Senin, 16 Desember 2019

Macam sujud

Sujud ada 3 macam, yaitu sujud tilawah, sujud sahwi dan sujud syukur. Sujud tilawah sunah dilakukan bagi mereka yang membaca dan mendengar ayat sajdah, walaupun sedang shalat. Contohnya pada surat Asajdah ayat 15, surat An Najm ayat 62, surat Inyiqaq ayat 21 dan urat AlAla at 19. 
 
 
 
 
Legkapnya ayat sajada 
 terdapat pada: 
  1.  QS. Al-A’raf (7): 206 
  1. QS. Ar-Ra’d (13): 15 
  1. QS. An-Nahl (16): 49 
  1. QS. Al-Isra’ (17): 107 
  1. QS. Maryam (19): 58 
  1. QS. Al-Hajj (22): 18 
  1. QS. Al-Hajj (22): 77 
  1. QS. Al-Furqan (25): 60 
  1. QS. An-Naml (27): 25 
  1. QS. As-Sajdah (32): 15 
  1. QS. Shaad (38): 24 
  1. QS. Fushshilat (41): 37 
  1. QS. An-Najm (53): 62 
  1. QS. Al-Insyiqaaq (84): 21 
  1. QS. Al-‘Alaq (96): 19 
Tata cara dalam melakukan sujud tilawah ini juga sama dengan melakukan sujud syukur, yaitu: 
1.    Berniat terlebih dahulu 2.    Dilanjutkan dengan membaca takbir 3.    Kemudian bersujud satu kali. Adapun bacaan yang dibaca ketika sujud tilawah ini hampir mirip dengan bacaan sujud syukur, yaitu: 
سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ » 
(sajada wajhiya lilladzii khalaqahuu wa shawwarahuu wa syaqqa sam’ahu wa basharahuu tabaarakallaahu ahsanul khaaliqiin) 
Artinya: 
aku bersujud kepada Dzat (Allah swt.) yang telah menciptakanku dan membentukku dan yang telah membukakan pendengaranku dan penglihatanku dengan kekuasaan dan kekuatan-Nya. Maha Yang Memberkahi  Allah Dzat Yang Maha Sebaik-baiknya Pencipta.” 
4.    Kemudian duduk dan diakhiri dengan salam 
Sujud sahwi dilakukan jika lupa dalam shalat. Karena sujud ini dilakukan ketika seseorang sedang melaksanakan shalat. Maka, cara melakukannya adalah sebagai  berikut: 
1.    Setelah membaca tahiyyat akhir jangan salam lebih dulu, bersujudlah kembali dengan membaca takbir. 2.    Dilanjutkan dengan membaca tasbih, sebagai berikut: 
سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو  (Subhaana man laa yanaamu wa laa yashuu) 
MahaSuci Allah Dzat Yang Tidak Tidur dan Dzat Yang Tidak Lupa” 
3.    Kemudian takbir untuk duduk kembali seraya membaca doa duduk diantara dua sujud 4.    Kemudian sujud kembali, dan membaca bacaan seperti yang dilakukan dengan sujud sahwi yang pertama 5.    Kemudian duduk kembali, dilanjutkan dengan salam 
Sujud syukur dilakukan jika mendapat kesenangan. Dalam melakukan sujud syukur ini minimal kita juga harus tahu tentang apa saja syarat-syarat dalam sujud syukur tersebut. Berikut syarat-syarat seseorang ketika melakukan sujud syukur: 
1. Utamakan dalam kondisi suci terlebih dahulu. Baik badan, pakaian maupun tempatnya. 2. Menutup aurat dan 3. Usahakan untuk menghadap Kiblat 
Cara Melakukan Sujud Syukur 
Untuk melakukan sujud syukur, minimal seseorang juga harus bagaimana tata cara sujud syukur tersebut. Adapun tata caranya adalah sebagai berikut: 
1. Niat untuk sujud syukur terlebih dahulu 2. Membaca takbiratul ihram (seperti ketika sedang melakukan shalat) 3. Kemudian bersujud  dan  membaca tasbih seperti ketika shalat. Atau bisa juga dengan bacaan berikut: 
سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ (sajada wajhiya lilladzii khalaqahu, wa syaqqo sam’ahu, wa basharahu, bi haulihi wa quwwatihi) 
4. Setelah itu duduk lagi (seperti duduk tahiyyat akhir), dilanjutkan dengan salam 
Nah, akhirnya selesailah penjelasan mengenai macam-macam sujud yang sering kita jumpai di kalangan umat Islam. Termasuk di sekitar kita, semoga dengan sedikit penjelasan di atas kita bisa mengikuti sunnah atau anjuran dari Rasulullah saw. dan bisa kita amalkan dalam keseharian kita bersama. (Bahan dari portal-ilmu.com). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar