, bisa menempatkan diri dengan baik. Hampir semua agama itu punya ibadah yang harus dihormati. Di Bali misalnya, saat Nyepi, mau agama apapun, semua orang diminta menghormati Nyepi. Tidak ada alasan: kebebasan, boleh dong saya hura-hura saat Nyepi.
Saya tahu, silahkan saja jika kalian tetap punya tapi, tapi dan tapi. Saya hanya mengingatkan: sekali orang-orang mulai terbiasa membalik-balik logika, dalam urusan ini, hanya soal waktu, besok lusa akan ada yang bilang: adzan di masjid itu mengganggu. Kemudian orang-orang akan mengangguk, mengamini, benar juga ya, kenapa harus teriak-teriak sih adzannya? Kenapa harus pakai speaker? Kan bisa pakai SMS, miskol, dan lainnya. Itu pemeluk agama Islam kok bego banget, tidak tahu teknologi.
Saat itu terjadi, maka silahkan tanggung dosanya, wahai kalian, orang-orang yang bangga sekali dengan logika hidupnya. Bangga sekali dengan kepintarannya berdebat, kalian—mungkin tanpa menyadarinya—telah memulai menggelindingkan bola salju agar orang2 lain mulai meninggalkan agamanya.
Terakhir, ada jutaan anak-anak kami yang baru belajar puasa Ramadhan ini, saat mereka pulang sekolah TK, SD, saat mereka habis-habisan menahan haus dan lapar, maka jika kalian yang keblinger sekali pintarnya tidak bisa melihat mozaik besar Ramadhan, maka lihatlah anak-anak ini, mereka sedang berusaha taat melaksanakan perintah agama—bahkan saat mereka belum tahu-menahu. Hormatilah anak-anak kami ini. Jangan suruh mereka menghormati orang-orang yang tidak berpuasa.
dr ISHAN
Kiriman: H. MUHAMMAD.
ุจุณู ุงููู،
[๐ Jangan Pernah Berhenti Berdo’a ๐ ]
::: Kisah nyata, terjadi di Pakistan :::
Seorang Dr Ahli Bedah terkenal (Dr. Ishan) tergesa-gesa menuju airport. Beliau berencana akan menghadiri Seminar Dunia dalam bidang kedokteran, yang akan membahas penemuan terbesarnya di bidang kedokteran.
Setelah perjalanan pesawat sekitar 1 jam, tiba-tibs diumumkan bahwa pesawat mengalami gangguan dan harus mendarat di airport terdekat.
Beliau mendatangi ruangan penerangan dan berkata: Saya ini dokter special, tiap menit nyawa manusia bergantung ke saya, dan sekarang kalian meminta saya menunggu pesawat diperbaiki dalam 16 jam?
Pegawai menjawab: Wahai dokter, jika anda terburu-buru anda bisa menyewa mobil, tujuan anda tidak jauh lagi dari sini, kira-kira dengan mobil 3 jam tiba.
Dr. Ishan setuju dengan usul pegawai tersebut dan menyewa mobil. Baru berjalan 5 menit, tiba-tiba cuaca mendung, disusul dengan hujan besar disertai petir yang mengakibatkan jarak
pandang sangat pendek.
Setelah berlalu hampir 2 jam, mereka tersadar mereka tersesat dan terasa kelelahan. Terlihat sebuah rumah kecil tidak jauh dari hadapannya, dihampirilah rumah tersebut dan mengetuk pintunya. Terdengar suara seorang wanita tua: Silahkan masuk, siapa ya? Terbukalah pintunya.
Dia masuk dan meminta kepada ibu tersebut untuk istirahat duduk dan mau meminjam telponnya. Ibu itu tersenyum dan berkata: Telpon apa Nak? Apa anda tidak sadar ada dimana?
Disini tidak ada listrik, apalagi telepon. Namun demikian, masuklah silahkan duduk saja dulu istirahat, sebentar saya buatkan teh dan sedikit makanan utk menyegarkan dan mengembalikan kekuatan anda.
Dr. Ishan mengucapkan terima kasih kepada ibu itu, lalu memakan hidangan. Sementara ibu itu sholat dan berdoa serta perlahan-lahan mendekati seorang anak kecil yang terbaring tak bergerak diatas kasur disisi ibu tersebut, dan dia terlihat gelisah diantara tiap sholat. Ibu tersebut melanjutkan sholatnya dengan do’a yang panjang.
Dokter mendatanginya dan berkata: Demi Allah, anda telah membuat saya kagum dengan keramahan anda dan kemuliaan akhlak anda, semoga Allah menjawab do’a-do’a anda.
Berkata ibu itu: Nak, anda ini adalah ibnu sabil yang sudah diwasiatkan Allah untuk dibantu. Sedangkan do’a-do’a saya sudah dijawab Allah semuanya, kecuali satu.
Bertanya Dr. Ishan: Apa itu do’anya?
Ibu itu berkata: Anak ini adalah cucu saya, dia yatim piatu. Dia menderita sakit yang tidak bisa disembuhkan oleh dokter-dokter yang ada disini. Mereka berkata kepada saya ada seorang dokter ahli bedah yang akan mampu menyembuhkannya; katanya namanya Dr. Ishan, akan tetapi dia tinggal jauh dari sini, yang tidak memungkinkan saya membawa anak ini ke sana, dan saya khawatir terjadi apa-apa di jalan. Makanya saya berdo’a kepada Allah agar memudahkannya.
Menangislah Dr. Ishan dan berkata sambil terisak: Allahu Akbar, Laa haula wala quwwata illa billah. Demi Allah, sungguh do’a ibu telah membuat pesawat rusak dan harus diperbaiki lama serta membuat hujan petir dan menyesatkan kami, Hanya untuk mengantarkan saya ke ibu secara cepat dan tepat. Saya lah Dr. Ishan Bu, sungguh Allah subhanahu wa ta’ala telah menciptakan sebab seperti ini kepada hambaNya yang mukmin dengan do’a.
Ini adalah perintah Allah kepada saya untuk mengobati anak ini.
Kesimpulan:
Jangan pernah berhenti berdo’a sampai Allah menjawabnya
๐ฌ Share yuk mudah2an teman anda mendapat faedah ilmu dari status yg anda bagikan dan menjadi pembuka pintu amal kebaikan bagi anda.. aamiin
ุจุณู ุงููู،
[๐ Jangan Pernah Berhenti Berdo’a ๐ ]
::: Kisah nyata, terjadi di Pakistan :::
Seorang Dr Ahli Bedah terkenal (Dr. Ishan) tergesa-gesa menuju airport. Beliau berencana akan menghadiri Seminar Dunia dalam bidang kedokteran, yang akan membahas penemuan terbesarnya di bidang kedokteran.
Setelah perjalanan pesawat sekitar 1 jam, tiba-tibs diumumkan bahwa pesawat mengalami gangguan dan harus mendarat di airport terdekat.
Beliau mendatangi ruangan penerangan dan berkata: Saya ini dokter special, tiap menit nyawa manusia bergantung ke saya, dan sekarang kalian meminta saya menunggu pesawat diperbaiki dalam 16 jam?
Pegawai menjawab: Wahai dokter, jika anda terburu-buru anda bisa menyewa mobil, tujuan anda tidak jauh lagi dari sini, kira-kira dengan mobil 3 jam tiba.
Dr. Ishan setuju dengan usul pegawai tersebut dan menyewa mobil. Baru berjalan 5 menit, tiba-tiba cuaca mendung, disusul dengan hujan besar disertai petir yang mengakibatkan jarak
pandang sangat pendek.
Setelah berlalu hampir 2 jam, mereka tersadar mereka tersesat dan terasa kelelahan. Terlihat sebuah rumah kecil tidak jauh dari hadapannya, dihampirilah rumah tersebut dan mengetuk pintunya. Terdengar suara seorang wanita tua: Silahkan masuk, siapa ya? Terbukalah pintunya.
Dia masuk dan meminta kepada ibu tersebut untuk istirahat duduk dan mau meminjam telponnya. Ibu itu tersenyum dan berkata: Telpon apa Nak? Apa anda tidak sadar ada dimana?
Disini tidak ada listrik, apalagi telepon. Namun demikian, masuklah silahkan duduk saja dulu istirahat, sebentar saya buatkan teh dan sedikit makanan utk menyegarkan dan mengembalikan kekuatan anda.
Dr. Ishan mengucapkan terima kasih kepada ibu itu, lalu memakan hidangan. Sementara ibu itu sholat dan berdoa serta perlahan-lahan mendekati seorang anak kecil yang terbaring tak bergerak diatas kasur disisi ibu tersebut, dan dia terlihat gelisah diantara tiap sholat. Ibu tersebut melanjutkan sholatnya dengan do’a yang panjang.
Dokter mendatanginya dan berkata: Demi Allah, anda telah membuat saya kagum dengan keramahan anda dan kemuliaan akhlak anda, semoga Allah menjawab do’a-do’a anda.
Berkata ibu itu: Nak, anda ini adalah ibnu sabil yang sudah diwasiatkan Allah untuk dibantu. Sedangkan do’a-do’a saya sudah dijawab Allah semuanya, kecuali satu.
Bertanya Dr. Ishan: Apa itu do’anya?
Ibu itu berkata: Anak ini adalah cucu saya, dia yatim piatu. Dia menderita sakit yang tidak bisa disembuhkan oleh dokter-dokter yang ada disini. Mereka berkata kepada saya ada seorang dokter ahli bedah yang akan mampu menyembuhkannya; katanya namanya Dr. Ishan, akan tetapi dia tinggal jauh dari sini, yang tidak memungkinkan saya membawa anak ini ke sana, dan saya khawatir terjadi apa-apa di jalan. Makanya saya berdo’a kepada Allah agar memudahkannya.
Menangislah Dr. Ishan dan berkata sambil terisak: Allahu Akbar, Laa haula wala quwwata illa billah. Demi Allah, sungguh do’a ibu telah membuat pesawat rusak dan harus diperbaiki lama serta membuat hujan petir dan menyesatkan kami, Hanya untuk mengantarkan saya ke ibu secara cepat dan tepat. Saya lah Dr. Ishan Bu, sungguh Allah subhanahu wa ta’ala telah menciptakan sebab seperti ini kepada hambaNya yang mukmin dengan do’a.
Ini adalah perintah Allah kepada saya untuk mengobati anak ini.
Kesimpulan:
Jangan pernah berhenti berdo’a sampai Allah menjawabnya
๐ฌ Share yuk mudah2an teman anda mendapat faedah ilmu dari status yg anda bagikan dan menjadi pembuka pintu amal kebaikan bagi anda.. aamiin
Sabtu, 20 Juni 2015
3 asbab untuk hidayat
Kiriman: Abu Hanifah.
Dalam Al-Quran Allah swt terangkan ada 3 asbab untuk hidayat. Jalan yang pertama ialah dengan jalan mujahadah.
G E R A K K A N
K A K I B U A T G A S H
H I N G G A K E L E T I H A N
d a n
M E N G A D U P A D A A L L A H
Ada banyak jalan untuk sampai kepada Allah, tetapi jalan yang paling cepat untuk kita sampai kepada Allah ialah jalan DAKWAH ILLALLAH.
DAKWAH IALAH PILIHAN AMBIA
Oleh itu semua Nabi-nabi dan Rasul-rasul telah pilih jalan ini. Jadi usaha hendaklah dibuat dan kita hendaklah faham usaha macamana yang hendak dibuat.
DAKWAH CARA KITA DAN
DAKWAH IKUT QURAN HADIS
Satu, kita buat usaha ikut cara kita. Satu lagi kita buat usaha ikut cara Al-Quran dan hadith iaitu cara yang dibuat oleh Nabi-nabi dan Rasul-rasul.
KENA IKUT CARA QURAN HADIS
Jika kita buat usaha yang betul mengikut Al-Quran dan Hadith maka kita akan dapat manfaat. Tapi kalau kita buat dengan cara lain kita tidak akan dapat apa-apa faedah dari usaha kita.
Ada perkara-perkara yang Allah hendak. Begitu juga ada perkara-perkara yang kita hendak.
Allah akan bagi kita perkara-perkara yang kita kehendaki apabila kita buat ikut cara yang Allah kehendaki kita buat.
YANG MANA PALING SUSAH?
Aisyah R.ha pernah bertanya pada Rasulullah saw di akhir umur Baginda,
"Tuan telah banyak kali keluar di Jalan Allah (ada ulama mengatakan 25 kali). Adakah peperangan Uhud itu yang paling mujahadah bagi tuan?"
SAFAR KE THOIF PALING GETIR
Maka Nabi saw menjawab, "Wahai Aisyah..! Safar yang paling susah dan paling perit ialah safar aku ke Thoif."
Ada dua perkara yang menjadi penyebab kepada safar ke Thoif ini. Dan dua perkara ini perlu ada dalam diri semua daie. Setiap orang yang buat kerja dakwah perlu ada dua perkara ini.
FIKIR CAMANA HIDAYAT TERSEBAR
DAN RISAU AKAN EHWAL UMMAT
Pertama Nabi SAW selalu fikir macamana nak sebarkan hidayat dan yang kedua Nabi SAW selalu risau terhadap ummat.
Baginda sedar tanggungjawab Baginda untuk seluruh alam sampai hari kiamat. Bagaimana agama ini dapat sampai ke seluruh alam.
TIGA PERKARA NABI SEMPURNAKAN
Allah SWT hendakkan dari Nabi SAW TIGA perkara dan Nabi SAW telah beri ketiga-tiga perkara ini.
Yang pertama sekali sebelum Nabi ke Thoif Allah SWT tahu apa yang akan berlaku pada Nabi SAW..! Allah Maha Mengetahui..! Tetapi kenapa Allah tidak sekat Nabi?
Allah tahu apabila Nabi di Thoif Nabi akan dibaling dengan batu dan disiksa hingga kasut Nabi dipenuhi dengan darah.
Dalam sebuah kitab ada diceritakan berapa kali Jibril AS datang berjumpa semua Nabi-nabi dan Rasul-rasul.
Nabi Adam AS selama 1000 tahun menjadi nabi sebanyak 20 kali Jibril AS turun hantar wahyu kepada baginda.
Nuh AS 950 tahun sebanyak 40 kali. Idris AS sebanyak 4 kali. Ibrahim AS 42 kali. Musa AS 400 kali. Isa AS 13 kali.
Ini bilangan Jibril AS turun berjumpa nabi-nabi pada zaman kenabian mereka. Tetapi Baginda Nabi Muhammad SAW 23 tahun sahaja menjadi nabi sebanyak 24000 kali Jibril AS datang dan menurunkan wahyu kepada Baginda.
Dalam 24000 kali Jibril turun jumpa Nabi kenapa Jibril tidak bagitau Nabi apa yang akan berlaku di Thoif nanti? Kenapa Allah tidak hantar Jibril AS untuk halang Nabi SAW ke sana?
Sebab Allah hendak daripada Nabi SAW 3 perkara.
KAKI BERGERAK BUAT GASH
Pertama sekali yang Allah hendakkan ialah gerakan kaki pergi buat gash, jumpa orang selama 40 hari di Thoif. Dan Nabi dapat jumpa semua orang dari orang atasan sampai orang bawahan.
SAMPAI BADAN KELETIHAN
Kedua, Nabi keletihan, dilempar lagi dengan batu sehingga Nabi terduduk tetapi musuh-musuh telah paksa Nabi bangun dan tolak Nabi supaya berjalan dan mereka terus melempar Nabi dengan batu.
Jadi dua perkara..! Pertama gerakan kaki Nabi dan kedua Nabi SAW telah letihkan jasad Baginda untuk buat dakwah.
Darah telah mengalir dari badan Baginda Nabi SAW dan Allah SWT telah kumpulkan darah Nabi tadi dalam kasut Baginda. Allah tidak izinkan setitik pun darah Nabi SAW gugur ke tanah.
Ulama beritahu kalau setitik darah Nabi SAW mengenai bumi Thoif sehingga hari kiamat, tidak akan tumbuh sehelai rumput pun di bumi Thoif.
Dan Nabi SAW telah tunjukkan dua perkara. Pertama bergerak dan yang kedua meletihkan diri Baginda untuk buat usaha. Dua perkara ini perlu ada dalam diri daie-daie Allah.
Perkara ketiga..! Setelah selesai safar dari Thoif ketika Nabi SAW sampai di kebun Utbah, Nabi SAW lihat Jibril AS telah datang kepada Baginda. Allah telah hantar Jibril AS kepada Baginda SAW.
Akan tetapi kenapa selepas Nabi SAW teruk diseksa? Ini kerana Allah swt nak zahirkan perkara yang ketiga. Perkara ketiga ini merupakan perkara yang asas dan mesti ada pada semua para daie.
Bila daie Allah buat 3 perkara ini, Allah SWT akan terima usaha dan beri hidayat kepada orang yang usaha dibuat.
Jibril AS turun bersama dengan malaikat-malaikat penjaga gunung. Lazimnya, bila seseorang hamba telah dizalimi dia ada peluang yang kuat untuk ambil tindak balas kepada mereka yang menzaliminya.
Jibril AS tanya Nabi SAW..! Apa yang hendak kami buat pada orang-orang di Thoif? Kamu nak kami lagakan gunung dan bukit-bukit di Thoif?
Tapi apa yang Nabi SAW buat? Nabi telah berdoa pada Allah dan Nabi SAW telah salahkan diri Baginda sendiri.
MENGADU PADA ALLAH
Baginda telah mengadu kerisauan dan kelemahan diri Baginda sendiri tanpa mendoakan keburukan malah mendoakan hidayah kepada orang-orang di Thoif. Ini perkara yang sangat-sangat susah untuk dilakukan.
Seseorang apabila dia telah buat usaha, dia nafikan usaha dia. Inilah sifat daie. Dia telah buat dan korbankan berhabis-habisan tapi dia menafikan segala usaha yang telah dilakukan. Syaitan dan nafsu tidak akan benarkan perkara-perkara ini terjadi.
Dan barang siapa yang dapat buat tiga perkara ini maka MIKRAJnya akan bermula selepas itu.
A T U R K A N M A S A
S I A N G B U A T G A S H
S A M P A I L E T I H C A P E K
M A L A M B A N G U N
M E N G A D U D E N G A N N Y A
Dalam Al-Quran Allah swt terangkan ada 3 asbab untuk hidayat. Jalan yang pertama ialah dengan jalan mujahadah.
G E R A K K A N
K A K I B U A T G A S H
H I N G G A K E L E T I H A N
d a n
M E N G A D U P A D A A L L A H
Ada banyak jalan untuk sampai kepada Allah, tetapi jalan yang paling cepat untuk kita sampai kepada Allah ialah jalan DAKWAH ILLALLAH.
DAKWAH IALAH PILIHAN AMBIA
Oleh itu semua Nabi-nabi dan Rasul-rasul telah pilih jalan ini. Jadi usaha hendaklah dibuat dan kita hendaklah faham usaha macamana yang hendak dibuat.
DAKWAH CARA KITA DAN
DAKWAH IKUT QURAN HADIS
Satu, kita buat usaha ikut cara kita. Satu lagi kita buat usaha ikut cara Al-Quran dan hadith iaitu cara yang dibuat oleh Nabi-nabi dan Rasul-rasul.
KENA IKUT CARA QURAN HADIS
Jika kita buat usaha yang betul mengikut Al-Quran dan Hadith maka kita akan dapat manfaat. Tapi kalau kita buat dengan cara lain kita tidak akan dapat apa-apa faedah dari usaha kita.
Ada perkara-perkara yang Allah hendak. Begitu juga ada perkara-perkara yang kita hendak.
Allah akan bagi kita perkara-perkara yang kita kehendaki apabila kita buat ikut cara yang Allah kehendaki kita buat.
YANG MANA PALING SUSAH?
Aisyah R.ha pernah bertanya pada Rasulullah saw di akhir umur Baginda,
"Tuan telah banyak kali keluar di Jalan Allah (ada ulama mengatakan 25 kali). Adakah peperangan Uhud itu yang paling mujahadah bagi tuan?"
SAFAR KE THOIF PALING GETIR
Maka Nabi saw menjawab, "Wahai Aisyah..! Safar yang paling susah dan paling perit ialah safar aku ke Thoif."
Ada dua perkara yang menjadi penyebab kepada safar ke Thoif ini. Dan dua perkara ini perlu ada dalam diri semua daie. Setiap orang yang buat kerja dakwah perlu ada dua perkara ini.
FIKIR CAMANA HIDAYAT TERSEBAR
DAN RISAU AKAN EHWAL UMMAT
Pertama Nabi SAW selalu fikir macamana nak sebarkan hidayat dan yang kedua Nabi SAW selalu risau terhadap ummat.
Baginda sedar tanggungjawab Baginda untuk seluruh alam sampai hari kiamat. Bagaimana agama ini dapat sampai ke seluruh alam.
TIGA PERKARA NABI SEMPURNAKAN
Allah SWT hendakkan dari Nabi SAW TIGA perkara dan Nabi SAW telah beri ketiga-tiga perkara ini.
Yang pertama sekali sebelum Nabi ke Thoif Allah SWT tahu apa yang akan berlaku pada Nabi SAW..! Allah Maha Mengetahui..! Tetapi kenapa Allah tidak sekat Nabi?
Allah tahu apabila Nabi di Thoif Nabi akan dibaling dengan batu dan disiksa hingga kasut Nabi dipenuhi dengan darah.
Dalam sebuah kitab ada diceritakan berapa kali Jibril AS datang berjumpa semua Nabi-nabi dan Rasul-rasul.
Nabi Adam AS selama 1000 tahun menjadi nabi sebanyak 20 kali Jibril AS turun hantar wahyu kepada baginda.
Nuh AS 950 tahun sebanyak 40 kali. Idris AS sebanyak 4 kali. Ibrahim AS 42 kali. Musa AS 400 kali. Isa AS 13 kali.
Ini bilangan Jibril AS turun berjumpa nabi-nabi pada zaman kenabian mereka. Tetapi Baginda Nabi Muhammad SAW 23 tahun sahaja menjadi nabi sebanyak 24000 kali Jibril AS datang dan menurunkan wahyu kepada Baginda.
Dalam 24000 kali Jibril turun jumpa Nabi kenapa Jibril tidak bagitau Nabi apa yang akan berlaku di Thoif nanti? Kenapa Allah tidak hantar Jibril AS untuk halang Nabi SAW ke sana?
Sebab Allah hendak daripada Nabi SAW 3 perkara.
KAKI BERGERAK BUAT GASH
Pertama sekali yang Allah hendakkan ialah gerakan kaki pergi buat gash, jumpa orang selama 40 hari di Thoif. Dan Nabi dapat jumpa semua orang dari orang atasan sampai orang bawahan.
SAMPAI BADAN KELETIHAN
Kedua, Nabi keletihan, dilempar lagi dengan batu sehingga Nabi terduduk tetapi musuh-musuh telah paksa Nabi bangun dan tolak Nabi supaya berjalan dan mereka terus melempar Nabi dengan batu.
Jadi dua perkara..! Pertama gerakan kaki Nabi dan kedua Nabi SAW telah letihkan jasad Baginda untuk buat dakwah.
Darah telah mengalir dari badan Baginda Nabi SAW dan Allah SWT telah kumpulkan darah Nabi tadi dalam kasut Baginda. Allah tidak izinkan setitik pun darah Nabi SAW gugur ke tanah.
Ulama beritahu kalau setitik darah Nabi SAW mengenai bumi Thoif sehingga hari kiamat, tidak akan tumbuh sehelai rumput pun di bumi Thoif.
Dan Nabi SAW telah tunjukkan dua perkara. Pertama bergerak dan yang kedua meletihkan diri Baginda untuk buat usaha. Dua perkara ini perlu ada dalam diri daie-daie Allah.
Perkara ketiga..! Setelah selesai safar dari Thoif ketika Nabi SAW sampai di kebun Utbah, Nabi SAW lihat Jibril AS telah datang kepada Baginda. Allah telah hantar Jibril AS kepada Baginda SAW.
Akan tetapi kenapa selepas Nabi SAW teruk diseksa? Ini kerana Allah swt nak zahirkan perkara yang ketiga. Perkara ketiga ini merupakan perkara yang asas dan mesti ada pada semua para daie.
Bila daie Allah buat 3 perkara ini, Allah SWT akan terima usaha dan beri hidayat kepada orang yang usaha dibuat.
Jibril AS turun bersama dengan malaikat-malaikat penjaga gunung. Lazimnya, bila seseorang hamba telah dizalimi dia ada peluang yang kuat untuk ambil tindak balas kepada mereka yang menzaliminya.
Jibril AS tanya Nabi SAW..! Apa yang hendak kami buat pada orang-orang di Thoif? Kamu nak kami lagakan gunung dan bukit-bukit di Thoif?
Tapi apa yang Nabi SAW buat? Nabi telah berdoa pada Allah dan Nabi SAW telah salahkan diri Baginda sendiri.
MENGADU PADA ALLAH
Baginda telah mengadu kerisauan dan kelemahan diri Baginda sendiri tanpa mendoakan keburukan malah mendoakan hidayah kepada orang-orang di Thoif. Ini perkara yang sangat-sangat susah untuk dilakukan.
Seseorang apabila dia telah buat usaha, dia nafikan usaha dia. Inilah sifat daie. Dia telah buat dan korbankan berhabis-habisan tapi dia menafikan segala usaha yang telah dilakukan. Syaitan dan nafsu tidak akan benarkan perkara-perkara ini terjadi.
Dan barang siapa yang dapat buat tiga perkara ini maka MIKRAJnya akan bermula selepas itu.
A T U R K A N M A S A
S I A N G B U A T G A S H
S A M P A I L E T I H C A P E K
M A L A M B A N G U N
M E N G A D U D E N G A N N Y A
SIFAT TAWADHU'
Kiriman: Walisongo.
Syeikh Maulana Zubair al-Kandhlawi rahimahullah bercerita,
beliau dinasihati oleh alMuhaddith Maulana Zakariyya al-Kandhlawi rahimahullah :
“Wahai Zubair, syarat seseorang agar dapat berjaya dalam usaha dakwah ini adalah TAWADHU', merasa dirinya ini tidak memiliki apa-apa..
Hanya kerana pertolongan Allah sahaja semua ini boleh berlaku..
Tetapi sifat ini wahai Zubair tidak boleh hanya di mulut sahaja;
saya ini lemah, saya ini fakir.. tapi hatinya; saya ini hebat, saya ini da'ei yang kuat, ahli mujahadah..
Jangan jadi seperti itu, ini tidak akan diterima oleh Allah swt. Tapi semestinya ditanamkan dalam hati kita memang kita tidak ada apa-apa, hanya Allah sahaja yang memiliki segalanya..”
Syeikh Maulana Zubair al-Kandhlawi rahimahullah bercerita,
beliau dinasihati oleh alMuhaddith Maulana Zakariyya al-Kandhlawi rahimahullah :
“Wahai Zubair, syarat seseorang agar dapat berjaya dalam usaha dakwah ini adalah TAWADHU', merasa dirinya ini tidak memiliki apa-apa..
Hanya kerana pertolongan Allah sahaja semua ini boleh berlaku..
Tetapi sifat ini wahai Zubair tidak boleh hanya di mulut sahaja;
saya ini lemah, saya ini fakir.. tapi hatinya; saya ini hebat, saya ini da'ei yang kuat, ahli mujahadah..
Jangan jadi seperti itu, ini tidak akan diterima oleh Allah swt. Tapi semestinya ditanamkan dalam hati kita memang kita tidak ada apa-apa, hanya Allah sahaja yang memiliki segalanya..”
Download Terjemahan Tafsir ibnu Katsir.
Kiriman: Lukman hakim.
Download Terjemahan Tafsir ibnu Katsir.
Telah kita ketahui bahwa kitab Tafsir al-Qur'an yang paling banyak dibaca dan dijadikan Referensi oleh para penuntut ilmu syar'i serta para ulama adalah tafsir ibnu Katsir.
Kini anda dapat mendownloadnya dengan mudan dan lebih dipermudah dengan versi Terjemahan bahasa Indonesia.
Selamat mendowload!
Klik link-link dibawah ini, tunggu selama 5 detik, lalu klik simbol "LEWATI" atau "SKIP AD" di pojok kanan atas.
Langsung otomatis Download!!
>> Tafsir Ibnu Katsir Juz 1 pdf ( 35 MB ) http://adf.ly/1HQ68V
>> Tafsir Ibnu Katsir Juz 2 pdf ( 26 MB ) http://adf.ly/1HQ9Ae
>> Tafsir Ibnu Katsir Juz 3 pdf ( 18 MB ) http://adf.ly/1HQAuA
>> Tafsir Ibnu Katsir Juz 4 pdf ( 15 MB ) http://adf.ly/1HQBWJ
>> Tafsir Ibnu Katsir Juz 5 pdf ( 16 MB ) http://adf.ly/1HQFS1
Semoga Allah membalas kebaikan anda karena telah Menyebarkan artikel yang sangat bermanfaat ini.
Baarakallahu fiikum.
Download Terjemahan Tafsir ibnu Katsir.
Telah kita ketahui bahwa kitab Tafsir al-Qur'an yang paling banyak dibaca dan dijadikan Referensi oleh para penuntut ilmu syar'i serta para ulama adalah tafsir ibnu Katsir.
Kini anda dapat mendownloadnya dengan mudan dan lebih dipermudah dengan versi Terjemahan bahasa Indonesia.
Selamat mendowload!
Klik link-link dibawah ini, tunggu selama 5 detik, lalu klik simbol "LEWATI" atau "SKIP AD" di pojok kanan atas.
Langsung otomatis Download!!
>> Tafsir Ibnu Katsir Juz 1 pdf ( 35 MB ) http://adf.ly/1HQ68V
>> Tafsir Ibnu Katsir Juz 2 pdf ( 26 MB ) http://adf.ly/1HQ9Ae
>> Tafsir Ibnu Katsir Juz 3 pdf ( 18 MB ) http://adf.ly/1HQAuA
>> Tafsir Ibnu Katsir Juz 4 pdf ( 15 MB ) http://adf.ly/1HQBWJ
>> Tafsir Ibnu Katsir Juz 5 pdf ( 16 MB ) http://adf.ly/1HQFS1
Semoga Allah membalas kebaikan anda karena telah Menyebarkan artikel yang sangat bermanfaat ini.
Baarakallahu fiikum.
Doa Maulana Sa'ad
Kiriman: Budi Arsa.
Doa Maulana Sa'ad
1. Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami
2. Ya Allah tutupilah kesalahan-kesalahan kami
3. Ya Allah tukarkanlah keburukan-keburukan kami dengan kebaikan-kebaikan
4. Ya Allah masukkanlah haqikat iman ke dalam hati kami
5. Ya Allah kurniakanlah sifat iman ke dalam diri kami
6. Ya Allah kurniakanlah pengikhtirafan Mu kepada kami
7. Ya Allah kurniakanlah kami hubungan yang khusus dgn Dzat Mu
8. Ya Allah Engkau adalah milik kami dan kami adalah milik Engkau
9. Ya Allah bantulah kami dengan amalan-amalan yang Engkau redhai
10. Ya Allah tetapkanlah kami di dalam amalan-amalan yang Engkau redhai
11. Ya Allah kurniakanlah kami kekuatan istikhlas dan istiqamat
12. Ya Allah satukanlah ummat ini dengan usaha dakwah
13. Ya Allah jadikanlah setiap individu ummat ini sebagai Dai agama Mu
14. Ya Allah kurniakanlah kepedihan atas keruntuhan agama di dalam hati-hati ummat ini
15. Ya Allah gunakanlah setiap kemampuan kami dalam kerja agama
16. Ya Allah gunakanlah ummat ini untuk buat pengorbanan bagi agama Mu
17. Ya Allah kurniakanlah hidayah kepada seluruh ummat
18. Ya Allah Engkaulah satu-satunya yang membuat tarbiyah haqiki hanya tarbiyahmulah yang Haqikat tarbiyah
19. Ya Allah tarbiyahlah ummat ini dengan sebaik-baiknya
20. Ya Allah kurniakanlah kami kehidupan sunnah Nabi Saw
21. Ya Allah hidupkanlah sunnah Nabi Saw pada setiap diri ummat
22. Ya Allah kurniakanlah kebencian di dalam hati kami terhadap cara hidup orang kafir dan hidupkanlah sunnah-sunnah Nabi di dalam diri kami
23. Ya Allah keluarkanlah sifat hewaniyah dan tidak berakhlak dari diri kami
24. Ya Allah kurniakanlah sifat insaniyah dalam diri kami
25. Ya Allah tunjukilah setiap individu dari ummat ini
26. Ya Allah amkanlah hidayat kepada seluruh ummat
27. Ya Allah luaskanlah jalan-Jalan hidayat
28. Ya Allah tutupkanlah pintu-Pintu bathil
29. Ya Allah hancurkanlah suara-suara bathil
30. Ya Allah gagalkanlah rancangan-rancangan bathil
31. Ya Allah peliharalah usaha-usaha agama ini, rekan-rekan usaha agama, Markas-Markas Usaha Agama, Masjid-Masjid Buat Usaha Agama, Madrasah-Madrasah dan semua Pergerakan-Pergerakan agama yang haq
32. Ya Allah bantulah kami di dalam setiap langkah kami
33. Ya Allah tunjukilah kami di dalam setiap langkah kami
34. Ya Allah kurniakanlah taufik kepada kami untuk berbuat kebaikan-kebaikan
35. Ya Allah bantulah kami dengan usaha-usaha agama yang penting ini
36. Ya Allah kurniakan keampunan, tutupkan kesalahan dan mudahkanlah kami
37. Ya Allah kurniakanlah ihsan Mu kepada kami
38. Ya Allah mudahkanlah segala urusan kami dengan fadhilat Mu
39. Ya Allah tanamkanlah keyaqinan atas nusrah ghaibiahMu ke dalam hati kami dan
Engkau turunkanlah nusrah ghaibiahMu kepada kami
40. Ya Allah dimana diperlukan hujan, Engkau turunkanlah hujan rahmatMu (3x)
41. Ya Allah jangan pandang ummat ini dengan pandangan murka Mu tapi pandanglah ummat ini dengan pandangan ihsan Mu
42. Ya Allah jadikan ummat ini menyesal atas dosa-dosa yang telah dilakukannya dan kurniakanlah taufik untuk bertaubat
43. Ya Allah jangan hindarkan rahmat dan ihsan Mu kepada ummat ini
44. Ya Allah kasihanlah dan rahmatilah ummat ini, Engkau turunkanlah hujan rahmatMu (3x)
45. Ya Allah keluarkanlah segala harapan dari dalam hati kami kepada ghairuKa, kurniakanlah kami taufik untuk mengambil manfaat secara langsung dari Dzat Mu
46. Ya Allah keluarkanlah yakin yang salah kepada makhluk dari dalam hati kami dan tetapkan kami di dalam menaati perintah-perintah Mu
47. Ya Allah kepada orang-orang yang berhutang, Engkau bantulah mereka dengan pertolongan ghaibiahMu untuk menyelesaikan masalah mereka
48. Ya Allah sembuhkanlah orang-orang yang sakit
49. Ya Allah keluarkanlah kelemahan-kelemahan zahir dan batin kami
50. Ya Allah kurniakanlah kekuatan zahir dan batin kepada kami
51. Ya Allah kepada mereka yang ada masalah dengan Mahkamah, Engkau bebaskanlah mereka
52. Ya Allah kurniakanlah fikir akhirat di dalam hati-hati setiap ummat
53. Ya Allah hapuskanlah segala kelalaian di dalam diri kami
54. Ya Allah kurniakanlah risau akhirat di dalam hati kami
55. Ya Allah dengan ihsan Mu dan rahmat Mu… Terimalah Doa Kami
Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Rabbal Alamiin
Doa Maulana Sa'ad
1. Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami
2. Ya Allah tutupilah kesalahan-kesalahan kami
3. Ya Allah tukarkanlah keburukan-keburukan kami dengan kebaikan-kebaikan
4. Ya Allah masukkanlah haqikat iman ke dalam hati kami
5. Ya Allah kurniakanlah sifat iman ke dalam diri kami
6. Ya Allah kurniakanlah pengikhtirafan Mu kepada kami
7. Ya Allah kurniakanlah kami hubungan yang khusus dgn Dzat Mu
8. Ya Allah Engkau adalah milik kami dan kami adalah milik Engkau
9. Ya Allah bantulah kami dengan amalan-amalan yang Engkau redhai
10. Ya Allah tetapkanlah kami di dalam amalan-amalan yang Engkau redhai
11. Ya Allah kurniakanlah kami kekuatan istikhlas dan istiqamat
12. Ya Allah satukanlah ummat ini dengan usaha dakwah
13. Ya Allah jadikanlah setiap individu ummat ini sebagai Dai agama Mu
14. Ya Allah kurniakanlah kepedihan atas keruntuhan agama di dalam hati-hati ummat ini
15. Ya Allah gunakanlah setiap kemampuan kami dalam kerja agama
16. Ya Allah gunakanlah ummat ini untuk buat pengorbanan bagi agama Mu
17. Ya Allah kurniakanlah hidayah kepada seluruh ummat
18. Ya Allah Engkaulah satu-satunya yang membuat tarbiyah haqiki hanya tarbiyahmulah yang Haqikat tarbiyah
19. Ya Allah tarbiyahlah ummat ini dengan sebaik-baiknya
20. Ya Allah kurniakanlah kami kehidupan sunnah Nabi Saw
21. Ya Allah hidupkanlah sunnah Nabi Saw pada setiap diri ummat
22. Ya Allah kurniakanlah kebencian di dalam hati kami terhadap cara hidup orang kafir dan hidupkanlah sunnah-sunnah Nabi di dalam diri kami
23. Ya Allah keluarkanlah sifat hewaniyah dan tidak berakhlak dari diri kami
24. Ya Allah kurniakanlah sifat insaniyah dalam diri kami
25. Ya Allah tunjukilah setiap individu dari ummat ini
26. Ya Allah amkanlah hidayat kepada seluruh ummat
27. Ya Allah luaskanlah jalan-Jalan hidayat
28. Ya Allah tutupkanlah pintu-Pintu bathil
29. Ya Allah hancurkanlah suara-suara bathil
30. Ya Allah gagalkanlah rancangan-rancangan bathil
31. Ya Allah peliharalah usaha-usaha agama ini, rekan-rekan usaha agama, Markas-Markas Usaha Agama, Masjid-Masjid Buat Usaha Agama, Madrasah-Madrasah dan semua Pergerakan-Pergerakan agama yang haq
32. Ya Allah bantulah kami di dalam setiap langkah kami
33. Ya Allah tunjukilah kami di dalam setiap langkah kami
34. Ya Allah kurniakanlah taufik kepada kami untuk berbuat kebaikan-kebaikan
35. Ya Allah bantulah kami dengan usaha-usaha agama yang penting ini
36. Ya Allah kurniakan keampunan, tutupkan kesalahan dan mudahkanlah kami
37. Ya Allah kurniakanlah ihsan Mu kepada kami
38. Ya Allah mudahkanlah segala urusan kami dengan fadhilat Mu
39. Ya Allah tanamkanlah keyaqinan atas nusrah ghaibiahMu ke dalam hati kami dan
Engkau turunkanlah nusrah ghaibiahMu kepada kami
40. Ya Allah dimana diperlukan hujan, Engkau turunkanlah hujan rahmatMu (3x)
41. Ya Allah jangan pandang ummat ini dengan pandangan murka Mu tapi pandanglah ummat ini dengan pandangan ihsan Mu
42. Ya Allah jadikan ummat ini menyesal atas dosa-dosa yang telah dilakukannya dan kurniakanlah taufik untuk bertaubat
43. Ya Allah jangan hindarkan rahmat dan ihsan Mu kepada ummat ini
44. Ya Allah kasihanlah dan rahmatilah ummat ini, Engkau turunkanlah hujan rahmatMu (3x)
45. Ya Allah keluarkanlah segala harapan dari dalam hati kami kepada ghairuKa, kurniakanlah kami taufik untuk mengambil manfaat secara langsung dari Dzat Mu
46. Ya Allah keluarkanlah yakin yang salah kepada makhluk dari dalam hati kami dan tetapkan kami di dalam menaati perintah-perintah Mu
47. Ya Allah kepada orang-orang yang berhutang, Engkau bantulah mereka dengan pertolongan ghaibiahMu untuk menyelesaikan masalah mereka
48. Ya Allah sembuhkanlah orang-orang yang sakit
49. Ya Allah keluarkanlah kelemahan-kelemahan zahir dan batin kami
50. Ya Allah kurniakanlah kekuatan zahir dan batin kepada kami
51. Ya Allah kepada mereka yang ada masalah dengan Mahkamah, Engkau bebaskanlah mereka
52. Ya Allah kurniakanlah fikir akhirat di dalam hati-hati setiap ummat
53. Ya Allah hapuskanlah segala kelalaian di dalam diri kami
54. Ya Allah kurniakanlah risau akhirat di dalam hati kami
55. Ya Allah dengan ihsan Mu dan rahmat Mu… Terimalah Doa Kami
Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Rabbal Alamiin
Jamaah Tabligh
Kiriman: Hary Novianto.
Pandangan Syeikh Nuruddin Al-Banjari tentang "Jamaah Tabligh"
Bissmillahirrahmanirrahim..
Syeikh Nuruddin Al-Banjari ialah salah satu Ulama lulusan Universiti Al-Ashar Asy-Syarif dan Ma'had 'Ali Liddirasat Al-Islamiyah di Zamalik, beliau telah menulis kitab berbahasa Arab tidak kurang 50 kitab. Beliau juga medirikan pesantren di Banjarmasin Kalimantan dan Ma'had az-Zein Al-Makki al-Ali' Litafaqquh Fiddin Bogor.(gooleweblight.com)
Syeikh Nuruddin Al-Banjari Al-Makki mengatakan : "Saya ini datang di tempat antum, ditanggung tiket pesawat, diberi makan minum dan pulang dikasi uang. Tetapi mereka "Jamaah Tabligh" bergerak di seluruh dunia beli tiket pesawat sendiri, makan minum pun tanggung sendiri. Semua duit mereka sendiri karena mereka risau terhadap ummat. Kenapa kita mencemooh mereka ?. Usaha para Ulama ialah membawa ummat masuk dalam syurga sedangkan usaha para "Jamaah Tabligh" ialah menarik ummat keluar dari neraka."
Semoga Allah SWT bebaskan seluruh kaum Muslimin dan Muslimat dari api neraka.
#UsahaAtasIman
#ImanAmalSholeh
#DakwahMaksudHidup
Pandangan Syeikh Nuruddin Al-Banjari tentang "Jamaah Tabligh"
Bissmillahirrahmanirrahim..
Syeikh Nuruddin Al-Banjari ialah salah satu Ulama lulusan Universiti Al-Ashar Asy-Syarif dan Ma'had 'Ali Liddirasat Al-Islamiyah di Zamalik, beliau telah menulis kitab berbahasa Arab tidak kurang 50 kitab. Beliau juga medirikan pesantren di Banjarmasin Kalimantan dan Ma'had az-Zein Al-Makki al-Ali' Litafaqquh Fiddin Bogor.(gooleweblight.com)
Syeikh Nuruddin Al-Banjari Al-Makki mengatakan : "Saya ini datang di tempat antum, ditanggung tiket pesawat, diberi makan minum dan pulang dikasi uang. Tetapi mereka "Jamaah Tabligh" bergerak di seluruh dunia beli tiket pesawat sendiri, makan minum pun tanggung sendiri. Semua duit mereka sendiri karena mereka risau terhadap ummat. Kenapa kita mencemooh mereka ?. Usaha para Ulama ialah membawa ummat masuk dalam syurga sedangkan usaha para "Jamaah Tabligh" ialah menarik ummat keluar dari neraka."
Semoga Allah SWT bebaskan seluruh kaum Muslimin dan Muslimat dari api neraka.
#UsahaAtasIman
#ImanAmalSholeh
#DakwahMaksudHidup
Kebaikan bulan ramadhan
Kiriman: Budi Arsa.
Dari Salman Al-Farisi ra. berkata : Rasulullah saw. memberi khutbah kepada kami di hari akhir dari bulan Sya’ban dan bersabda : “Hai sekalian manusia akan datang bulan yang agung (Ramadhan) yaitu bulan yang penuh berkah di dalamnya. Dalam bulan itu ada malam yang mulia (lailatul qadr)yang lebih utama dari pada seribu bulan. Allah telah mewajibkan puasa di bulan itu, dan shalat tarawih di malamnya sebagai ibadah sunah. Barang siapa yang melakukan kebaikan (ibadah sunah) di bulan itu pahalanya seperti melakukan ibadah wajib dibanding bulan yang lainnya. Dan barang siapa melakukan kewajiban di dalamnya, maka pahalanya seperti melakukan 70 kewajiban dibanding bulan lainnya. Bulan Ramadhan adalah bulan ditambahnya rizki orang mukmin, bulan di awalnya menjadi rahmat, di tengahnya menjadi ampunan dan di akhirnya merupakan kebebasan dari neraka.(HR. Ibnu Huzaimah)
Dalam hadits lain Rasulullah bersabda : “Seandainya umatku mengerti kebaikan-kebaikan yang ada di bulan ini (Ramadhan), niscaya umatku mengharapkan dalam setahun menjadi Ramadhan semuanya.” (HR. Ath-Thabrani)
Dari Salman Al-Farisi ra. berkata : Rasulullah saw. memberi khutbah kepada kami di hari akhir dari bulan Sya’ban dan bersabda : “Hai sekalian manusia akan datang bulan yang agung (Ramadhan) yaitu bulan yang penuh berkah di dalamnya. Dalam bulan itu ada malam yang mulia (lailatul qadr)yang lebih utama dari pada seribu bulan. Allah telah mewajibkan puasa di bulan itu, dan shalat tarawih di malamnya sebagai ibadah sunah. Barang siapa yang melakukan kebaikan (ibadah sunah) di bulan itu pahalanya seperti melakukan ibadah wajib dibanding bulan yang lainnya. Dan barang siapa melakukan kewajiban di dalamnya, maka pahalanya seperti melakukan 70 kewajiban dibanding bulan lainnya. Bulan Ramadhan adalah bulan ditambahnya rizki orang mukmin, bulan di awalnya menjadi rahmat, di tengahnya menjadi ampunan dan di akhirnya merupakan kebebasan dari neraka.(HR. Ibnu Huzaimah)
Dalam hadits lain Rasulullah bersabda : “Seandainya umatku mengerti kebaikan-kebaikan yang ada di bulan ini (Ramadhan), niscaya umatku mengharapkan dalam setahun menjadi Ramadhan semuanya.” (HR. Ath-Thabrani)
Jumat, 19 Juni 2015
TARGHIB ROMADHOON
Kiriman: Lukman hakim.
BAGAIMANA PARA ULAMA BERSAMA AL QUR-AAN DI BULAN ROMADHOON
Adalah Aswad bin Yazid An Nakha’i Al Kufi. Disebutkan dalam Hilyah Al Auliya (2/224) bahwa beliau mengkhatamkan Al Qur-aan dalam bulan Romadhoon setiap dua hari, dan beliau tidur hanya di waktu antara maghrib dan isya, sedangkan di luar Romadhoon beliau mengkhatamkan Al Qur-aan dalam waktu 6 hari.
Tidak hanya bermujahadah dalam mengkhatamkan Al Qur-aan, dalam ibadah shalat, Imam Adz Dzahabi menyebutkan bahwa tabi’in ini melakukan shalat 6 ratus rakaat dalam sehari semalam. (Al Ibar wa Al Idhadh, 1/86).
Adapula Qatadah bin Diamah, dalam hari-hari “biasa”, tabi’in ini mengkhatamkan Al Qur-aan sekali tiap pekan, akan tetapi tatkala Romadhoon tiba beliau mengkhatamkan Al Qur-aan sekali dalam tiga hari, dan apabila datang sepuluh hari terakhir beliau mengkhatamkannya sekali dalam semalam .(Al Hilyah, 2/228).
Tabi’in lain, Abu Al Abbas Atha’ juga termasuk mereka yang “luar biasa” dalam tilawah. Di hari-hari biasa ia mengkhatamkan Al Qur-aan sekali dalam sehari. Tapi di bulan Romadhoon, Abu Al Abbas mempu mengkhatamkan 3 kali dalam sehari. (Al Hilyah 10/302).
Sedangkan Said bin Jubair, dalam Mir’ah Al Jinan, Al Yafi’i menyebutkan sebuah riwayat, bahwa di suatu saat tabi’in ini membaca Al Qur-aan di Al Haram, lalu beliau berkata kepada Wiqa’ bin Abi Iyas pada bulan Romadhoon: “Pegangkan Mushaf ini”, dan ia tidak pernah beranjak dari tempat duduknya itu, kacuali setelah mengkhatamkan Al Qur-aan.
Diriwayatkan juga dari Said bin Jubair, beliau pernah mengatakan: “Jika sudah masuk sepuluh hari terakhir, aku melakukan mujahadah yang hampir tidak mampu aku lakukan.”
Beliau juga menasehati: “Di malam sepuluh terakhir, jangan kalian matikan lentera.” Maksudnya, agar umat Islam menghidupkan malamnya dengan membaca Al Qur-aan.
Thabaqat Fuqaha Madzhab An Nu’man Al Mukhtar, yang dinukil oleh Imam Laknawi dalam Iqamah Al Hujjah (71,72) disebutkan periwayatan bahwa dalam bulan Romadhoon Said bin Jubair mengimami shalat dengan dua qira`at, yakni qira`at Ibnu Mas’ud dan Zaid bin Tsabit.
Manshur bin Zadan, termasuk tabi’in yang terekam amalannya di bulan diturunnya Al Qur-aan ini. Hisham bin Hassan bercerita, bahwa di bulan Romadhoon, Manshur mampu mengkhatamkan Al Qur-aan di antara shalat Maghrib dan Isya’, hal itu bisa beliau lakukan dengan cara mengakhirkan shalat Isya hingga seperempat malam berlalu. Dalam hari-hari biasapun beliau mampu mengkhatamkan Al Qur-aan sekali dalam sehari semalam. (Al Hilyah, 3/57).
Tidak ketinggalan pula Imam Mujahid, salah satu tabi’in yang pernah berguru langsung dengan Ibnu Abbas juga amat masyhur dengan mujahadahnya. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dawud dengan sanad yang shahih, bahwa tabi’in ahli tafsir ini juga mengkhatamkan Al Qur-aan pada bulan Romadhoon di antara maghrib dan isya.
Sebagian besar ulama berpendapat bahwa Abu Hanifah termasuk pada golongan tabi`in, karena telah bertemu dengan sahabat Anas bin Malik. Banyak riwayat yang menegaskan bahwa beliau adalah ulama yang ahli ibadah. Yahya bin Ayub, ahli zuhud yang semasa dengan beliau mengatakan: Tidak ada seorangpun yang datang ke Makkah, pada zaman ini lebih banyak shalatnya dibanding dengan Abu Hanifah.
Karena itu beliau dijuluki Al Watad (tiang) karena banyak shalat (Tahdzib Al Asma, 2/220). Lalu, bagaimana amalan ulama ahli ibadah ini dalam bulan Romadhoon?
Orang yang melakukan shalat fajar dengan wudhu isya selama 40 tahun ini mengkhatamkan Al Qur-aan 2 kali dalam sehari di bulan Romadhoon, pada waktu siang sekali, dan pada waktu malam sekali (Manaqib Imam Abu Hanifah, 1/241-242).
Bahkan disebutkan oleh Imam Al Kardari bahwa Abu Hanifah termasuk 4 imam yang bisa mengkhatamkan Al Qur-aan dalam 2 rakaat, mereka adalah Utsman bin Affan, Tamim Ad Dari, Said bin Jubair, serta Abu Hanifah sendiri.
CATATAN:
Ibnu Rajab Al-Hanbali berkata: Bahwasanya larangan mengkhatamkan Al Qur-aan kurang dari tiga hari itu adalah apabila dilakukan secara terus menerus. Adapun pada waktu-waktu yang terdapat keutamaan padanya seperti bulan Romadhoon terutama pada malam-malam yang dicari/diburu padanya lailatul qadr atau pada tempat-tempat yang memiliki keutamaan seperti Makkah bagi siapa saja yang memasukinya selain penduduk negeri itu, maka disukainya untuk memperbanyak membaca Al Qur-aan, dalam rangka memanfaatkan (keutamaan) waktu dan tempat tersebut. Ini adalah pendapat Ahmad, Ishaq, dan selainnya dari kalangan ulama’ . (Latha’iful Ma’arif).
Memperbanyak ibadah tetap dibolehkan, selama tidak melalaikan kewajiban lain. Karena dalam hadits riwayat Al Bukhori disebutkan bahwa RosuuluLLOOH ShollaLLOOHU 'Alaihi wa sallam. melakukan sholat malam hingga kaki beliau bengkak. Di kesempatan lain beliau juga memerintahkan kepada beberapa sahabat agar malakukan amalan sesuai dengan kemampuan. Tentu, kemampuan masing-masing pribadi berbeda-beda. Dan RosuuluLLOOH ShollaLLOOHU 'Alaihi wa sallam juga memerintahkan kita untuk mengikuti para sahabat beliau. Dan banyak sahabat beliau yang melakukan mujahadah dalam Ibadah, dan itu tidak diingkari oleh sahabat lain.
ุงูููู ุจูุบูุง ุฑู ุถุงู ูุงุนูุง ููู ุนูู ุงูุตูุงู ูุงูููุงู ูุชูุงูุฉ ุงููุฑุขู ู ุงุญูุธูุง ู ู ุงูู ุนุงุตู ู ุงูุขุซุงู
Yaa ALLOOH, Sampaikan kami ke bulan Romadhoon dan bantulah kami untuk berpuasa, beribadah dan membaca Al Qur-aan dan jauhkan kami dari Maksiat dan Dosa
Dari Abu 'Amr Al-Auza'ู, ia berkata: Adalah Yahya bin Abi Katsir berdoa memohon kehadiran bulan Romadhoon:
ุงََُّูููู َّ ุณَِّูู ِْูู ุฅَِูู ุฑَู َุถَุงَู ، َูุณَِّูู ْ ِูู ุฑَู َุถَุงَู ، َูุชُุณูู ُู ู ِِّูู ู ُุชََูุจَّูุงً
Yaa ALLOOH,selamatkanlah aku agar bisa berjumpa dengan Romadhoon,selamatkanlah aku agar berhasil menjalani Romadhoon,dan terimalah amalku.” (Hilyatul Auliya', juz 1, hlm. 420)
ุฑَุจََّูุง ุชََูุจَّْู ู َِّูุง ۖ ุฅََِّูู ุฃَูุชَ ุงูุณَّู ِูุนُ ุงْูุนَِููู ُ
Yaa ROBB kami terimalah daripada kami (amalan kami),sesungguhnya ENGKAU-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui...
ุจَุงุฑََู ุงُููู َููู ِْูู ุฃَِْูููู َูู َุงِููู
Semoga ALLOOH memberkahi kalian dalam keluarga dan harta kalian
BAGAIMANA PARA ULAMA BERSAMA AL QUR-AAN DI BULAN ROMADHOON
Adalah Aswad bin Yazid An Nakha’i Al Kufi. Disebutkan dalam Hilyah Al Auliya (2/224) bahwa beliau mengkhatamkan Al Qur-aan dalam bulan Romadhoon setiap dua hari, dan beliau tidur hanya di waktu antara maghrib dan isya, sedangkan di luar Romadhoon beliau mengkhatamkan Al Qur-aan dalam waktu 6 hari.
Tidak hanya bermujahadah dalam mengkhatamkan Al Qur-aan, dalam ibadah shalat, Imam Adz Dzahabi menyebutkan bahwa tabi’in ini melakukan shalat 6 ratus rakaat dalam sehari semalam. (Al Ibar wa Al Idhadh, 1/86).
Adapula Qatadah bin Diamah, dalam hari-hari “biasa”, tabi’in ini mengkhatamkan Al Qur-aan sekali tiap pekan, akan tetapi tatkala Romadhoon tiba beliau mengkhatamkan Al Qur-aan sekali dalam tiga hari, dan apabila datang sepuluh hari terakhir beliau mengkhatamkannya sekali dalam semalam .(Al Hilyah, 2/228).
Tabi’in lain, Abu Al Abbas Atha’ juga termasuk mereka yang “luar biasa” dalam tilawah. Di hari-hari biasa ia mengkhatamkan Al Qur-aan sekali dalam sehari. Tapi di bulan Romadhoon, Abu Al Abbas mempu mengkhatamkan 3 kali dalam sehari. (Al Hilyah 10/302).
Sedangkan Said bin Jubair, dalam Mir’ah Al Jinan, Al Yafi’i menyebutkan sebuah riwayat, bahwa di suatu saat tabi’in ini membaca Al Qur-aan di Al Haram, lalu beliau berkata kepada Wiqa’ bin Abi Iyas pada bulan Romadhoon: “Pegangkan Mushaf ini”, dan ia tidak pernah beranjak dari tempat duduknya itu, kacuali setelah mengkhatamkan Al Qur-aan.
Diriwayatkan juga dari Said bin Jubair, beliau pernah mengatakan: “Jika sudah masuk sepuluh hari terakhir, aku melakukan mujahadah yang hampir tidak mampu aku lakukan.”
Beliau juga menasehati: “Di malam sepuluh terakhir, jangan kalian matikan lentera.” Maksudnya, agar umat Islam menghidupkan malamnya dengan membaca Al Qur-aan.
Thabaqat Fuqaha Madzhab An Nu’man Al Mukhtar, yang dinukil oleh Imam Laknawi dalam Iqamah Al Hujjah (71,72) disebutkan periwayatan bahwa dalam bulan Romadhoon Said bin Jubair mengimami shalat dengan dua qira`at, yakni qira`at Ibnu Mas’ud dan Zaid bin Tsabit.
Manshur bin Zadan, termasuk tabi’in yang terekam amalannya di bulan diturunnya Al Qur-aan ini. Hisham bin Hassan bercerita, bahwa di bulan Romadhoon, Manshur mampu mengkhatamkan Al Qur-aan di antara shalat Maghrib dan Isya’, hal itu bisa beliau lakukan dengan cara mengakhirkan shalat Isya hingga seperempat malam berlalu. Dalam hari-hari biasapun beliau mampu mengkhatamkan Al Qur-aan sekali dalam sehari semalam. (Al Hilyah, 3/57).
Tidak ketinggalan pula Imam Mujahid, salah satu tabi’in yang pernah berguru langsung dengan Ibnu Abbas juga amat masyhur dengan mujahadahnya. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Dawud dengan sanad yang shahih, bahwa tabi’in ahli tafsir ini juga mengkhatamkan Al Qur-aan pada bulan Romadhoon di antara maghrib dan isya.
Sebagian besar ulama berpendapat bahwa Abu Hanifah termasuk pada golongan tabi`in, karena telah bertemu dengan sahabat Anas bin Malik. Banyak riwayat yang menegaskan bahwa beliau adalah ulama yang ahli ibadah. Yahya bin Ayub, ahli zuhud yang semasa dengan beliau mengatakan: Tidak ada seorangpun yang datang ke Makkah, pada zaman ini lebih banyak shalatnya dibanding dengan Abu Hanifah.
Karena itu beliau dijuluki Al Watad (tiang) karena banyak shalat (Tahdzib Al Asma, 2/220). Lalu, bagaimana amalan ulama ahli ibadah ini dalam bulan Romadhoon?
Orang yang melakukan shalat fajar dengan wudhu isya selama 40 tahun ini mengkhatamkan Al Qur-aan 2 kali dalam sehari di bulan Romadhoon, pada waktu siang sekali, dan pada waktu malam sekali (Manaqib Imam Abu Hanifah, 1/241-242).
Bahkan disebutkan oleh Imam Al Kardari bahwa Abu Hanifah termasuk 4 imam yang bisa mengkhatamkan Al Qur-aan dalam 2 rakaat, mereka adalah Utsman bin Affan, Tamim Ad Dari, Said bin Jubair, serta Abu Hanifah sendiri.
CATATAN:
Ibnu Rajab Al-Hanbali berkata: Bahwasanya larangan mengkhatamkan Al Qur-aan kurang dari tiga hari itu adalah apabila dilakukan secara terus menerus. Adapun pada waktu-waktu yang terdapat keutamaan padanya seperti bulan Romadhoon terutama pada malam-malam yang dicari/diburu padanya lailatul qadr atau pada tempat-tempat yang memiliki keutamaan seperti Makkah bagi siapa saja yang memasukinya selain penduduk negeri itu, maka disukainya untuk memperbanyak membaca Al Qur-aan, dalam rangka memanfaatkan (keutamaan) waktu dan tempat tersebut. Ini adalah pendapat Ahmad, Ishaq, dan selainnya dari kalangan ulama’ . (Latha’iful Ma’arif).
Memperbanyak ibadah tetap dibolehkan, selama tidak melalaikan kewajiban lain. Karena dalam hadits riwayat Al Bukhori disebutkan bahwa RosuuluLLOOH ShollaLLOOHU 'Alaihi wa sallam. melakukan sholat malam hingga kaki beliau bengkak. Di kesempatan lain beliau juga memerintahkan kepada beberapa sahabat agar malakukan amalan sesuai dengan kemampuan. Tentu, kemampuan masing-masing pribadi berbeda-beda. Dan RosuuluLLOOH ShollaLLOOHU 'Alaihi wa sallam juga memerintahkan kita untuk mengikuti para sahabat beliau. Dan banyak sahabat beliau yang melakukan mujahadah dalam Ibadah, dan itu tidak diingkari oleh sahabat lain.
ุงูููู ุจูุบูุง ุฑู ุถุงู ูุงุนูุง ููู ุนูู ุงูุตูุงู ูุงูููุงู ูุชูุงูุฉ ุงููุฑุขู ู ุงุญูุธูุง ู ู ุงูู ุนุงุตู ู ุงูุขุซุงู
Yaa ALLOOH, Sampaikan kami ke bulan Romadhoon dan bantulah kami untuk berpuasa, beribadah dan membaca Al Qur-aan dan jauhkan kami dari Maksiat dan Dosa
Dari Abu 'Amr Al-Auza'ู, ia berkata: Adalah Yahya bin Abi Katsir berdoa memohon kehadiran bulan Romadhoon:
ุงََُّูููู َّ ุณَِّูู ِْูู ุฅَِูู ุฑَู َุถَุงَู ، َูุณَِّูู ْ ِูู ุฑَู َุถَุงَู ، َูุชُุณูู ُู ู ِِّูู ู ُุชََูุจَّูุงً
Yaa ALLOOH,selamatkanlah aku agar bisa berjumpa dengan Romadhoon,selamatkanlah aku agar berhasil menjalani Romadhoon,dan terimalah amalku.” (Hilyatul Auliya', juz 1, hlm. 420)
ุฑَุจََّูุง ุชََูุจَّْู ู َِّูุง ۖ ุฅََِّูู ุฃَูุชَ ุงูุณَّู ِูุนُ ุงْูุนَِููู ُ
Yaa ROBB kami terimalah daripada kami (amalan kami),sesungguhnya ENGKAU-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui...
ุจَุงุฑََู ุงُููู َููู ِْูู ุฃَِْูููู َูู َุงِููู
Semoga ALLOOH memberkahi kalian dalam keluarga dan harta kalian
NASEHAT MENJELANG RAMADHAN
Kiriman: Lukman hakim.
Syaikh Muhammad bin Muhammad Mukhtar As-Syinqity
hafidzahullah pernah ditanya:
"Wahai Syaikh.....
Dengan amalan apa anda menasehati saya dalam menyongsong datangnya musim Ramadhan ...?
Syaikh menjawab:
"Sebaik-baik amalan yang dapat dilakukan dalam menyongsong datangnya musim Ramahan adalah memperbanyak istighfar.
Sebab dosa akan menghalangi seseorang taufiq Allah (untuk melaksanakan ketaatan)."
Tidaklah hati seorang hamba selalu beristighfar melainkan ia akan disucikan.
Bila ia lemah, maka akan dikuatkan
Bila ia sakit, maka akan disembuhkan
Bila ia diuji, maka ujian itu akan diangkat darinya.
Bila ia kalut, maka akan diberi petunjuk
Dan bila ia galau, maka akan diberi ketenangan.
Istighfar merupakan benteng pengaman yang tersisa untuk kita (dari adzab Allah) sepeninggal Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam.
Ibnu Katsir rahimahullah, berkata:
"Barangsiapa yang menghiasi dirinya dengan amalan ini, yaitu memperbanyak istighfar, maka Allah akan mempermudah rezekinya, memudahkan urusannya dan menjaga kekuatan jiwa dan raganya."
Maka apa lagi yang kau tunggu ...?
Perbanyaklah istighfar !
Ibnul Qayyim, rahimahullah, mengatakan:
"Bila engkau ingin berdo'a, sementara waktu begitu sempit, padahal di dalam dadamu dipenuhi oleh begitu banyak hajat (kebutuhan), maka jadikan seluruh isi do'amu berupa permohonan maaf kepada Allah. Karena bila Dia memaafkanmu, maka semua keperluanmu akan dipenuhi oleh-Nya tanpa engkau memintanya."
๏บ๏ป๏ป َّ๏ปฌُ๏ปขَّ ๏บِ๏ปงَّ๏ปَ ๏ปَ๏ปُ๏ปฎٌّ ๏บُ๏บคِ๏บُّ ๏บ๏ปْ๏ปَ๏ปْ๏ปฎَ ๏ปَ๏บ๏ปْ๏ปُ ๏ปَ๏ปจِّ๏ปฐ
"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu 'anni"
Yaa Allah ...... Sesungguhnya engkau Maha pemaaf, mencintai kemaafan, maka ampunilah Aku. (HR. Muslim).
Wallahu A'lam bish showab.
Puasa 2015
Kiriman: H. Muhammad.
Ramadhan tahun ini sangat spesial :
1 Ramadhan : hari jumat
8 Ramadhan : hari jumat
15 Ramadhan : hari jumat
22 Ramadhan : hari jumat
29 Ramadhan : hari jumat
Yang tidak banyak disadari orang bahwa Ramadhan tahun ini kita akan ketemu dgn 5 hari jumat, yang tidak terulang kecuali setiap 20 tahun
Ramadhan besok ini akan menjadi Ramadhan dgn waktu siang terpanjang selama 33 tahun ke belakang. Itu bermakna Ramadhan kali ini memberi kesempatan bagi kita utk memperoleh pahala lebih besar dalam 33 tahun
Ya Allah pertemukanlah kami dgn bulan Ramadhan...
Ramadhan tahun ini sangat spesial :
1 Ramadhan : hari jumat
8 Ramadhan : hari jumat
15 Ramadhan : hari jumat
22 Ramadhan : hari jumat
29 Ramadhan : hari jumat
Yang tidak banyak disadari orang bahwa Ramadhan tahun ini kita akan ketemu dgn 5 hari jumat, yang tidak terulang kecuali setiap 20 tahun
Ramadhan besok ini akan menjadi Ramadhan dgn waktu siang terpanjang selama 33 tahun ke belakang. Itu bermakna Ramadhan kali ini memberi kesempatan bagi kita utk memperoleh pahala lebih besar dalam 33 tahun
Ya Allah pertemukanlah kami dgn bulan Ramadhan...
Awal Puasa
Kiriman: Budi Arsa.
Share info tentang awal Ramadhan dan 1 Syawal :
RAMADHAN DAN LEBARAN 1436 H
oleh A Syihabudin (Sostek ITB)
Awal Ramadhan 1436 H.
Menurut perhitungan secara astronomi:
- Bulan baru terjadi pada 16 Juni pukul 21:05 WIB.
- Ijtimak matahari dan bulan atau konjungsi terjadi selepas sunset, karenanya keberadaan hilal secara teori tidak mungkin bisa dirukyat (dilihat dengan mata) pada sore harinya.
- Sementara pada 17 Juni petang, ketika matahari tenggelam pukul 17:47 WIB ketinggian hilal di Jakarta sudah mencapai 9.4°, karenanya keberadaan hilal akan sangat mudah dirukyat bahkan dengan mata telanjang (jika langit bersih dan cerah). Sidang itsbat Pemerintah diduga 99.99% akan memutuskan hilal terlihat di berbagai pelosok Indonesia.
Dengan demikian, maka awal puasa akan jatuh pada 18 Juni 2015 baik bagi aliran RUKYAH (NU), maupun aliran HISAB HAQIQI (Muhammadiyah), aliran HISAB DENGAN IMKANUR RUKYAH 2 DERAJAT (Pemerintah), dan aliran HISAB DENGAN IMKANUR RUKYAH 4 DERAJAT (Persis). Artinya awal puasa insya Allah bakal sasarengan. Alhamdulillah tiasa ngawitan netepan taraweh sareng ping 17 Juni 2015.
Bagaimana dengan Lebaran?
- Bulan baru terjadi di pagi hari (jam 8:25 WIB) pada 16 Juli 2015.
- Tinggi bulan ketika matahari tenggelam pada 16 Juli secara astronomi mencapai 2.75° (di Jakarta).
Dengan demikian, maka kalangan Muhammadiyah yang berpegang pada Hisab Haqiqi akan menjatuhkan 1 Syawal pada 17 Juli 2015.
Bagi Pemerintah yang menggunakan Hisab Dengan Imkanur Rukyah 2 Derajat, maka keberadaan Hilal yang telah mencapai 2,75 derajat pada 16 Juli itu secara otomatis menjadi dalil faktual untuk menetapkan Lebaran pada 17 Juli 2015.
Bagi kalangan NU yang berpegang secara kuat pada metode Rukyat (melihat Hilal dengan mata), maka hilal 2,75 derajat sesuai teori para pakar Boscha ITB tidak mungkin bisa dilihat dengan mata. Tapi semangat berlebarang sacara bareng akan memunculkan banyak kesaksian orang yang melihat bulan, sehingga Lebaran bagi warga NU tg 17 Juli
Share info tentang awal Ramadhan dan 1 Syawal :
RAMADHAN DAN LEBARAN 1436 H
oleh A Syihabudin (Sostek ITB)
Awal Ramadhan 1436 H.
Menurut perhitungan secara astronomi:
- Bulan baru terjadi pada 16 Juni pukul 21:05 WIB.
- Ijtimak matahari dan bulan atau konjungsi terjadi selepas sunset, karenanya keberadaan hilal secara teori tidak mungkin bisa dirukyat (dilihat dengan mata) pada sore harinya.
- Sementara pada 17 Juni petang, ketika matahari tenggelam pukul 17:47 WIB ketinggian hilal di Jakarta sudah mencapai 9.4°, karenanya keberadaan hilal akan sangat mudah dirukyat bahkan dengan mata telanjang (jika langit bersih dan cerah). Sidang itsbat Pemerintah diduga 99.99% akan memutuskan hilal terlihat di berbagai pelosok Indonesia.
Dengan demikian, maka awal puasa akan jatuh pada 18 Juni 2015 baik bagi aliran RUKYAH (NU), maupun aliran HISAB HAQIQI (Muhammadiyah), aliran HISAB DENGAN IMKANUR RUKYAH 2 DERAJAT (Pemerintah), dan aliran HISAB DENGAN IMKANUR RUKYAH 4 DERAJAT (Persis). Artinya awal puasa insya Allah bakal sasarengan. Alhamdulillah tiasa ngawitan netepan taraweh sareng ping 17 Juni 2015.
Bagaimana dengan Lebaran?
- Bulan baru terjadi di pagi hari (jam 8:25 WIB) pada 16 Juli 2015.
- Tinggi bulan ketika matahari tenggelam pada 16 Juli secara astronomi mencapai 2.75° (di Jakarta).
Dengan demikian, maka kalangan Muhammadiyah yang berpegang pada Hisab Haqiqi akan menjatuhkan 1 Syawal pada 17 Juli 2015.
Bagi Pemerintah yang menggunakan Hisab Dengan Imkanur Rukyah 2 Derajat, maka keberadaan Hilal yang telah mencapai 2,75 derajat pada 16 Juli itu secara otomatis menjadi dalil faktual untuk menetapkan Lebaran pada 17 Juli 2015.
Bagi kalangan NU yang berpegang secara kuat pada metode Rukyat (melihat Hilal dengan mata), maka hilal 2,75 derajat sesuai teori para pakar Boscha ITB tidak mungkin bisa dilihat dengan mata. Tapi semangat berlebarang sacara bareng akan memunculkan banyak kesaksian orang yang melihat bulan, sehingga Lebaran bagi warga NU tg 17 Juli
Puasa
Kiriman: Walisongo.
Ulangkaji Bab Puasa :-
Niat Puasa -
"Sahaja aku berpuasa,
pada esok hari
kerana menunaikan fardhu bulan Ramadhan
pada tahun ini
kerana Allah Taala"
Syarat Wajib Puasa :-
1. Islam
2. Baligh
3. Berakal
4. Sihat
5. Bermukim (Tidak Musafir)
6. Suci (Dari Haid Dan Nifas)
Syarat Sah Puasa :-
1. Islam
2. Berakal & Mumayyiz
3. Suci (Dari Haid Dan Nifas)
4. Nyata masuknya bulan Ramadhan
Rukun-Rukun Puasa:-
1. Orang Yang Puasa
2. Berniat
3. Menahan Diri Daripada Perkara Yang Membatalkan Puasa
Perkara Yang Membatalkan Puasa :-
1. Makan Dan Minum Dengan Sengaja
2. Memasukkan Dengan Sengaja Benda Ke Dalam Rongga Yang Terbuka
3. Muntah Dengan Sengaja
4. Keluar Haid & Nifas
5. Gila
6. Murtad
7. Keluar Mani Dengan Dengaja
8. Bersetubuh Di Siang Hari
Perkara Sunat Ketika Puasa :-
1. Segera Berbuka Puasa
2. Berbuka Dengan Kurma/Juadah Manis
3. Baca Doa
4. Melambatkan Bersahur
5. Banyakkan Baca Al-Quran, Berzikir, Berselawat Dan Membuat Amal Kebajikan
6. Sentiasa Bersedekah
7. Jauhkan Diri Daripada Bercakap Perkara Yang Sia-Sia Dan Perbuatan Yang Tidak Membawa Manfaat
8. Mandi Junub Lebih awal Sebelum Masuk Waktu Subuh
Makruh Ketika Puasa :-
1. Bersuntik
2. Berbekam
3. Berkumur-Kumur
4. Memasukkan Air Ke Dalam Rongga Hidung Secara Berlebihan
5. Mandi Yang Berlebihan
6. Rasa Makanan Di Hujung Lidah
Golongan Yang Wajib Qada' Puasa :-
1. Orang Sakit Yang Ada Harapan Untuk Sembuh
2. Orang Yang Musafir (Bukan Kerana Maksiat)
3. Orang Yang Kedatangan Haid Dan Nifas
4. Orang Yang Meninggalkan Niat Puasa
5. Orang Yang Sengaja Melakukan Perkara2 Yang Membatalkan Puasa
6. Orang Yang Pitam/Mabuk
7. Orang Yang Sangat Lapar Dan Dahaga
Mereka Yang Di Kenakan Membayar Fidyah Puasa :-
1. Mereka Yang Tidak Dapat Mngqada'kan Puasa Sehingga Masuk Ramadhan Kali Kedua - (Fidyahnya : 1 Cupak Beras Untuk Setiap Hari Yang Di Tinggalkan Di Samping Mengqada' Puasa) Bagi Setahun Tertinggal..
Kalau Tidak Di Qada' Sehingga Melampaui 2 Tahun Maka Di Kenakan 2 Cupak Tetapi Puasa Tetap Juga 1 Hari (Tiada Tambahan)
2. Orang Sakit Yang Tidak Ada Harapan Untuk Sembuh
3. Orang Yang Terlalu Tua Dan Tidak Berdaya Untuk Berpuasa
4. Orang Yang Ada Qada' Puasa Tetapi Meninggal Dunia Sebelum Sempat Berbuat Demikian (Fidyahnya : Di Buat Oleh Kerabat Si Mati/Di Ambil Daripada Harta Pusakanya)
5. Perempuan Yang Mengandung/Yang Menyusukan Anaknya Perlu Mengqada' Puasa Dan Membayar Fidyah 1 Cupak Beras Bagi Setiap Hari Yang Di Tinggalkan Sekiranya Dia Meninggalkan Puasa Kerana Bimbangkan Anaknya Tetapi Sekiranya Dia Takut Memudaratkan Pada Dirinya Dia Hanya Wajib Mengqada' Puasanya
Kifarat Bersetubuh Di Bulan Ramadhan :-
Orang Yang Bersetubuh Pada Siang Hari Bulan Ramadhan, Maka Kedua2 Suami Isteri Tersebut Perlu Mengqada' Puasa Berkenaan Dan Suami Wajib Membayar Kifarat (Denda) Seperti :-
1. Memerdekakan Seorang Hamba Mukmin L/P
(Sekiranya Tidak Mampu)
2. Berpuasa 2 Bulan Berturut-Turut Tanpa Terputus (Kalau Tidak Berdaya)
3. Memberi Makan Kepada 60 Orang Fakir Miskin
Walau Bagaimana Pun, Jika Persetubuhan Itu Di Lakukan Kerana Terlupa, Jahil Tentang Haramnya/Di Paksa Ke Atasnya Tidaklah Wajib Kifarat
Tingkatan Puasa:-
1. Puasa Umum - Sekadar Menahan Makan, Minum Dan Keinginan Berjimak
2. Puasa Khusus - Memelihara Mata, Telinga, Lidah, Tangan Dan Kaki Daripada Melakukan Dosa Selain Menahan Diri Daripada Perkara Di Atas
3. Puasa Khusus Al-Khusus - Merangkumi puasa Di Atas Dan Di Sempurnakan Pula Dengan Puasa Hati Daripada Semua Keinginan Zahir Dan Batin
Mereka Yang Di Benarkan Meninggalkan Puasa :-
1. Orang Yang Hilang Daya Upaya Seperti Sakit Yang Apabila Berpuasa Akan Menambahkan Keuzuran
2. Orang Musafir
3. Org Yang Terlalu Tua Dan Amat Lemah
4. Orang Yang Tersangat Lapar Dan Dahaga
5. Perempuan Hamil/Menyusukan Anaknya Yang Apabila Berpuasa Boleh Memudaratkan Diri/Anak Yang Di Susui Itu
# Selamat Menjalani Ibadah Puasa Kepada Umat Islam Mukminin Dan Mukminat..
Semoga Puasa Pada Tahun Ini Memberi Manfaat Kepada Kita..
Semoga Puasa Pada Tahun Ini Lebih Mudah Daripada Tahun Sebelumnya Dan Membanyakkan Kita Membuat Amal Ja'riah..
Insyallah..
๐๐๐
* bukak posa dgn buah kurma + minum ayaq suam.
** JANGAN minum minuman bergas + ais
*** Ambil peluang utk Kurangkn / berhenti merokok.
Kiriman
Ulangkaji Bab Puasa :-
Niat Puasa -
"Sahaja aku berpuasa,
pada esok hari
kerana menunaikan fardhu bulan Ramadhan
pada tahun ini
kerana Allah Taala"
Syarat Wajib Puasa :-
1. Islam
2. Baligh
3. Berakal
4. Sihat
5. Bermukim (Tidak Musafir)
6. Suci (Dari Haid Dan Nifas)
Syarat Sah Puasa :-
1. Islam
2. Berakal & Mumayyiz
3. Suci (Dari Haid Dan Nifas)
4. Nyata masuknya bulan Ramadhan
Rukun-Rukun Puasa:-
1. Orang Yang Puasa
2. Berniat
3. Menahan Diri Daripada Perkara Yang Membatalkan Puasa
Perkara Yang Membatalkan Puasa :-
1. Makan Dan Minum Dengan Sengaja
2. Memasukkan Dengan Sengaja Benda Ke Dalam Rongga Yang Terbuka
3. Muntah Dengan Sengaja
4. Keluar Haid & Nifas
5. Gila
6. Murtad
7. Keluar Mani Dengan Dengaja
8. Bersetubuh Di Siang Hari
Perkara Sunat Ketika Puasa :-
1. Segera Berbuka Puasa
2. Berbuka Dengan Kurma/Juadah Manis
3. Baca Doa
4. Melambatkan Bersahur
5. Banyakkan Baca Al-Quran, Berzikir, Berselawat Dan Membuat Amal Kebajikan
6. Sentiasa Bersedekah
7. Jauhkan Diri Daripada Bercakap Perkara Yang Sia-Sia Dan Perbuatan Yang Tidak Membawa Manfaat
8. Mandi Junub Lebih awal Sebelum Masuk Waktu Subuh
Makruh Ketika Puasa :-
1. Bersuntik
2. Berbekam
3. Berkumur-Kumur
4. Memasukkan Air Ke Dalam Rongga Hidung Secara Berlebihan
5. Mandi Yang Berlebihan
6. Rasa Makanan Di Hujung Lidah
Golongan Yang Wajib Qada' Puasa :-
1. Orang Sakit Yang Ada Harapan Untuk Sembuh
2. Orang Yang Musafir (Bukan Kerana Maksiat)
3. Orang Yang Kedatangan Haid Dan Nifas
4. Orang Yang Meninggalkan Niat Puasa
5. Orang Yang Sengaja Melakukan Perkara2 Yang Membatalkan Puasa
6. Orang Yang Pitam/Mabuk
7. Orang Yang Sangat Lapar Dan Dahaga
Mereka Yang Di Kenakan Membayar Fidyah Puasa :-
1. Mereka Yang Tidak Dapat Mngqada'kan Puasa Sehingga Masuk Ramadhan Kali Kedua - (Fidyahnya : 1 Cupak Beras Untuk Setiap Hari Yang Di Tinggalkan Di Samping Mengqada' Puasa) Bagi Setahun Tertinggal..
Kalau Tidak Di Qada' Sehingga Melampaui 2 Tahun Maka Di Kenakan 2 Cupak Tetapi Puasa Tetap Juga 1 Hari (Tiada Tambahan)
2. Orang Sakit Yang Tidak Ada Harapan Untuk Sembuh
3. Orang Yang Terlalu Tua Dan Tidak Berdaya Untuk Berpuasa
4. Orang Yang Ada Qada' Puasa Tetapi Meninggal Dunia Sebelum Sempat Berbuat Demikian (Fidyahnya : Di Buat Oleh Kerabat Si Mati/Di Ambil Daripada Harta Pusakanya)
5. Perempuan Yang Mengandung/Yang Menyusukan Anaknya Perlu Mengqada' Puasa Dan Membayar Fidyah 1 Cupak Beras Bagi Setiap Hari Yang Di Tinggalkan Sekiranya Dia Meninggalkan Puasa Kerana Bimbangkan Anaknya Tetapi Sekiranya Dia Takut Memudaratkan Pada Dirinya Dia Hanya Wajib Mengqada' Puasanya
Kifarat Bersetubuh Di Bulan Ramadhan :-
Orang Yang Bersetubuh Pada Siang Hari Bulan Ramadhan, Maka Kedua2 Suami Isteri Tersebut Perlu Mengqada' Puasa Berkenaan Dan Suami Wajib Membayar Kifarat (Denda) Seperti :-
1. Memerdekakan Seorang Hamba Mukmin L/P
(Sekiranya Tidak Mampu)
2. Berpuasa 2 Bulan Berturut-Turut Tanpa Terputus (Kalau Tidak Berdaya)
3. Memberi Makan Kepada 60 Orang Fakir Miskin
Walau Bagaimana Pun, Jika Persetubuhan Itu Di Lakukan Kerana Terlupa, Jahil Tentang Haramnya/Di Paksa Ke Atasnya Tidaklah Wajib Kifarat
Tingkatan Puasa:-
1. Puasa Umum - Sekadar Menahan Makan, Minum Dan Keinginan Berjimak
2. Puasa Khusus - Memelihara Mata, Telinga, Lidah, Tangan Dan Kaki Daripada Melakukan Dosa Selain Menahan Diri Daripada Perkara Di Atas
3. Puasa Khusus Al-Khusus - Merangkumi puasa Di Atas Dan Di Sempurnakan Pula Dengan Puasa Hati Daripada Semua Keinginan Zahir Dan Batin
Mereka Yang Di Benarkan Meninggalkan Puasa :-
1. Orang Yang Hilang Daya Upaya Seperti Sakit Yang Apabila Berpuasa Akan Menambahkan Keuzuran
2. Orang Musafir
3. Org Yang Terlalu Tua Dan Amat Lemah
4. Orang Yang Tersangat Lapar Dan Dahaga
5. Perempuan Hamil/Menyusukan Anaknya Yang Apabila Berpuasa Boleh Memudaratkan Diri/Anak Yang Di Susui Itu
# Selamat Menjalani Ibadah Puasa Kepada Umat Islam Mukminin Dan Mukminat..
Semoga Puasa Pada Tahun Ini Memberi Manfaat Kepada Kita..
Semoga Puasa Pada Tahun Ini Lebih Mudah Daripada Tahun Sebelumnya Dan Membanyakkan Kita Membuat Amal Ja'riah..
Insyallah..
๐๐๐
* bukak posa dgn buah kurma + minum ayaq suam.
** JANGAN minum minuman bergas + ais
*** Ambil peluang utk Kurangkn / berhenti merokok.
Kiriman
Sabtu, 13 Juni 2015
Cara tawadhuk
Kiriman: Walisongo.
Syeikh Maulana Zubair al-Kandhlawi rahimahullah bercerita,
beliau dinasihati oleh alMuhaddith Maulana Zakariyya al-Kandhlawi rahimahullah :
“Wahai Zubair, syarat seseorang agar dapat berjaya dalam usaha dakwah ini adalah TAWADHU', merasa dirinya ini tidak memiliki apa-apa..
Hanya kerana pertolongan Allah sahaja semua ini boleh berlaku..
Tetapi sifat ini wahai Zubair tidak boleh hanya di mulut sahaja;
saya ini lemah, saya ini fakir.. tapi hatinya; saya ini hebat, saya ini da'ei yang kuat, ahli mujahadah..
Jangan jadi seperti itu, ini tidak akan diterima oleh Allah swt. Tapi semestinya ditanamkan dalam hati kita memang kita tidak ada apa-apa, hanya Allah sahaja yang memiliki segalanya..”
Syeikh Maulana Zubair al-Kandhlawi rahimahullah bercerita,
beliau dinasihati oleh alMuhaddith Maulana Zakariyya al-Kandhlawi rahimahullah :
“Wahai Zubair, syarat seseorang agar dapat berjaya dalam usaha dakwah ini adalah TAWADHU', merasa dirinya ini tidak memiliki apa-apa..
Hanya kerana pertolongan Allah sahaja semua ini boleh berlaku..
Tetapi sifat ini wahai Zubair tidak boleh hanya di mulut sahaja;
saya ini lemah, saya ini fakir.. tapi hatinya; saya ini hebat, saya ini da'ei yang kuat, ahli mujahadah..
Jangan jadi seperti itu, ini tidak akan diterima oleh Allah swt. Tapi semestinya ditanamkan dalam hati kita memang kita tidak ada apa-apa, hanya Allah sahaja yang memiliki segalanya..”
Tentang rezeki
Kiriman: WalisongoNASIHAT IBNU ATHO’ILLAH TENTANG REZEKI
“Alangkah banyaknya sesuatu yang tersembunyi dalam dirimu! Jika engkau mahu mengamati dengan saksama maka pasti akan tampak. Dan, hal yang paling berbahaya adalah dosa keraguan kepada Allah SWT. Sebab, ragu terhadap rezeki bererti ragu terhadap Zat Sang Pemberi Rezeki, Ar Razaq. Dan sesungguhnya, dunia ini terlalu hina untuk kau risaukan!
Jika engkau mempunyai perhatian tinggi pastilah engkau akan merisaukan sesuatu yang lebih besar, yaitu masalah akhirat. Orang yang merisaukan hal-hal yang kecil, lalu melupakan sesuatu yang lebih besar, maka bererti dia adalah orang yang paling bodoh.
Kerana itu, kerjakanlah kewajipan untuk melaksanakan ibadah dan semua perintah Allah. Dia pun akan menjalankan apa yang menjadi kewajiban-Nya untukmu. Jika kumbang dan cacing saja diberi rezeki oleh Allah, apa mungkin engkau akan dilupakan?
Allah SWT berfirman, “Suruhlah keluargamu untuk solat dan sabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak menuntut rezeki darimu. Kamilah yang memberi rezeki. Balasan yang baik akan diberikan kepada orang yang bertakwa.” (QS Tha Ha: 132).
Jika engkau melihat ada orang yang risau kerana rezeki, maka ketahuilah bahawa sebenarnya dia jauh dari Allah. Seandainya ada yang berkata kepadamu, “Besok kamu tak perlu kerja! Cukup kamu kerjakan ini saja! Saya akan memberimu RM 2 juta,” pastilah engkau akan percaya dan mematuhi perintahnya. Padahal, dia itu makhluk yang faqir, tak mampu memberi manfaat atau mudharat. Lalu, mengapa engkau tidak merasa cukup dengan Allah Yang Maha Kaya dan Maha Mulia, yang menjamin rezekimu sepanjang hidupmu?
Allah SWT berfirman, “Tidak ada makhluk yang melata di muka bumi ini kecuali Allah-lah yang menjamin rezekinya. Dia mengetahui tempat tinggal binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semua tertulis dalam Kitab yang nyata (Lawh Mahfuzh).” (QS Hud [11]: 6).
---Ibnu Atha’illah dalam Bahjat An-Nufus
SILA SHARE DAN SEBARKAN
“Alangkah banyaknya sesuatu yang tersembunyi dalam dirimu! Jika engkau mahu mengamati dengan saksama maka pasti akan tampak. Dan, hal yang paling berbahaya adalah dosa keraguan kepada Allah SWT. Sebab, ragu terhadap rezeki bererti ragu terhadap Zat Sang Pemberi Rezeki, Ar Razaq. Dan sesungguhnya, dunia ini terlalu hina untuk kau risaukan!
Jika engkau mempunyai perhatian tinggi pastilah engkau akan merisaukan sesuatu yang lebih besar, yaitu masalah akhirat. Orang yang merisaukan hal-hal yang kecil, lalu melupakan sesuatu yang lebih besar, maka bererti dia adalah orang yang paling bodoh.
Kerana itu, kerjakanlah kewajipan untuk melaksanakan ibadah dan semua perintah Allah. Dia pun akan menjalankan apa yang menjadi kewajiban-Nya untukmu. Jika kumbang dan cacing saja diberi rezeki oleh Allah, apa mungkin engkau akan dilupakan?
Allah SWT berfirman, “Suruhlah keluargamu untuk solat dan sabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak menuntut rezeki darimu. Kamilah yang memberi rezeki. Balasan yang baik akan diberikan kepada orang yang bertakwa.” (QS Tha Ha: 132).
Jika engkau melihat ada orang yang risau kerana rezeki, maka ketahuilah bahawa sebenarnya dia jauh dari Allah. Seandainya ada yang berkata kepadamu, “Besok kamu tak perlu kerja! Cukup kamu kerjakan ini saja! Saya akan memberimu RM 2 juta,” pastilah engkau akan percaya dan mematuhi perintahnya. Padahal, dia itu makhluk yang faqir, tak mampu memberi manfaat atau mudharat. Lalu, mengapa engkau tidak merasa cukup dengan Allah Yang Maha Kaya dan Maha Mulia, yang menjamin rezekimu sepanjang hidupmu?
Allah SWT berfirman, “Tidak ada makhluk yang melata di muka bumi ini kecuali Allah-lah yang menjamin rezekinya. Dia mengetahui tempat tinggal binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semua tertulis dalam Kitab yang nyata (Lawh Mahfuzh).” (QS Hud [11]: 6).
---Ibnu Atha’illah dalam Bahjat An-Nufus
SILA SHARE DAN SEBARKAN
Sepuluh nasihat
✅ ✅
Kiriman: H. Muhammad.
10 Nasihat Penting Untuk Para Pengguna BB , WhatsApp dan yang sejenis utk bisa kita simak dari sumber
[Abu Haitsam al-Bantani, Lc]
Nasihat Pertama : Ikhlash
Jadikanlah media ini sebagai sarana untuk meraih ridha Allah Ta'ala, bukan untuk mendapatkan pujian dari manusia, ajang ujub, takabbur, maksiat, dan lain sebagainya.
Nasihat Kedua : Tabayyun
Periksalah terlebih dahulu kebenaran informasi yang ingin Anda sampaikan, jangan tergesa-gesa, karena berhati-hati dalam menyampaikan informasi merupakan akhlak mulia seorang mukmin.
Nasihat Ketiga : Jangan Berdusta
Ketika Anda hendak mengirim artikel, video, dll, dengan niat agar saudaramu terhibur dengannya itu hal yang sangat baik, namun tinggalkanlah jika hal tersebut harus dibangun di atas kedustaan.
Nasihat Keempat : Timbang Maslahat dan Mafsadahnya
Jika yang ingin Anda sampaikan ada sisi baik dan ada sisi buruknya, sebaiknya tidak dulu disebarkan, karena mencegah sisi buruk lebih didahulukan dari mendapatkan sisi baiknya.
Nasihat Kelima : Gunakan Bahasa Yang Baik
Wahai saudaraku, bahasa yang baik itu gratis, gak perlu beli, mengapa kita masih merasa berat menggunakannya ??!
Nasihat Keenam : Hindari Perkara Yang Tidak Ada Manfaatnya
Ini merupakan tanda baiknya keislaman seseorang.
Nasihat Ketujuh : Aturlah Waktu Yang Baik Dalam Memberikan Nasihat
Ingatlah teladan kita adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan beliau sangat memperhatikan masalah ini.
Nasihat Kedelapan : Jangan Lalai
Jangan sampai media ini membuat Anda lalai dari dzikir kepada Allah, membaca Al-Qur'an, shalat berjama'ah, dan amalan ta'at lainnya.
Nasihat Kesembilan : Luruskanlah Kekeliruan Saudaramu Dengan Cara Yang Bijak
Nasihat kesepuluh : Amalkanlah
Marilah kita berupaya mengamalkan nasihat yang kita kirim kepada orang lain, karena pandai mengolah kata tanpa disertai amal menjadi salah satu sebab datangnya murka Allah Ta'ala.
Wallahu a'lam, semoga bermanfaat.
Dari Ust. Muhammad Sulhan Jauhari, Lc. M.H.I
Kiriman: H. Muhammad.
10 Nasihat Penting Untuk Para Pengguna BB , WhatsApp dan yang sejenis utk bisa kita simak dari sumber
[Abu Haitsam al-Bantani, Lc]
Nasihat Pertama : Ikhlash
Jadikanlah media ini sebagai sarana untuk meraih ridha Allah Ta'ala, bukan untuk mendapatkan pujian dari manusia, ajang ujub, takabbur, maksiat, dan lain sebagainya.
Nasihat Kedua : Tabayyun
Periksalah terlebih dahulu kebenaran informasi yang ingin Anda sampaikan, jangan tergesa-gesa, karena berhati-hati dalam menyampaikan informasi merupakan akhlak mulia seorang mukmin.
Nasihat Ketiga : Jangan Berdusta
Ketika Anda hendak mengirim artikel, video, dll, dengan niat agar saudaramu terhibur dengannya itu hal yang sangat baik, namun tinggalkanlah jika hal tersebut harus dibangun di atas kedustaan.
Nasihat Keempat : Timbang Maslahat dan Mafsadahnya
Jika yang ingin Anda sampaikan ada sisi baik dan ada sisi buruknya, sebaiknya tidak dulu disebarkan, karena mencegah sisi buruk lebih didahulukan dari mendapatkan sisi baiknya.
Nasihat Kelima : Gunakan Bahasa Yang Baik
Wahai saudaraku, bahasa yang baik itu gratis, gak perlu beli, mengapa kita masih merasa berat menggunakannya ??!
Nasihat Keenam : Hindari Perkara Yang Tidak Ada Manfaatnya
Ini merupakan tanda baiknya keislaman seseorang.
Nasihat Ketujuh : Aturlah Waktu Yang Baik Dalam Memberikan Nasihat
Ingatlah teladan kita adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan beliau sangat memperhatikan masalah ini.
Nasihat Kedelapan : Jangan Lalai
Jangan sampai media ini membuat Anda lalai dari dzikir kepada Allah, membaca Al-Qur'an, shalat berjama'ah, dan amalan ta'at lainnya.
Nasihat Kesembilan : Luruskanlah Kekeliruan Saudaramu Dengan Cara Yang Bijak
Nasihat kesepuluh : Amalkanlah
Marilah kita berupaya mengamalkan nasihat yang kita kirim kepada orang lain, karena pandai mengolah kata tanpa disertai amal menjadi salah satu sebab datangnya murka Allah Ta'ala.
Wallahu a'lam, semoga bermanfaat.
Dari Ust. Muhammad Sulhan Jauhari, Lc. M.H.I
Koreksi diri
Kiriman: Ludy.
Need to know :
JIKA ANDA SEPERTIKU, MAKA BERUBAHLAH SEBELUM TERLAMBAT…
Ustadz Musyaffa Ad Dariny, ุญูุธู ุงููู ุชุนุงู
Aku mulai lupa dengan bacaan dzikir pagi dan sore, karena telah lama aku tidak membacanya.
Shalat sunat “rowatib” (yang dilakukan sebelum dan sesudah shalat wajib) telah kuabaikan, tidak tersisa kecuali shalat sunat fajar, itu pun tidak setiap hari.
Tidak ada lagi bacaan Alquran secara rutin, tidak ada lagi malam yang dihidupkan dengan shalat, dan tidak ada lagi siang yang dihiasi dengan puasa.
Sedekah, seringkali dihentikan oleh kebakhilan, keraguan, dan kecurigaan… berdalih denga sikap hati-hati, harus ada cadangan uang, dan puluhan bisikan setan lainnya.
Jika pun sedekah itu keluar dari saku, nominalnya sedikit dan setelah ditunda-tunda.
Satu dua hari, atau bahkan sepekan berlalu, tanpa ada kegiatan membaca kitab yang sungguh-sungguh.
Seringkali sebuah majlis berakhir dan orang-orangnya bubar, mereka telah makan sepenuh perut dan tertawa sepenuh mulut, bahkan mungkin mereka telah makan daging bangkai si A dan si B, serta saling tukar info tentang harga barang dan mobil… Tapi, mereka tidak saling mengingatkan tentang satu ayat, atau hadits, atau faedah ilmu, atau bahkan doa kaffarotul majlis.
Inilah fenomena zuhud dalam sunnah, berluas-luasan dalam perkara mubah, dan menyepelekan hal yang diharamkan.
Sholat dhuha dan witir sekali dalam sepekan.
Berangkat awal waktu ke jum’atan dan sholat jama’ah; jarang sekali, bahkan hampir tidak pernah.
Berlebihan dalam makanan, pakaian, dan kendaraan… tanpa rasa syukur.
Musik selingan dalam tayangan berita dan tayangan dokumenter menjadi hal yang biasa.
Orang seperti ini apa mungkin memberikan pengaruh di masyarakatnya, sedang pada diri dan keluarganya saja tidak.
Orang seperti ini, apa pantas disebut pembawa perubahan, ataukah yg terbawa arus lingkungan?
Pantasnya, dia disebut penelur prestasi atau penikmat produksi?
Maka, hendaknya kita koreksi diri masing-masing… semoga Allah mengampuni kita selama ini.
Sebagian ulama mengatakan:
“Tidaklah kepercayaan masyarakat terhadap sebagian penuntut ilmu menjadi goncang, melainkan saat melihat mereka di shaff terakhir melengkapi rekaat shalatnya yang tertinggal”.
Ternyata ujian paling berat itu kemudahan yg melenakan
1. Kehamilan dan persalinan yg mudah, lancar, normal cenderung tanpa kesulitan.Sering membuat mencemooh yg susah hamilnya, penuh resiko, atau bermasalah dgn kata2 mandul, manja, dll.
2. Anak2 yg cenderung sehat, serba normal, penuh aktivitas, mudah di urus, penuh kasih sayang. Sering menimbulkan rasa riya' merasa diri ibu sempurna hingga merendahkan ibu yg lain dan enggan belajar.
3. Suami yg setia, ndak neko2, romantis dan begitu perhatian, membuat terlena untuk memperbaiki diri dan akhlak agar terus menjadi bidadari surga dan bukan pencela pasangan lain yg bermasalah.
4. keuangan yg stabil, bahkan berlebihan, kadangkala membuat terlupa menengok ke bawah, lupa rasanya bersyukur, mudah menghakimi yg lain pemalas dan tak mau kerja keras layaknya dirinya.
5. Orangtua dan mertua yg pengasih, mudah beradaptasi, membuat kita merasa sempurna sebagai anak, sering membuat kita mudah menghakimi mereka yg bermasalah dgn orangtua dan mertua sebagai anak durhaka, tak tau terima kasih kasih.
6. ilmu yg tinggi, pengetahuan yg luas tanpa sadar membuat kita merasa lebih mumpuni, malas mengejar ilmu2 yg lain, akhirnya merendahkan dan menyepelekan mereka yg kita anggap tak seluas kita ilmu dan pengetahuannya.
7. Kemudahan dalam ibadah, sholat yg kita anggap tak pernah lalai, puasa yg tak putus, zakat milyaran rupiah, shodaqah tak terhitung, haji dan umroh berkali2, membuat kita merasa paling alim dan takwa, tanpa sadar tidak lagi mau belajar dgn alim ulama, enggan bergaul dgn mereka yg kita anggap pendosa.
Kemudahan itu ujian yg berat, melenakan sering mendatangkan penyakit hati tanpa disadari.
Berhati-hatilah.
Need to know :
JIKA ANDA SEPERTIKU, MAKA BERUBAHLAH SEBELUM TERLAMBAT…
Ustadz Musyaffa Ad Dariny, ุญูุธู ุงููู ุชุนุงู
Aku mulai lupa dengan bacaan dzikir pagi dan sore, karena telah lama aku tidak membacanya.
Shalat sunat “rowatib” (yang dilakukan sebelum dan sesudah shalat wajib) telah kuabaikan, tidak tersisa kecuali shalat sunat fajar, itu pun tidak setiap hari.
Tidak ada lagi bacaan Alquran secara rutin, tidak ada lagi malam yang dihidupkan dengan shalat, dan tidak ada lagi siang yang dihiasi dengan puasa.
Sedekah, seringkali dihentikan oleh kebakhilan, keraguan, dan kecurigaan… berdalih denga sikap hati-hati, harus ada cadangan uang, dan puluhan bisikan setan lainnya.
Jika pun sedekah itu keluar dari saku, nominalnya sedikit dan setelah ditunda-tunda.
Satu dua hari, atau bahkan sepekan berlalu, tanpa ada kegiatan membaca kitab yang sungguh-sungguh.
Seringkali sebuah majlis berakhir dan orang-orangnya bubar, mereka telah makan sepenuh perut dan tertawa sepenuh mulut, bahkan mungkin mereka telah makan daging bangkai si A dan si B, serta saling tukar info tentang harga barang dan mobil… Tapi, mereka tidak saling mengingatkan tentang satu ayat, atau hadits, atau faedah ilmu, atau bahkan doa kaffarotul majlis.
Inilah fenomena zuhud dalam sunnah, berluas-luasan dalam perkara mubah, dan menyepelekan hal yang diharamkan.
Sholat dhuha dan witir sekali dalam sepekan.
Berangkat awal waktu ke jum’atan dan sholat jama’ah; jarang sekali, bahkan hampir tidak pernah.
Berlebihan dalam makanan, pakaian, dan kendaraan… tanpa rasa syukur.
Musik selingan dalam tayangan berita dan tayangan dokumenter menjadi hal yang biasa.
Orang seperti ini apa mungkin memberikan pengaruh di masyarakatnya, sedang pada diri dan keluarganya saja tidak.
Orang seperti ini, apa pantas disebut pembawa perubahan, ataukah yg terbawa arus lingkungan?
Pantasnya, dia disebut penelur prestasi atau penikmat produksi?
Maka, hendaknya kita koreksi diri masing-masing… semoga Allah mengampuni kita selama ini.
Sebagian ulama mengatakan:
“Tidaklah kepercayaan masyarakat terhadap sebagian penuntut ilmu menjadi goncang, melainkan saat melihat mereka di shaff terakhir melengkapi rekaat shalatnya yang tertinggal”.
Ternyata ujian paling berat itu kemudahan yg melenakan
1. Kehamilan dan persalinan yg mudah, lancar, normal cenderung tanpa kesulitan.Sering membuat mencemooh yg susah hamilnya, penuh resiko, atau bermasalah dgn kata2 mandul, manja, dll.
2. Anak2 yg cenderung sehat, serba normal, penuh aktivitas, mudah di urus, penuh kasih sayang. Sering menimbulkan rasa riya' merasa diri ibu sempurna hingga merendahkan ibu yg lain dan enggan belajar.
3. Suami yg setia, ndak neko2, romantis dan begitu perhatian, membuat terlena untuk memperbaiki diri dan akhlak agar terus menjadi bidadari surga dan bukan pencela pasangan lain yg bermasalah.
4. keuangan yg stabil, bahkan berlebihan, kadangkala membuat terlupa menengok ke bawah, lupa rasanya bersyukur, mudah menghakimi yg lain pemalas dan tak mau kerja keras layaknya dirinya.
5. Orangtua dan mertua yg pengasih, mudah beradaptasi, membuat kita merasa sempurna sebagai anak, sering membuat kita mudah menghakimi mereka yg bermasalah dgn orangtua dan mertua sebagai anak durhaka, tak tau terima kasih kasih.
6. ilmu yg tinggi, pengetahuan yg luas tanpa sadar membuat kita merasa lebih mumpuni, malas mengejar ilmu2 yg lain, akhirnya merendahkan dan menyepelekan mereka yg kita anggap tak seluas kita ilmu dan pengetahuannya.
7. Kemudahan dalam ibadah, sholat yg kita anggap tak pernah lalai, puasa yg tak putus, zakat milyaran rupiah, shodaqah tak terhitung, haji dan umroh berkali2, membuat kita merasa paling alim dan takwa, tanpa sadar tidak lagi mau belajar dgn alim ulama, enggan bergaul dgn mereka yg kita anggap pendosa.
Kemudahan itu ujian yg berat, melenakan sering mendatangkan penyakit hati tanpa disadari.
Berhati-hatilah.
Prasangka
Kiriman: Mukhlas.
[ TAZKIRAH HARI INI ]
Ada orang bangga dengan suaminya...
akhirnya suaminya itu CURANG padanya.
Ada orang bangga dengan anaknya...
akhirnya Allah ambil nyawa anaknya. Tinggal semua di dunia.
Ada orang bangga dengan hartanya...
akhirnya DISAMUN, DIRAGUT, DIROMPAK.
Ada orang bangga dengan jawatannya...
akhirnya dia diberhentikan kerja. Jadi penganggur.
Ada orang bangga dengan kecantikkannya...
akhirnya kena STROK. Habis herot. Hilang kecantikkannya.
Ada orang bangga dengan ketampanannya...
akhirnya dia mengalami kemalangan. Pecah mukanya. Putus kakinya. CACAT semua.
Ada orang bangga dengan pimpinannya...
akhirnya dia angkuh dan gila kuasa. Tak sedar BERPECAH-BELAH.
Ada orang bangga dengan ilmunya...
akhirnya dia menjadi JAHIL kerana tidak mengamalkan ilmunya itu.
Siapa kita untuk berbangga dengan apa yang kita ada di atas dunia? Semua itu Allah bagi pinjam sementara. Tak perlu nak bangga dengan apa yang kita ada. Sedangkan pengakhirannya kita tak tahu akan jadi apa..
Manusia hari ini suka sangka-sangka
Ada sangka baik..
Ada sangka buruk..
..Orang beribadah disangka riak
๐ถOrang rileks disangka malas
๐Orang berpakaian baru disangka menunjuk
๐Orang berpakaian buruk disangka hina
๐ดOrang makan banyak disangka pelahap
๐Orang makan sedikit disangka diet
๐Orang yang senyum disangka mengejek
๐Orang yang masam disangka merajuk
..Orang berbincang disangka mengumpat
..Orang yang diam disangka menyendiri
๐Orang yang menawan disangka menggoda
๐ฏOrang yang ceria disangka mengada
..Orang yang bertanya disangka menyibuk
Hakikatnya...
Mana tahu yang senyum itu kerana bersedekah
Mana tahu yang masam itu kerana mengenang dosa
Mana tahu yang berbincang itu memberi pendapat
Mana tahu yang diam itu kerana beribadah
Mana tahu yang menawan itu bersih wataknya
Mana tahu yang ceria itu cerdas mindanya
Mana tahu yang bertanya itu prihatin orangnya
Justeru….
Sesuatu perkara yang kita lihat..
Jangan suka sangka-sangka
Sikap sangka-sangka akan memusnahkan jiwa
Kerap sangka-sangka mengundang celaka
Jangan terlalu bersangka-sangka
Jauhi sikap bersangka-sangka
"ูุฃููุง ุงูุฐูู ุกุงู ููุง ุงุฌุชูุจูุง ูุซูุฑุง ู ู ุงูุธู ุฅู ุจุนุถ ุงูุธู ุฅุซู .."
"Wahai orang2 yang beriman jauhilah kamu semua kebanyakan dari sangkaan kerana sesungguhnya sebahagian dari sangkaan itu adalah dosa.."
(AlHujurat:12)
[ TAZKIRAH HARI INI ]
Ada orang bangga dengan suaminya...
akhirnya suaminya itu CURANG padanya.
Ada orang bangga dengan anaknya...
akhirnya Allah ambil nyawa anaknya. Tinggal semua di dunia.
Ada orang bangga dengan hartanya...
akhirnya DISAMUN, DIRAGUT, DIROMPAK.
Ada orang bangga dengan jawatannya...
akhirnya dia diberhentikan kerja. Jadi penganggur.
Ada orang bangga dengan kecantikkannya...
akhirnya kena STROK. Habis herot. Hilang kecantikkannya.
Ada orang bangga dengan ketampanannya...
akhirnya dia mengalami kemalangan. Pecah mukanya. Putus kakinya. CACAT semua.
Ada orang bangga dengan pimpinannya...
akhirnya dia angkuh dan gila kuasa. Tak sedar BERPECAH-BELAH.
Ada orang bangga dengan ilmunya...
akhirnya dia menjadi JAHIL kerana tidak mengamalkan ilmunya itu.
Siapa kita untuk berbangga dengan apa yang kita ada di atas dunia? Semua itu Allah bagi pinjam sementara. Tak perlu nak bangga dengan apa yang kita ada. Sedangkan pengakhirannya kita tak tahu akan jadi apa..
Manusia hari ini suka sangka-sangka
Ada sangka baik..
Ada sangka buruk..
..Orang beribadah disangka riak
๐ถOrang rileks disangka malas
๐Orang berpakaian baru disangka menunjuk
๐Orang berpakaian buruk disangka hina
๐ดOrang makan banyak disangka pelahap
๐Orang makan sedikit disangka diet
๐Orang yang senyum disangka mengejek
๐Orang yang masam disangka merajuk
..Orang berbincang disangka mengumpat
..Orang yang diam disangka menyendiri
๐Orang yang menawan disangka menggoda
๐ฏOrang yang ceria disangka mengada
..Orang yang bertanya disangka menyibuk
Hakikatnya...
Mana tahu yang senyum itu kerana bersedekah
Mana tahu yang masam itu kerana mengenang dosa
Mana tahu yang berbincang itu memberi pendapat
Mana tahu yang diam itu kerana beribadah
Mana tahu yang menawan itu bersih wataknya
Mana tahu yang ceria itu cerdas mindanya
Mana tahu yang bertanya itu prihatin orangnya
Justeru….
Sesuatu perkara yang kita lihat..
Jangan suka sangka-sangka
Sikap sangka-sangka akan memusnahkan jiwa
Kerap sangka-sangka mengundang celaka
Jangan terlalu bersangka-sangka
Jauhi sikap bersangka-sangka
"ูุฃููุง ุงูุฐูู ุกุงู ููุง ุงุฌุชูุจูุง ูุซูุฑุง ู ู ุงูุธู ุฅู ุจุนุถ ุงูุธู ุฅุซู .."
"Wahai orang2 yang beriman jauhilah kamu semua kebanyakan dari sangkaan kerana sesungguhnya sebahagian dari sangkaan itu adalah dosa.."
(AlHujurat:12)
Langganan:
Postingan (Atom)