Kiriman: Mukhlas.
Bila Wanita Tarawih Di Masjid.
Wanita lebih utama shalat di rumah..
Tarawih juga..
Namun bila ia hendak ke masjid, maka tidak mengapa..
Dengan menjaga beberapa perkara, di antaranya:
A. Hijab Sempurna.
اللّهُ سُبحَــانَهُ وَتَعَالَي
berfirman,
يُدْنِيْنَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيْبِهِنَّ
“Hendaknya mereka mengulurkan jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka” (QS al-Ahzaab: 59)
Sebagaimana saat shalat, hendaklah demikian pula pakaian yang dikenakan saat menuju masjid tempat shalat.
B. Tanpa Wewangian.
رسول الله صلى الله عليه وسلم
bersabda,
لاَ تَمْنَعُوا إِمَاءَ اللَّهِ مَسَاجِدَ اللَّهِ وَلَكِنْ لِيَخْرُجْنَ وَهُنَّ تَفِلاَتٌ
“Janganlah kalian melarang hamba-hamba perempuan اَللّهُ (kaum wanita) untuk menuju masjid-masjid اَللّهُ ..
Namun hendaknya mereka keluar tanpa memakai wewangian..” (Shahih, HR. Abu Daud, al-Irwa' 515 al-Albani)
C. Shalatnya Tidak Diterima.
رسول الله صلى الله عليه وسلم
bersabda,
مَا مِنِ امْرَأَةٍ تَخْرُجُ إِلَى الْمَسْجِدِ تَعْصِفُ رِيحُهَا فَيَقْبَلُ اللَّهُ مِنْهَا صَلاَتَهَا حَتَّى تَرْجِعَ إِلَى بَيْتِهَا فَتَغْتَسِلَ
“Seorang wanita yang keluar rumah menuju masjid dan menyebar aroma wewangiannya..
tidaklah akan diterima اَللّهُ atas shalatnya hingga ia kembali ke rumah lalu mandi..” (Shahih, HR. al-Baihaqi)
Wanita.. Shalatnya lebih utama di rumah..
Bila pun berkeinginan shalat di masjid..
Jaga hijab dan tanpa wewangian..
Tujuan kita beribadah agar mendapat ridha اللّهُ سُبحَــانَهُ وَتَعَالَي
Jangan sampai malah menuai murkaNya.
وَاللّهُ أعلَم بِالصَّوَاب
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
مخلاص اْلأمة المندورة
Tidak ada komentar:
Posting Komentar