Kamis, 14 Mei 2015

BERMEGAH-MEGAHAN

Surah ke 102: At-Takathur.

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui akibat perbuatanmu itu dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang keni'matan yang kamu megah-megahkan di dunia itu.
Allah telah mengingatkan, bahwa bermegah-megah itu dapat melalaikan kamu sampai masuk kubur. Bahkan orang yang bermegah-megah akan masuk neraka Jahiim.
Allah yang Maha Rahman dan Maha Rahim tidak rela manusia masuk neraka Jahiim. Oleh karena itu Allah melarang orang bermegah-megahan sampai diulang tiga kali.  Firman Allah "Jangan begitu"  diulang 3 kali, dapat diartikan Allah sangat melarang orang bermegah-megahan. Apa gunanya 'ainul yakin, jika sudah terlambat.
Saat sekarang ini banyak orang bermegah-megahan, sampai melewati batas kewajaran. Jika menggunakan uang sendiri masih mending, tetatpi jika menggunakan uang negara, maka membuat masyarakat muak dan Allah akan memasukkannya ke neraka Jahiim.
Akibat negatif yang utama ialah membuat orang lalai, karena lalai membuat seseorang lupa kewajiban dan ibadah. Shalat lupa dilakukan. Lama-lama shalat ditinggalkan.
Akibat lain ialah mendorong hidup berfoya-foya, mengadakan pesta kesana-kemari. Kegiatan di dalam pesta antara lain joget, menyanyi, minum minuman keras dan semacam itu.
Hidup bermegah-megah adalah pemborosan dan ini dilarang oleh Allah. Jika ada cara untuk hemat, kenapa harus boros. Jika sudah memiliki ruang rapat yang cukup, kenapa harus memakai hotel berbintang lima? Jika sudah memiliki sebuah hp, kenapa harus membeli hp lagi. Itu perbuatan sia-sia. Lihat di sekeliling kita masih banyak orang membutuhkan bantuan anda.
Jadi hidup bermegah-megah itu pemborosan dan perbuatan sia-sia yang harus kita hindari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar