Membaca adalah kegiatan meresepsi, menganalisa, dan menginterpretasi yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis dalam media tulisan.[1]Kegiatan membaca meliputi membaca nyaring dan membaca dalam hati.[2]Membaca nyaring adalah kegiatan membaca yang dilakukan dengan cara membaca keras-keras di depan umum.[3]Sedangkan kegiatan membaca dalam hati adalah kegiatan membaca dengan seksama yang dilakukan untuk mengrti dan memahami maksud atau tujuan penulis dalam media tertulis.[4] Membaca nyaring adalah kegiatan membaca yang dilakukan dengan cara membaca keras-keras di depan umum. Proses membaca nyaring ini sering digunakan oleh seseorang untuk menyampaikan gagagsan terhadap orang lain dengan cara membaca teks yang ada. Membaca dengan metode ini dilakukan dalam bentuk pidato, khotbah, debat, diskusi, wawancara, dan segala kegiatan yang berurusan tentang penyampaian di depan umum. Membaca dalam hati adalah kegiatan membaca dengan seksama yang dilakukan untuk mengrti dan memahami maksud atau tujuan penulis dalam media tertulis. Membaca dalam hati meliputi dua aspek yaitu membaca ekstensif (extensive reading) dan membaca intensif (intensive reading). Membaca ekstensif adalah tahapan awal dimana pembaca dituntut untuk bisa menyurvei atau menilai dengan membaca secara sekilas mau pun membaca dangkal. Sedangkan membaca intensif merupakan tahapan lanjutan untuk dapat memahami isi dan memahami konteks bahasa dalam yang digunakan dalam penulisan.
Ada 3 macam cara membaca Al-Quran, yaitu membaca cepat, lambat dan sedang atau dalam bahasa arabnya at-tahqiq, at-tadwir dan al-hadr. Ulama ahli tajwid sepakat ketiganya dapat digunakan selama dalam bingkai "at-tartil sebagai mana telah disebutkan di surat Al-Furqon 32 dan QS Al-Muzzammil 4.
Bacaan dengan tempo lambat ( at-tahqiq ) biasanya digunakan dalam proses belajar mengajar. Membaca dengan tempo cepat ( al-hadr ) lazim digunakan oleh orang yang sudah ahli dalam membaca Al-Qur'an dan mengejar pahalanya. Membaca dalam tempo sedang ( at-dwir ) biasanya digunakan oleh orang yang ingin mendapatkan informasi dan meresapi isi Al-Quran.
Adapun tujuan membaca adalah menikmati keindahan isi bacaan, memahami isi bacaan, mengamalkan isi bacaan dan menyampaikan isi bacaan kepada orang lain. Tidak cukup dirinya sendiri yang mengamalkan isi bacaan, tetapi usahakan agar orang lain dapat juga mengamalkanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar