Hari ini adalah pertemuan ke 26 dalam kegiatan belajar mengajar di LTQ Iqra' dengan ustadz Sarofdin. Set membaca surat Al Fatihah dan doa pembukaan, lalu acara biasa, yaitu: talaqqiy musyafahah atau belajar dengan bertatap muka. Istilah lainnya adalah belajar secara individual.
Untuk memanfaatkan waktu yang luang saya mencoba kaji ulang bacaan huruf syin, ha dan tsa. Saya buka buku PTA ( Pedoman Tilawah al Quran) bab II halaman 20 _ 43. Di halaman 22 saya ketemukan, bahwa huruf ha dan dibaca dengan mengeluarkanya dari tengah tenggorokan. Sedang tenggorokan atas untuk mengeluarkan huruf ain dan ghain. Sedangkan tenggorokan bawah untuk mengeluarkan huruf ه dan ء. Huruf ش. ج. ى disuarakan dengan menyentuhkan tengah lidah dengan langit-langit.
Huruf ث disuarakan dengan menyentuhkan ujung lidah ke ujung 2 gigi seri atas ( ujung lidah sedikit keluar).
Huruf qaf dan. ك bermakhraj pangkal lidah, yaitu dengan menyentuhkan pangkal lidah ke langit-langit.
ض makhrajnya pinggir lidah, yaitu dengan menyentuhkan dua pinggir lidah ke gigi geraham atas.
ل. ن. ر. ط. د. ت. ظ. ذ. ث. ص. ز. س makhrajnya ujung lidah.
Huruf ra' disuarakan dengan menggetarkan punggung ujung lidah ke gusi atas dengan satu getaran.
Huruf lam disuarakan dengan menyentuhkan punggung ujung lidah ke dua gigi seri atas.
Huruf nun disuarakan dengan menyentukan punggung ujung lidah ke gusi atas.
Huruf ba', dal dan tak disuarakan dengan menyentuhkan punggung ujung lidah ke pangkal gigi seri atas.
Huruf dha, jai dan tsa' disuarakan dengan menyentuhkan punggung ujung lidah ke ujung dua gigi atas.
Huruf sha, jai dan sin disuarakan dengan menyentuhkan ujung lidah ke dinding gigi seri bawah.
Huruf fa, nun, mim dan wau makhrajnya bibir. Huruf fa disuarakan dengan mempertemukan gigi seri depan atas ke perut bibir bawah. Huruf nun disuarakan dengan mempertemukan kedua perut bibir dalam. Huruf mim disuarakan dengan mempertemukan kedua perut bibir luar. Huruf wau disuarakan dengan memonyongkan atau mengumpulkan dua bibir.
Huruf yang keluar dari rongga mulut ialah huruf a, i dan u. Huruf a dengan membuka mulut. Huruf i dengan menurunkan bibir bawah. Huruf u dengan memonyongkan dua bibir.
Itulah makhraj huruf hijaiyah.
Tepat selesai membuat ringkasan makhraj huruf, saya dapat giliran talaqqiy.
Hari Senin yang lalu saya dapat bahan latihan dari buku Baligho 3 halaman 1 dan 2. Sekarang saya berlatih untuk membaca halaman 3, yaitu huruf qalqalah ( qaf, tha, ba', jim dan dal. Disebutkan di dalam buku, bahwa semua bunyi qalqalah kembali pada fathahnya. menjadi aba', menjadi uhaj, menjadi iqa', menjadi utha'. Disini saya agak kerepotan, karena biasanya bunyi qalqalah yang mat dibaca dengan akhira ek bukan. Contohnya: qul huwallahu ahadek, bukan qulhuwallahu ahadak dan seterusnya.
Lebih repot lagi latihan halaman 4, yaitu tentang bunyi huruf ghain dan jim. Disebutkan di dalam buku, bahwa ghain dan kha' adalah huruf tebal, karena itu pada waktu membaca huruf sukun kembali pada tebal. Contohnya: agh, igh, ugh, ikh, akh dan ukh. Huruf qalqalsh itu tidak dapat saya suarakan dengan jelas. Yang aneh bunyi igh ialah iugh. Saya gagal lagi berlatih membaca huruf Arab. Saya hanya dilatih membaca 2 halaman saja dengan waktu latihan selama 10 menit. Sedangkan waktu yang didapat kawan lainnya sebagai berikut: Burhansyah 10 menit, Sardi 14 menit, Hasanudin 17 menit, Mulyono 15 menit, Wiharto 18 menit dan Ikhwan 15 menit.
Tepatlah yang dikatakan orang, bahwa manusia yang berusaha, Allah yang menentukan. Usaha saya dengan memperban latihan, dzikir pagi dan sore, berdoa, shalat malam kurang berhasil. Semuanya tidak dapat membuat saya pintar. Allah yang membuat saya pintar. Usaha dapat membuat saya pintar dengan bersandar pada Allah. Sedangkan Allah membuat saya pintar tanpa bersandar pada usaha kita. Tanpa saya berusaha, Allah dapat membuat saya pintar. Oleh karena itu saya harus selalu bersama dan bersandar pada Allah, tanpa meninggalkan asbab. Hukum sebab akibat tetap berlaku. Orang yang dapat keluar dari hukum sebab akibat adalah orang "luar biasa".
Yang penting kita lakukan adalah bersyukur bila berhasil dan bersabar jika kita gagal. Semoga pertemuan berikutnya saya selalu sukses. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar